Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles

Dunia Arab Ramai-ramai Kecam Pernyataan Kontroversial Netanyahu

Dunia Arab Ramai-ramai Kecam Pernyataan Kontroversial Netanyahu - Warta Ekonomi
WE Online, Amman -

Dunia Arab ramai-ramai menyampaikan protes dan kecaman kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Penyebabnya adalah Netanyahu bersumpah akan mencaplok sebagian Tepi Barat jika terpilih kembali menjadi Perdana Menteri Israel.

Netanyahu membuat pernyataan itu hanya satu minggu menjelang pemilu. Pernyataan itu pun menuai protes dari lawan-lawannya, Partai Kahol Lavan dan Uni Demokrat. Kedua pihak tidak berhasil mencegah apa yang mereka lihat sebagai "pemilihan ilegal".

Pernyataan itu juga disambut dengan kritik keras dari Liga Arab. Liga Arab menyatakan bahwa aneksasi bagian-bagian dari Tepi Barat akan melanggar hukum internasional dan resolusi PBB.

Baca Juga: Sumpah Netanyahu Usai Pemilu: Bentuk Pemerintahan Baru di Tepi Barat

"Langkah semacam itu hanya akan menghambat proses perdamaian Israel-Palestina," ujar Sekretaris jendral Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (11/9/2019).

Sementara Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi juga mengecam janji Netanyahu, dengan mengatakan bahwa pemenuhan janji itu akan mendorong seluruh wilayah menuju kekerasan.

"Tindakan sepihak yang ia usulkan berisiko membunuh seluruh proses perdamaian dan menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan keamanan di kawasan itu," sambung Safadi.

Netanyahu membuat janji serupa menjelang pemilihan sebelumnya pada bulan April lalu, tetapi kemudian gagal membentuk aliansi dengan pihak lain untuk mendapatkan pemerintahan mayoritas dalam batas satu bulan.

Hal ini, pada gilirannya, menyebabkan pemilu baru perlu diadakan, yang akan berlangsung pada 17 September mendatang.

Dalam beberapa minggu terakhir, pemerintah Israel dilaporkan telah melobi pemerintah Trump untuk mengakui kedaulatan Israel atas wilayah yang dikuasainya di Tepi Barat.

Baca Juga: PM Israel Benyamin Netanyahu Dituduh Terima Suap dari Para Miliarder

Pejabat Palestina telah berulang kali mengkritik Israel atas kegiatan penyelesaiannya di Tepi Barat.

Tujuan yang diumumkan untuk mencaplok Lembah Jordan dan permukiman Tepi Barat datang di tengah kebijakan Israel baru-baru ini yang berfokus pada menegakkan klaim teritorialnya dengan dukungan dari pemerintah AS saat ini.

Washington telah mendukung klaim Tel Aviv atas Yerusalem secara keseluruhan sebagai ibukotanya, serta klaim negara Yahudi itu atas Dataran Tinggi Golan, yang telah dikontrol Israel sejak Perang Enam Hari 1967.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Benjamin Netanyahu, Israel, Tepi Barat, Palestina

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Ronen Zvulu

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69