Portal Berita Ekonomi Jum'at, 03 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 2,02% di akhir sesi II.
  • 12:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,2385 USD/GBP.
  • 12:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Euro pada level 1,0849 USD/EUR.
  • 12:56 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yen pada level 107,90 JPY/USD.
  • 12:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.610 USD/troy ounce.
  • 12:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 28,49 USD/barel.
  • 12:38 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 23,79 USD/barel.
  • 11:34 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,02% di akhir sesi I.

Tak Setuju dengan Trump, Bos Microsoft Bela Huawei?

Tak Setuju dengan Trump, Bos Microsoft Bela Huawei? - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Bos Microsoft, Brad Smith secara tak langsung mengatakan, pemboikotan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei bukanlah ciri dari cara kerja negaranya. Smith pun turut mengkritisi kebijakan itu lewat bukunya yang akan datang, Tools and Weapons: The Promise and the Rising of the Digital Age.

Smith percaya, tidak ada alasan Huawei tak diizinkan membeli teknologi Amerika Serikat, seperti dari perusahaannya. Microsoft pun telah meminta regulator AS menjelaskan latar belakang di balik keputusan pemerintah, tapi jawabannya tak memuaskan.

"Seringkali, tanggapan yang kami dapat (dari pemerintah) berbunyi: jika Anda tahu apa yang kami tahu, Anda akan setuju dengan kami. Di situ, kami menjawab, tunjukkan apa yang Anda tahu sehingga kami bisa menilainya sendiri. Itulah cara negara ini bekerja," jelas Smith, dilansir dari Neowin, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: Hengkang dari Apple, Bos Siri Merapat ke Microsoft

Tindakan signifikan yang diambil oleh Departemen Perdagangan AS memerlukan alasan yang lebih jelas dan kuat. Lebih lanjut Smith mencatat, pengalaman Trump dengan industri perhotelan seharusnya mendorongnya untuk membuat keputusan yang lebih baik mengenai situasi tersebut.

"Mengizinkan perusahaan teknologi (Huawei) untuk menjual produk, tetapi tidak boleh membeli sistem operasi atau chip, sama saja dengan mengizinkan perusahaan hotel beroperasi, tetapi tak memiliki tempat tidur ataupun makanan. Hal itu membahayakan kelangsungan hidup perusahaan itu," papar Smith lagi.

Dalam bukunya yang akan segera dirilis, Presiden Microsoft itu telah memperkirakan pembatasan yang berpotensi menguat pada ekspor teknologi pada masa yang akan datang. Ada kekhawatiran mengenai dampak potensial yang akan terjadi terhadap bisnis Microsoft karena pemboikotan Huawei itu.

Smith bilang, "Perusahaan tak akan bisa menjadi pemimpin teknologi global jika tak bisa mengekspornya ke dunia." 

Baca Juga: Karena Perang Dagang, Aplikasi Google Resmi Tak Akan Hadir di Ponsel Huawei?

Microsoft pun telah meminta Departemen Perdagangan AS untuk memperjelas penjualan produk kepada pelanggan tertentu mana yang dapat menimbulkan risiko keamanan nasional. Standar pengumpulan data dan privasinya pun harus diatur oleh koalisi demokrasi. 

Sementara itu, pemerintah AS mengatakan telah mencabut larangan itu, menurut pernyataan Presiden AS Donald Trump, setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri China Xi Jinping di KTT G20 Juni lalu.

Kemudian, dikonfirmasi bahwa pencabutan sanksi hanya berlaku untuk beberapa produk AS yang tersedia secara luas. Sementara Huawei masih akan tetap ada dalam daftar entitas.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Microsoft Corporation, Huawei Technologies Co Ltd, Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Charles Platiau

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,398.86 4,352.78
British Pound GBP 1.00 20,494.27 20,285.43
China Yuan CNY 1.00 2,336.23 2,311.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,546.32 16,381.68
Dolar Australia AUD 1.00 10,032.03 9,928.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,134.68 2,113.30
Dolar Singapura SGD 1.00 11,569.24 11,453.32
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,964.34 17,779.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,803.75 3,758.13
Yen Jepang JPY 100.00 15,340.55 15,185.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4531.685 65.648 687
2 Agriculture 924.089 9.599 22
3 Mining 1194.094 19.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 601.298 24.602 78
5 Miscellanous Industry 736.578 21.582 51
6 Consumer Goods 1704.035 64.759 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.391 -2.538 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 802.387 12.629 79
9 Finance 971.863 -0.770 92
10 Trade & Service 594.509 3.064 170
No Code Prev Close Change %
1 SOCI 85 114 29 34.12
2 HKMU 73 94 21 28.77
3 ELSA 141 181 40 28.37
4 SAMF 218 272 54 24.77
5 ARTO 915 1,140 225 24.59
6 DUCK 442 550 108 24.43
7 MPRO 925 1,135 210 22.70
8 RAJA 86 104 18 20.93
9 CARS 50 60 10 20.00
10 GWSA 82 98 16 19.51
No Code Prev Close Change %
1 LMSH 400 372 -28 -7.00
2 AGII 505 470 -35 -6.93
3 POLL 10,150 9,450 -700 -6.90
4 ENVY 131 122 -9 -6.87
5 GEMA 350 326 -24 -6.86
6 NASA 234 218 -16 -6.84
7 AMAN 234 218 -16 -6.84
8 MAPA 1,830 1,705 -125 -6.83
9 SSIA 410 382 -28 -6.83
10 LAND 498 464 -34 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,930 2,870 -60 -2.05
2 REAL 57 61 4 7.02
3 MNCN 900 1,000 100 11.11
4 PAMG 114 107 -7 -6.14
5 BBCA 27,400 27,050 -350 -1.28
6 TELE 118 140 22 18.64
7 PURA 77 75 -2 -2.60
8 ISSP 148 146 -2 -1.35
9 TLKM 3,100 3,130 30 0.97
10 BBNI 3,680 3,850 170 4.62