Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Optimalkan Pembiayaan Konsumer, BNI Syariah Tambah Mitra Institusi

Optimalkan Pembiayaan Konsumer, BNI Syariah Tambah Mitra Institusi
WE Online, Jakarta -

BNI Syariah memperluas kerja sama dengan institusi baik, pengembang, asosiasi pengembang, maupun instansi pemerintah. BNI Syariah menggandeng asosiasi pengembang di Indonesia, seperti Pengembang Indonesia (PI) dan Asosiasi Properti Syariah Pengembang Indonesia (APSI).

Totalnya ada lebih dari 900 pengembang mitra BNI Syariah, termasuk beberapa pengembang besar, seperti Perumnas, Ciputra Group, Wijaya Karya Realty, Jaya Group dan PP Properti.

BNI Syariah pun meningkatkan literasi tentang pembiayaan perumahan dengan ikut serta dalam workshop Pembiayaan Perumahan Bersama Bank KPR yang diadakan Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra) di Hotel Amos Cozy, Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2019).

Baca Juga: BNI Syariah Bidik Transaksi Rp126 Miliar di Gelaran Islamic Tourism Expo (ITE) 2019

SEVP Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, "Asosiasi menjadi wadah dan forum diskusi bagi pengembang di Indonesia untuk meningkatkan kualitasnya."

Dalam workshop ini, BNI Syariah menyosialisasikan sistem pembiayaan perumahan dan kerja sama antara pengembang dan bank.

Strategi lain  yang dilakukan BNI Syariah ialah bermitra dengan Direktorat Jendral (Ditjen) Pajak terkait program Kepemilikan Rumah Non-Kedinasan bersama dengan pengembang, salah satunya Abipraya. Untuk menyukseskan program ini, BNI Syariah ikut mendukung roadshow Ditjen Pajak dan Abipraya Properti di beberapa kota, seperti Depok dan Bogor. 

Sistem pembiayaan syariah saat ini menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah huni. Angsuran bersifat fixed (tetap) hingga akhir periode pembayaran menjadi salah satu solusi terbaik bagi konsumen. Selain angsuran fixed, BNI Syariah juga menawarkan angsuran step up (all fix prices) yang nilainya ditentukan di awal sehingga perubahan angsuran diketahui dari awal hingga akhir. 

Sejak awal berdiri, BNI Syariah menerapkan prinsip 4B dalam pembiayaan rumah, di antaranya Bebas Riba, Bebas Biaya Administrasi, Bebas Biaya Appraisal, dan Bebas Biaya Provisi. Prinsip ini disempurnakan menjadi 5B di akhir 2016 lalu dengan tambahan, yaitu Bebas Biaya Denda.

BNI Syariah juga meluncurkan program referral aplikasi KPR BNI Griya iB Hasanah untuk pengembang dengan hadiah umrah dan paket wisata halal untuk 15 pemenang bagi sembilan pengembang. Program bertujuan untuk mengapresiasi pengembang rekanan dan meningkatkan aplikasi ke BNI Syariah dari pengembang.

Baca Juga: Saham BRI, Mandiri, dan BNI Rontok! Untunglah Saham BCA Selamat!

Menurut Iwan Abdi, sampai Agustus 2019, tercatat pembiayaan konsumer BNI Syariah mencapai Rp15,01 triliun, di mana 85% di antaranya merupakan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah. Sampai Agustus 2019 tercatat pembiayaan BNI Griya iB Hasanah Rp12,8 triliun, naik 12,48% secara tahunan (yoy). Sampai akhir 2019 BNI Syariah menargetkan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah naik 9,6% yoy.  

Hingga akhir 2019, BNI Syariah menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan pembiayaan konsumer, di antaranya meluncurkan program bagi institusi bonafide; meningkatkan kerja sama dengan pengembang; optimalisasi pengembang eksisting dalam penyaluran aplikasi permohonan pembiayaan konsumtif; mempersiapkan keikutsertaan pada event Griya; dan rencana keikutsertaan menjadi bank pelaksana penyalur fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Tag: PT Bank BNI Syariah, Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: BNI Syariah

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23