Portal Berita Ekonomi Senin, 23 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,98% pada level 2.977
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,01% pada level 2.091
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,37% pada level 3.147
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,16% pada level 22.079
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,81% pada level 26.222
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar menguat 0,21% terhadap Rupiah pada level 14.085 Rupiah/Dollar
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar menguat 0,37% terhadap Euro pada level 1,0976 $/Euro
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar menguat 0,34% terhadap Poundsterling pada level 1,2435 $/Pound
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar melemah 0,19% terhadap Yen pada level 107,36 Yen/Dollar
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar menguat 0,52% terhadap Yuan pada level 7,1280 Yuan/Dollar
  • 16:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,36 $/barel
  • 16:02 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,54 $/barel
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.520 $/ounce
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,41% di akhir sesi II.
  • 14:59 WIB. Bursa - Indeks FTSE dibuka melemah 0,30% pada level 7.323

Kimia Farma Bakal Rights Issue, Pemerintah Tak Mau Ambil Bagian?

Kimia Farma Bakal Rights Issue, Pemerintah Tak Mau Ambil Bagian? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Emiten farmasi pelat merah Indonesia, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berencana untuk menggelar rights issue guna memperkuat modal perusahaan. Melalui aksi korporasi itu, KAEF akan menerbitkan saham baru hingga 1,58 miliar. 

Berkenaan dengan hal itu, pemerintah sebagai pemegang saham utama KAEF menyatakan diri untuk tidak menyerap saham baru hasil rights issue. Hal itu diungkapkan oleh Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN, Wahyu Kuncoro. 

Baca Juga: Mau Rights Issue, Kimia Farma Tunggu Restu Pemegang Saham

Baca Juga: KAEF Gelar Kimia Farma Mengajar ke 48 Kota

"Pemerintah tidak mengalokasikan penyertaan modal negara (PNM) terhadap perusahaan BUMN farmasi ini da kemungkinan opsi menawarkan ke publik akan dijadi lebih lanjut," jelas Wahyu seperti dikutip dari neraca.co.id, Jakarta, Kamis (12/09/2019). 

Dengan demikian, secara otomatis kepemilikan saham pemerintah dalam KAEF akan terdilusi. Saat ini, pemerintah menguasai sejumlah 90,03% saham KAEF dan akan berkurang menjadi 70,13% dari seluruh total saham KAEF. 

Baca Juga: Berkat Transformasi Digital, Kimia Farma dan Pertamina Sabet Penghargaan Se-Asia Tenggara

"Pemerintah tetap akan pegang mayoritas saham. Kimia Farma perlu pengembangan secara agresif lagi," sambungnya. 

Sebagai informasi, pergerakan saham KAEF di akhir sesi II, Kamis (12/09/2019) sore ini terpantau minus 0,99% ke level Rp2.990 per saham. Adapun beberapa waktu lalu, saham KAEF sempat naik hingga level tertinggi di Rp3.050 per saham dan jatuh ke level terendah di Rp2.980 per saham.

Melansir dari RTI, saham KAEF ditransaksikan dengan volume 2,39 juta saham sebanyak 87 kali transaksi. Adapun nilai transaksi yang dihimpun sepanjang perdagangan hari ini mencapai Rp7,18 miliar.

Tag: PT Kimia Farma (Persero) Tbk, rights issue, Farmasi, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,771.53 3,734.01
British Pound GBP 1.00 17,665.36 17,487.74
China Yuan CNY 1.00 2,000.03 1,980.24
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,147.00 14,007.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,588.84 9,486.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,804.63 1,786.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,279.76 10,176.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,597.07 15,441.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,392.57 3,354.97
Yen Jepang JPY 100.00 13,136.78 13,003.16

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6206.199 -25.274 655
2 Agriculture 1370.120 -3.285 20
3 Mining 1655.731 -9.706 49
4 Basic Industry and Chemicals 865.817 -15.123 73
5 Miscellanous Industry 1175.534 6.983 49
6 Consumer Goods 2216.558 -7.799 54
7 Cons., Property & Real Estate 492.330 -8.272 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1221.672 -6.834 75
9 Finance 1256.359 0.335 90
10 Trade & Service 796.070 -0.485 164
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 135 228 93 68.89
2 AHAP 75 101 26 34.67
3 OKAS 216 270 54 25.00
4 POLA 840 1,000 160 19.05
5 KRAH 1,135 1,320 185 16.30
6 ALKA 420 480 60 14.29
7 ABMM 1,950 2,180 230 11.79
8 PSAB 240 268 28 11.67
9 ISSP 121 135 14 11.57
10 MPOW 181 198 17 9.39
No Code Prev Close Change %
1 YELO 176 145 -31 -17.61
2 FILM 416 350 -66 -15.87
3 PORT 625 530 -95 -15.20
4 PSDN 167 142 -25 -14.97
5 TIRA 286 254 -32 -11.19
6 PRAS 167 150 -17 -10.18
7 PTIS 280 252 -28 -10.00
8 EMTK 5,100 4,610 -490 -9.61
9 KPAL 680 625 -55 -8.09
10 BAPA 89 82 -7 -7.87
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 147 148 1 0.68
2 IATA 50 50 0 0.00
3 IPTV 520 555 35 6.73
4 FREN 166 163 -3 -1.81
5 YELO 176 145 -31 -17.61
6 ERAA 1,925 2,020 95 4.94
7 PGAS 2,170 2,280 110 5.07
8 HOME 84 84 0 0.00
9 BCAP 160 161 1 0.62
10 BRPT 1,000 965 -35 -3.50