Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 01:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE dibuka melemah 0,26% pada level 7.326
  • 20:04 WIB. CPO - Harga CPO CIF Rotterdam diperdagangkan pada level 567,5 Dollar/Ton
  • 19:58 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,08 $/barel
  • 19:57 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,18 $/barel
  • 19:56 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.519 $/ounce
  • 19:55 WIB. Valas - Dollar melemah 0,04% terhadap Yen pada level 107,52 Yen/Dollar
  • 19:54 WIB. Valas - Dollar menguat 0,48% terhadap Yuan pada level 7,1248 Yuan/Dollar
  • 19:53 WIB. Valas - Dollar menguat 0,42% terhadap Poundsterling pada level 1,2426 $/Pound
  • 19:52 WIB. Valas - Dollar menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,0989 $/Euro
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar menguat 0,21% terhadap Rupiah pada level 14.085 Rupiah/Dollar

Kawasan Terpadu Labuan Bajo Tahap 1 Dijanjikan Rampung Juli 2020

Kawasan Terpadu Labuan Bajo Tahap 1 Dijanjikan Rampung Juli 2020 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Saat melakukan kunjungan ke Nusa Tenggara Timur, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M. Soemarno memastikan bahwa pembangunan proyek kawasan terpadu Marina Bay tahap 1 saat ini telah mencapai finalisasi. 

Dirinya mentargetkan, pembangunan tahap 1 Marina Bay Labuan Bajo dapat segera rampung pada tahun depan, tepatnya Juli 2020.

Menteri Rini menjelaskan pembangunan Marina Bay Labuan Bajo ini diharapkan dapat mendorong konektivitas di tanah air. Selain itu, Marina Bay Labuan Bajo ini juga mendorong pariwisata nasional, khususnya NTT. Pembangunan tahap 1 Marina Bay Labuan Bajo meliputi area komersial, marina, hotel dan pelabuhan kapal ferry. 

Baca Juga: Menteri BUMN Sesumbar Nasabah Mekaar Jadi Kekuatan Baru Ekonomi Nasional

“Kami terus mendorong BUMN untuk mendukung konektivitas di segala sektor. Salah satunya di sektor kelautan. Pelabuhan Marina ini akan mendukung pariwisata tanah air. ASDP telah menyiapkan tempat parkir Yacht jika wisatawan ingin berlibur ke Labuan Bajo,” papar Menteri Rini dalam kunjungannya, Senin (9/9/2019).

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia (Persero) Ira Puspadewi mengatakan ada dua tahap pembangunan kawasan terpadu ASDP. Untuk pembangunan tahap kedua meliputi ‘beach club’ dan sebagian hotel itu baru akan dimulai pada 2021.

Saat ini, hotel di kawasan terpadu ASDP Labuan Bajo baru dioperasikan 105 kamar. Targetnya, seluruh 147 kamar dapat beroperasi pada Desember 2019. Ira menambahkan area pantai di kawasan terpadu ASDP merupakan area terbuka untuk umum.

Baca Juga: Perdana Terbang Bali-Labuan Bajo, Penerbangan AirAsia Langsung Penuh 100%

"Untuk hotel tahap pertama sendiri pada awal Oktober 2019 nanti sudah bisa digunakan, lalu area komersial sebagian tenantnya belum terisi tetapi tahun depan sudah pasti terisi semuanya," jelas Ira.

Menurutnya, pembangunan kawasan terpadu ASDP di Labuan Bajo sendiri merupakan salah satu langkah ASDP dalam mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Labuan Bajo yang masuk dalam 10 kawasan destinasi wisata nasional.

Untuk pembangunan proyek kawasan terpadu ini, ASDP menggandeng PT Pembangunan Perumahan (Persero). Sedangkan, untuk pengoperasian hotel akan diserahkan PT Hotel Indonesia Natour (Persero).

Tag: Labuan Bajo, Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,771.53 3,734.01
British Pound GBP 1.00 17,665.36 17,487.74
China Yuan CNY 1.00 2,000.03 1,980.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,147.00 14,007.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,588.84 9,486.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,804.63 1,786.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,279.76 10,176.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,597.07 15,441.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,392.57 3,354.97
Yen Jepang JPY 100.00 13,136.78 13,003.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6206.199 -25.274 655
2 Agriculture 1370.120 -3.285 20
3 Mining 1655.731 -9.706 49
4 Basic Industry and Chemicals 865.817 -15.123 73
5 Miscellanous Industry 1175.534 6.983 49
6 Consumer Goods 2216.558 -7.799 54
7 Cons., Property & Real Estate 492.330 -8.272 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.672 -6.834 75
9 Finance 1256.359 0.335 90
10 Trade & Service 796.070 -0.485 164
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 135 228 93 68.89
2 AHAP 75 101 26 34.67
3 OKAS 216 270 54 25.00
4 POLA 840 1,000 160 19.05
5 KRAH 1,135 1,320 185 16.30
6 ALKA 420 480 60 14.29
7 ABMM 1,950 2,180 230 11.79
8 PSAB 240 268 28 11.67
9 ISSP 121 135 14 11.57
10 MPOW 181 198 17 9.39
No Code Prev Close Change %
1 YELO 176 145 -31 -17.61
2 FILM 416 350 -66 -15.87
3 PORT 625 530 -95 -15.20
4 PSDN 167 142 -25 -14.97
5 TIRA 286 254 -32 -11.19
6 PRAS 167 150 -17 -10.18
7 PTIS 280 252 -28 -10.00
8 EMTK 5,100 4,610 -490 -9.61
9 KPAL 680 625 -55 -8.09
10 BAPA 89 82 -7 -7.87
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 147 148 1 0.68
2 IATA 50 50 0 0.00
3 IPTV 520 555 35 6.73
4 FREN 166 163 -3 -1.81
5 YELO 176 145 -31 -17.61
6 ERAA 1,925 2,020 95 4.94
7 PGAS 2,170 2,280 110 5.07
8 HOME 84 84 0 0.00
9 BCAP 160 161 1 0.62
10 BRPT 1,000 965 -35 -3.50