Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,11% pada level 24.890.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,35% pada level 2.418.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,88% pada level 22.750.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,15% pada level 3.340.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,19% pada level 2.540.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,21% pada level 6.184.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:11 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,22% terhadap Dollar AS pada level 14.680 IDR/USD.

Tak Setuju dengan Trump, Bos Microsoft Bela Huawei?

Tak Setuju dengan Trump, Bos Microsoft Bela Huawei?
WE Online, Surakarta -

Bos Microsoft, Brad Smith secara tak langsung mengatakan, pemboikotan pemerintah Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei bukanlah ciri dari cara kerja negaranya. Smith pun turut mengkritisi kebijakan itu lewat bukunya yang akan datang, Tools and Weapons: The Promise and the Rising of the Digital Age.

Smith percaya, tidak ada alasan Huawei tak diizinkan membeli teknologi Amerika Serikat, seperti dari perusahaannya. Microsoft pun telah meminta regulator AS menjelaskan latar belakang di balik keputusan pemerintah, tapi jawabannya tak memuaskan.

"Seringkali, tanggapan yang kami dapat (dari pemerintah) berbunyi: jika Anda tahu apa yang kami tahu, Anda akan setuju dengan kami. Di situ, kami menjawab, tunjukkan apa yang Anda tahu sehingga kami bisa menilainya sendiri. Itulah cara negara ini bekerja," jelas Smith, dilansir dari Neowin, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: Hengkang dari Apple, Bos Siri Merapat ke Microsoft

Tindakan signifikan yang diambil oleh Departemen Perdagangan AS memerlukan alasan yang lebih jelas dan kuat. Lebih lanjut Smith mencatat, pengalaman Trump dengan industri perhotelan seharusnya mendorongnya untuk membuat keputusan yang lebih baik mengenai situasi tersebut.

"Mengizinkan perusahaan teknologi (Huawei) untuk menjual produk, tetapi tidak boleh membeli sistem operasi atau chip, sama saja dengan mengizinkan perusahaan hotel beroperasi, tetapi tak memiliki tempat tidur ataupun makanan. Hal itu membahayakan kelangsungan hidup perusahaan itu," papar Smith lagi.

Dalam bukunya yang akan segera dirilis, Presiden Microsoft itu telah memperkirakan pembatasan yang berpotensi menguat pada ekspor teknologi pada masa yang akan datang. Ada kekhawatiran mengenai dampak potensial yang akan terjadi terhadap bisnis Microsoft karena pemboikotan Huawei itu.

Smith bilang, "Perusahaan tak akan bisa menjadi pemimpin teknologi global jika tak bisa mengekspornya ke dunia." 

Baca Juga: Karena Perang Dagang, Aplikasi Google Resmi Tak Akan Hadir di Ponsel Huawei?

Microsoft pun telah meminta Departemen Perdagangan AS untuk memperjelas penjualan produk kepada pelanggan tertentu mana yang dapat menimbulkan risiko keamanan nasional. Standar pengumpulan data dan privasinya pun harus diatur oleh koalisi demokrasi. 

Sementara itu, pemerintah AS mengatakan telah mencabut larangan itu, menurut pernyataan Presiden AS Donald Trump, setelah pertemuannya dengan Perdana Menteri China Xi Jinping di KTT G20 Juni lalu.

Kemudian, dikonfirmasi bahwa pencabutan sanksi hanya berlaku untuk beberapa produk AS yang tersedia secara luas. Sementara Huawei masih akan tetap ada dalam daftar entitas.

Tag: Microsoft Corporation, Huawei Technologies Co Ltd, Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Charles Platiau

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,947.21 3,907.62
British Pound GBP 1.00 19,379.79 19,185.49
China Yuan CNY 1.00 2,130.13 2,108.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,801.64 14,654.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,621.66 10,508.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.86 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,783.65 10,670.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,388.97 17,214.48
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,526.72 3,484.98
Yen Jepang JPY 100.00 13,965.13 13,824.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5190.166 32.332 698
2 Agriculture 1199.731 2.896 23
3 Mining 1425.633 -5.327 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.950 4.825 80
5 Miscellanous Industry 932.015 14.201 52
6 Consumer Goods 1916.331 3.504 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.650 4.645 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 881.754 -5.951 78
9 Finance 1140.076 15.339 93
10 Trade & Service 635.415 -0.943 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 145 195 50 34.48
2 IMAS 565 705 140 24.78
3 WOMF 218 266 48 22.02
4 LRNA 146 178 32 21.92
5 RUIS 167 196 29 17.37
6 PRAS 104 122 18 17.31
7 IMJS 232 272 40 17.24
8 NOBU 665 770 105 15.79
9 PGLI 177 204 27 15.25
10 MEDC 492 565 73 14.84
No Code Prev Close Change %
1 IKAN 645 600 -45 -6.98
2 KJEN 1,375 1,280 -95 -6.91
3 POLI 1,160 1,080 -80 -6.90
4 APEX 160 149 -11 -6.88
5 DNAR 262 244 -18 -6.87
6 YULE 206 192 -14 -6.80
7 KOIN 118 110 -8 -6.78
8 BIKA 192 179 -13 -6.77
9 FORU 89 83 -6 -6.74
10 JMAS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,970 2,930 -40 -1.35
2 FREN 133 130 -3 -2.26
3 BBRI 3,130 3,190 60 1.92
4 MEDC 492 565 73 14.84
5 PURA 126 129 3 2.38
6 BBNI 4,620 4,780 160 3.46
7 TOWR 1,085 1,070 -15 -1.38
8 MDKA 1,980 1,915 -65 -3.28
9 KAEF 3,330 3,350 20 0.60
10 DOID 294 286 -8 -2.72