Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Menteri Arief Yahya Minta Perbanyak Tempat Spa

Menteri Arief Yahya Minta Perbanyak Tempat Spa
WE Online, Jakarta -

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengharapkan pariwisata kesehatan Indonesia dapat terus meningkat agar dapat lebih menarik minat wisatawan mancanegara.

"Berdasarkan jumlah usaha spa dan berdasarkan jumlah wellness tourism masih berada di urutan 17. Hal ini sangat disayangkan mengingat Indonesia sebenamya memiliki kualitas produk spa dan wellness tourism yang sangat baik dan kompetitif dan bisa dikatakan terbaik di dunia," ujar Arief Yahya di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Sambut Wisman Muslim, Arief Yahya Luncurkan Mastercard-CrescentRating IMTI 2018

Ia menambahkan sebagai upaya untuk meningkatkan posisi Indonesia dalam pariwisata kesehatan dunia Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berupaya melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM), antara lain dengan melakukan sertifikasi kompetensi di bidang spa.

"Tahun ini ada 11 ribu orang memiliki sertifikasi kompetensi di bidang Spa," kata Arief Yahya.

Dalam kesempatan itu, Arif Yahya juga mengatakan spa merupakan bagian dari industri yang mendukung pariwisata dan ekonomi nasional. Saat ini pariwisata merupakan sektor unggulan dalam menghasilkan devisa kepada negara.

"Tahun ini pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar mencapai 20 miliar dolar AS, berada di urutan pertama menggantikan posisi migas dan minyak kelapa sawit (CPO)," katanya.

Baca Juga

Tag: Arief Yahya, Pariwisata

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89