Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles

Timnas Kalah Lagi, McMenemy Mau Ngomong Apa?

Timnas Kalah Lagi, McMenemy Mau Ngomong Apa? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pelatih tim nasional Indonesia Simon McMenemy merasa frustrasi setelah skuatnya kalah dengan skor 0-3 dari Thailand dalam laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam.

Baca Juga: Terkait Insiden di Tribun GBK, Warganet Malaysia Minta FIFA Hukum PSSI

"Hasil ini susah diterima dan membuat saya frustrasi. Namun kami harus melangkah ke depan," ujar Simon usai pertandingan.

Menurut pelatih asal Skotlandia tersebut, sejatinya timnas Indonesia memulai laga dengan baik. Meski sempat menerapkan strategi bertahan dan memanfaatkan serangan balik, Simon menganggap skuatnya mampu menciptakan beberapa peluang mencetak gol, yang menurutnya lebih banyak daripada milik Thailand.

Akan tetapi, di babak kedua, tim berjuluk Garuda melakukan beberapa kesalahan individu yang akhirnya berujung pada gol-gol yang mengandaskan perlawanan Indonesia.

"Kami membuat tiga sampai empat kesalahan individu. Masalahnya, kesalahan kecil bisa sangat menyakitkan saat berlaga di level internasional," kata Simon.

Penyerang sayap timnas Indonesia Irfan Bachdim juga mengakui frustrasi menghinggapi tim usai takluk dari Thailand, yang menjadi kekalahan kedua Indonesia di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Namun, pemain klub Bali United itu tetap optimistis skuatnya mampu lebih baik di pertandingan berikutnya menghadapi Uni Emirat Arab (UAE) di Dubai, 10 Oktober 2019.

"Saya tidak mau menyalahkan para pemain siapa pun. Kami sudah memberikan semua yang kami bisa di laga melawan Thailand. Kami masih percaya bisa lebih baik," kata Irfan.

Tim nasional Indonesia ditaklukkan tamunya Thailand dengan skor 0-3 dalam lanjutan laga Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Selasa (10/9) malam, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Dua dari tiga gol Thailand dicetak oleh Supahok Sarachat (56', 72') dan lainnya dibuat Theerathon Bunmathan (64') melalui titik penalti.

Hasil dari laga tersebut membuat Indonesia masih menduduki peringkat terbawah atau kelima klasemen sementara Grup G dengan nol poin dari dua laga. Sebelumnya, pada Kamis (5/9), Indonesia ditaklukkan Malaysia 2-3 juga di SUGBK.

Thailand sendiri naik ke puncak klasemen dengan empat poin dari dua laga. UAE berada di posisi kedua dengan tiga poin setelah mengalahkan tuan rumah Malaysia 2-1 di Kuala Lumpur, Selasa (10/9).

Vietnam, yang baru menjalani satu laga, menduduki posisi kempat dengan satu poin.

Tag: Timnas Indonesia, Simon McMenemy

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69