Portal Berita Ekonomi Senin, 23 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:12 WIB. Paris - Perusahaan penerbangan low cost XL Airways (Prancis) minta diselamatkan Air France.
  • 00:04 WIB. Washington - PBB: 90 perusahaan besar berjanji akan mengurangi emisi gas demi dunia yang lebih hijau.
  • 23:56 WIB. London - Primark (Inggris) yakin bisa mendapat pasar pakaian dan sepatu US$300 miliar di AS.
  • 23:44 WIB. Iran - Menlu Pompeo: Walau menambah pasukan di teluk, AS tidak bermaksud perang dengan Iran.
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)

PM Israel Benyamin Netanyahu Dituduh Terima Suap dari Para Miliarder

PM Israel Benyamin Netanyahu Dituduh Terima Suap dari Para Miliarder - Warta Ekonomi
WE Online, Tel Aviv -

Saat tuduhan korupsi dan penyuapan yang dihadapi Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mencuat, dua saksi yang memberikan keterangan dalam kasus itu membeberkan keraguan mereka mengenai kesehatan mental istri sang PM. Kedua saksi itu menjelaskan bahwa Sara Netanyahu memutuskan segala hal, termasuk memilih orang-orang yang bekerja bagi Netanyahu.

 

Ketika diperiksa mengenai kasus korupsi Netanyahu yang sedang berlangsung, pasangan miliarder Amerika-Israel, Sheldon dan Miriam Adelson, menunjukkan ibu negara Israel itu sebagai sosok yang tidak menarik.

 

Laporan dari surat kabar Haaretz yang dilansir Sputnik, Selasa (10/9/2019), Sheldon Adelson mengatakan, seorang taipan kasino berusia 86 tahun, mengatakan kepada polisi bahwa Sara Netanyahu adalah seorang wanita yang “benar-benar gila”.

 

“Dia sangat kompulsif tentang foto dirinya dan bagaimana penampilannya,” kata Sheldon yang juga merupakan penerbit surat kabar Israel Hayom.

 

Baca Juga: Benjamin Netanyahu Dunia Internasional Tak Lakukan Dialog dengan Iran

 

“Dia berkata, ‘Saya ibu negara, saya seorang psikolog dan saya mengajar anak-anak tentang psikologi.’ Dia akan memberi tahu istri saya bahwa jika Iran menyerang Israel itu adalah kesalahannya karena kami tidak menerbitkan foto-foto dia yang bagus," tambahnya.

 

Pada keterangan tersebut mencatat Miriam Adelson mengatakan kepada polisi bahwa Sara memilih sendiri orang-orang yang bekerja dengan perdana menteri, termasuk staf dan sekretaris. Dia juga menduga Sara bahkan mungkin memiliki pengaruh terhadap penunjukan pejabat pemerintah.

 

bhqwrep75etxixr1bz84_21334.jpg

 

Istri Sheldon yang berusia 73 tahun itu dilaporkan mengatakan kepada polisi bahwa kebencian Sara terhadap mantan menteri pendidikan Naftali Bennett dan mantan menteri kehakiman Ayelet Shaked mencegah perdana menteri membentuk koalisi dengan Bennett dan Shaked dalam pemilihan umum April lalu.

 

Pada saat itu, Bennett dan Shaked mencalonkan diri bersama Partai New Right Ticket tetapi gagal melewati ambang pemilihan. Mereka kemudian berusaha untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpin oleh Partai Likud tetapi ditolak oleh Netanyahu.

 

“Saya merasa terganggu karena kita memiliki perdana menteri yang istrinya memutuskan segalanya. Saya sangat marah setelah pemilihan terakhir ketika dia (perdana menteri) tidak membentuk koalisi dengan Bennett karena dia (Sara) membencinya," kata Miriam Adelson sebagaimana dikutip Haaretz.

 

Miriam Adelson menceritakan suatu saat ketika Sara Netanyahu “berteriak sangat keras” kepadanya di sebuah acara makan malam dan mengklaim bahwa Miriam sedang “menghisap darahnya”. Perempuan yang merupakan seorang dokter keluarga dan pernah mendukung Netanyahu itu menduga bahwa sang ibu negara “tidak sehat”.

 

Pernyataan itu dibuat sebagai bagian dari penyelidikan polisi terhadap Kasus 2000, yang melibatkan tuduhan bahwa Benjamin Netanyahu mencoba berkonspirasi dengan penerbit surat kabar Yedioth Ahronoth, pengkritik lamanya. Netanyahu dituduh membuat kesepakatan di mana Yedioth Ahronoth akan memberikan liputan yang lebih baik dari perdana menteri dan keluarganya, dan sebagai gantinya Netanyahu akan melemahkan surat kabar Adelson, Israel Hayom, yang merupakan saingannya.

 

Pada dua kasus terpisah lainnya, Netanyahu diduga menerima hadiah dan keuntungan dari beberapa miliarder dengan imbalan bantuan. Dia juga dituduh mempercepat keputusan perundangan untuk menguntungkan pemegang saham pengendali di perusahaan telekomunikasi terbesar Israel dengan imbalan liputan berita positif.

 

Terkait tuduhan tersebut, Netanyahu membantah dan menyatakan dirinya tidak bersalah. Kantor Netanyahu juga membantah pernyataan dari pasangan Adelson, melalui pernyataanya: 

 

"Kecuali untuk nama-nama yang disebutkan, tidak ada satu kata kebenaran dalam laporan penipuan ini. Itu adalah tumpukan kebohongan yang menyimpang dan memfitnah. Seluruh tujuannya adalah untuk menyakiti Perdana Menteri Netanyahu dan istrinya menjelang pemilihan."

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Benjamin Netanyahu, Israel

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: (Foto: Reuters)

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69