Portal Berita Ekonomi Senin, 14 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.490 USD/troy ounce
  • 16:14 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,03 USD/barel
  • 16:13 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,28 USD/barel
  • 16:12 WIB. Valas - Yuan ditutup negatif 0,39% terhadap USD pada level 7,0617 Yuan/USD
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar melemah 0,02% terhadap Yen pada level 108,27 Yen/USD
  • 16:11 WIB. Valas -Dollar menguat 0,72% terhadap Poundsterling pada level 1,2577 USD/Pound
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar menguat 0,06% terhadap Euro pada level 1,1035 USD/Euro
  • 16:07 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,01% terhadap USD pada level Rp. 14.140/USD
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,81% pada level 26.521
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,37% pada level 3.125
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,15% pada level 3.007
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,35% di akhir sesi II.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,42% pada level 7.216
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,11% pada level 2.067
  • 08:30 WIB. INCO - Vale Indonesia bersama dengan Inalum menandatangani perjanjian pendahuluan divestasi.

Rantai Pasok RI Terus Merangkak, 98% Diekspor ke China

Rantai Pasok RI Terus Merangkak, 98% Diekspor ke China - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menko Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan angkat bicara mengenai investasi di Indonesia usai menghadiri Rapat Kerja Penetapan RAPBN 2020 di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Jakarta, Senin (9/9/2019).

Menurutnya, perkembangan rantai pasok di Indonesia patut diapresiasi. Dia pun menjabarkan bahwa dulu Indonesia mengekspor bahan baku hanya sekira US$350 juta, tahun lalu ekspor tersebut naik menjadi US$5,8 miliar. Bahkan tahun ini hingga beberapa tahun mendatang nilainya ditarget terus meningkat.

"Tahun ini bisa mencapai US$7 miliar, tahun depan itu akan US$12 miliar, pada 2024 akan US$30 miliar. Investasi sepanjang ini termasuk lithium baterai, recycle baterai. Saya kira akan lebih dari US$30 miliar dalam 4-5 tahun ke depan," kata dia seperti dikutip dari laman resmi Kemenko Maritim, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: IKM Logam Siap Kontribusi dalam Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional

Dengan langkah pembangunan seperti yang disebutkan di atas, Luhut berharap Indonesia menjadi salah satu pemain global yang masuk dalam nominasi The Global Supply Chain.

"Selama ini kita ekspor ke mana? 98% ke China. Kita itu hanya ekspor saja bawa tanah yang isinya timah. Satu ton tanah itu belum tentu dapat 1 kg timah. Jadi, berapa juta ton yang sudah berpuluh-puluh tahun kita ekspor," tuturnya.

Lebih lanjut Luhut mengungkapkan, penetapan harga akan ditentukan oleh pemerintah, dan tidak diatur oleh pihak yang memiliki smelter. Ia juga menegaskan para pihak yang terlibat agar segera menuntaskan proyek smelter yang belum atau sedang dalam proses pengerjaan.

"Sekarang, kita enggak berhenti di situ saja. Presiden sudah memerintahkan untuk melihat juga material-material dasar yang lainnya, misalnya timah. Masa harga timah ditentukan di Singapura? Masa tidak bisa buat supply chain-nya. Kenapa tidak kita buat industrinya dalam negeri," tegas Luhut.

Mengenai isu para investor yang gagal berinvestasi di Indonesia, Luhut menyebutkan bahwa birokrasi seperti peraturan yang berbelit adalah salah satu penyebabnya.

Baca Juga: Mantap Jiwa! Ekspor Holtikultura Indonesia Tembus Pasar China!

"Sekarang oleh Presiden (peraturan) dipotongin semua. Sekarang kita tiru saja Vietnam, kita tiru Thailand, tiru Singapura, tiru Malaysia, itu saja benchmark kita," tambahnya lagi menjawab terkait target kerja sama yang akan dilakukan Indonesia ke depan.

Menjawab pertanyaan tentang pembangunan kereta cepat, Luhut mengatakan bahwa pemerintah belajar dari pengalaman pembangunan MRT.

"Saya pikir kita masih in-favor ke Jepang. Tapi Jepang juga tidak boleh semau dia. Jangan seperti MRT, MRT kan kita dikunci banget. Kita juga punya kebebasan, seperti local content, technic transfer," tegas Luhut.

Baca Juga

Tag: Ekspor, Ekonomi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,785.16 3,747.30
British Pound GBP 1.00 17,882.08 17,698.52
China Yuan CNY 1.00 2,009.37 1,988.25
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,196.63 14,055.37
Dolar Australia AUD 1.00 9,628.15 9,529.54
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.96 1,791.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,366.29 10,259.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,656.04 15,498.86
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.95 3,361.72
Yen Jepang JPY 100.00 13,111.04 12,976.98

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6105.800 82.159 657
2 Agriculture 1350.598 -15.019 20
3 Mining 1619.425 16.269 48
4 Basic Industry and Chemicals 848.281 23.815 74
5 Miscellanous Industry 1154.858 27.727 50
6 Consumer Goods 2149.904 36.488 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.752 7.500 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1219.064 25.244 75
9 Finance 1226.750 6.612 90
10 Trade & Service 796.761 7.622 164
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 406 505 99 24.38
2 KONI 580 710 130 22.41
3 ABBA 132 161 29 21.97
4 TELE 278 338 60 21.58
5 INAF 1,185 1,390 205 17.30
6 INPP 720 840 120 16.67
7 AKPI 406 470 64 15.76
8 JSPT 810 935 125 15.43
9 SMDM 123 140 17 13.82
10 GIAA 525 580 55 10.48
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 498 374 -124 -24.90
2 TIRA 252 190 -62 -24.60
3 BAYU 1,600 1,250 -350 -21.88
4 TNCA 402 320 -82 -20.40
5 TFCO 464 384 -80 -17.24
6 APEX 615 510 -105 -17.07
7 ANDI 2,290 1,915 -375 -16.38
8 PYFA 178 160 -18 -10.11
9 TALF 368 332 -36 -9.78
10 OPMS 308 278 -30 -9.74
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 210 212 2 0.95
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 MNCN 1,270 1,310 40 3.15
4 TELE 278 338 60 21.58
5 TCPI 6,400 6,825 425 6.64
6 ABBA 132 161 29 21.97
7 OPMS 308 278 -30 -9.74
8 TRAM 118 120 2 1.69
9 FREN 218 220 2 0.92
10 ERAA 1,620 1,655 35 2.16