Portal Berita Ekonomi Jum'at, 10 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,84% pada level 25.727.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,81% pada level 2.150.
  • 16:32 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,06% pada level 22.290.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,95% pada level 3.383.
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,63% pada level 2.652.
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,11% pada level 6.056.
  • 16:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 7,00 CNY/USD.
  • 16:28 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,28% terhadap Dollar AS pada level 14.435 IDR/USD.

Investasi Dongkrak Pendapatan Premi Asuransi Jiwa di Kuartal II 2019

Investasi Dongkrak Pendapatan Premi Asuransi Jiwa di Kuartal II 2019
WE Online, Jakarta -

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengungkapkan, total pendapatan premi industri asuransi jiwa pada kuartal II 2019 mencapai Rp118,32 triliun, tumbuh 31,9% bila dibandingkan periode yang sama di tahun lalu sebesar Rp89,73 triliun. Angka ini berdasarkan data yang dihimpun AAJI dari 59 anggota perusahaan asuransi jiwa.

"Pada kuartal II 2019, AAJI mencatat total pendapatan, klaim, dan manfaat yang dibayarkan serta jumlah agen berlisensi di industri asuransi jiwa mengalami pertumbuhan, meski total pendapatan premi mengalami perlambatan," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon dalam paparannya saat konferensi pers Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal II 2019 di Jakarta, Rabu (11/9/2019).

Pada kuartal II 2019, tercatat total pendapatan premi mengalami perlambatan 3,6% sebesar Rp90,25 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp93,58 triliun, yang berkontribusi terhadap total pendapatan sebesar 76,3%.

Baca Juga: AAJI Optimis Premi Asuransi Moncer di Paruh Kedua 2019, Sebabnya?

"Terhitung 60,5% dari total premi tersebut merupakan kontribusi dari premi bisnis baru Rp54,7 triliun dan melambat 8,8%, sementara 39,5% merupakan kontribusi dari premi lanjutan sebesar Rp35,68 triliun, meningkat 5,8% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu," papar Budi.

Perlambatan premi bisnis baru, kata Budi, dipengaruhi oleh melambatnya kinerja saluran distribusi bancassurance sebesar 16,8% dan saluran keagenan sebesar 8,6% dan masing-masing berkontribusi sebesar 50,8% dan 27,5%.

"Pendapatan premi bisnis baru dari produk asuransi kesehatan memiliki kontribusi 5,9% dari keseluruhan total pendapatan premi bisnis baru. Ini menunjukkan bahwa produk asuransi kesehatan tetap menjadi produk yang diminati masyarakat Indonesia," jelasnya.

Sementara itu, total pendapatan industri asuransi jiwa juga dipengaruhi oleh hasil investasi, di mana pada kuartal II 2019 meroket sebesar 373,4% menjadi Rp22,84 triliun. Kondisi tersebut berbanding terbalik, pada periode yang sama di tahun lalu hasil investasi asuransi jiwa mengalami minus Rp8,35 triliun.

Baca Juga: Hindari Resesi, OJK Diminta Segera Selesaikan Gagal Bayar Asuransi

"Perbaikan kinerja hasil investasi asuransi jiwa dipengaruhi kondisi pasar modal yang menguat, yaitu penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal 2019," ucap Budi.

Sehingga total aset industri asuransi jiwa di kuartal II 2019 mencapai Rp550,38 triliun, meningkat 10,1% dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu sebesar Rp499,96 triliun. Tercatat selama kuartal II 2017 sampai kuartal II 2019, total aset perusahaan asuransi jiwa mengalami pertumbuhan rata-rata sebesar 5,6%.

Baca Juga

Tag: Asuransi, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40