Portal Berita Ekonomi Senin, 16 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng hong Kong ditutup melemah 0,83% pada posisi 27.124
  • 15:44 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,64% pada posisi 2.062
  • 13:48 WIB. Serangan Aramco - SK Innovation Co Korsel: Kilang telah mendiversikasi sumber impor minyak mentah, tidak signifikan pengaruhnya
  • 13:40 WIB. Serangan Aramco - S-Oil Corp Korea: Gangguan pasokan tidak mungkin terjadi karena cadangan dari Aramco ada juga di Belanda dan Jepang
  • 13:29 WIB. GOLD - Spot price emas diperdagangkan pada posisi 1.505 $/ounce
  • 13:28 WIB. OIL - Minyak bumi acuan Brent diperdagangkan pada posisi 66,34 $/barel
  • 13:27 WIB. OIL - Minyak bumi acuan WTI diperdagangkan pada posisi 59,72 $/barel
  • 13:16 WIB. China - Penjualan eceran barang konsumsi di China naik 7,5% (y on y) pada Agustus (US$479,78 M)
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 1,82% di akhir sesi I.
  • 11:31 WIB. China - Mengniu akan akuisisi perusahaan susu formula Bellamy's Australia
  • 08:46 WIB. IPO - Dana IPO Bhakti Agung Propertindo sebanyak 20% untuk pembayaran utang ke BTN, dan 80% diantaranya untuk CAPEX
  • 08:39 WIB. Korea - Badan Statistik: Korsel impor produk tembakau mencapai US$589,3 juta pada 2018, pertumbuhan terbesar sejak 1995
  • 08:31 WIB. Hong Kong - Volume kargo untuk ekspor turun 19% dan impor turun 15% pada Agutus
  • 07:50 WIB. Nepal - Perangkat seluler dan peralatan telko dari China duduki peringkat pertama impor Nepal per Juli

'Tipu' Regulator Prancis, Mbah Google Kena Denda Jutaan Euro

'Tipu' Regulator Prancis, Mbah Google Kena Denda Jutaan Euro - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Google sepakat untuk menggelontorkan hampir 1 miliar euro (sekitar Rp15,5 triliun) kepada Otoritas Prancis karena masalah penipuan fiskal empat tahun lalu. Pembayaran denda itu juga menciptakan patokan hukum bagi raksasa teknologi lain di negara tersebut.

Penyelidik telah menginvestigasi dugaan gagal bayar Google kepada Prancis dengan menyangkal sejumlah kegiatan di kantor pusat Eropanya, tepatnya di Dublin.

"Penyelesaian itu terdiri atas denda 500 juta euro dan pajak tambahan senilai 465 juta euro," tulis Google dalam pernyataan resminya, dilansir dari Reuters, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Gagal Tangkal Hoaks, Facebook dan Google Kena Denda Rp100 Miliar?

Anak perusahaan Alphabet Inc itu dikenakan sejumlah pajak di mayoritas negara Eropa karena melaporkan, hampir semua penjualan terjadi di Irlandia. Hal itu bisa dilakukan mengingat adanya celah dalam hukum pajak internasional.

Pada sidang di Pengadilan Paris, salah satu Pengacara Google, Antonin Levy berkata, "(perjanjian ini bertujuan) untuk menyelesaikan semua perselisihan di masa lalu."

Pembayaran pajak gabungan kurang dari 1,6 miliar euro yang diminta oleh Kementerian Keuangan setempat pada 2016 juga termasuk dalam perselisihan yang dimaksud.

"Perjanjian itu akan menciptakan preseden hukum di masa depan. Hal itu juga tengah dibicarakan dengan beberapa perusahaan (teknologi) lain, besar dan kecil," kata Menteri Anggaran Prancis, Grald Darmanin kepada surat kabar Le Figaro, Kamis (12/9/2019).

Negara-negara Eropa memang berupaya untuk mengenakan pajak atas keuntungan pendapatan para perusahaan teknologi yang berbisnis di wilayah mereka. Prancis contohnya, sudah mendorong pajak digital di negara anggota Uni Eropa, meski mendapat perlawanan dari Irlandia, Denmark, Swedia, dan Finlandia.

Pemerintah Prancis akhirnya memberlakukan pajak unilateral sendiri, membuat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengancam untuk memajaki anggur Prancis di Negeri Paman Sam itu.

Menanggapi kebijakan pajak digital, Google berpendapat, reformasi sistem pajak internasional yang terkoordinasi merupakan cara terbaik dalam memberi gambaran kerja terstruktur untuk para perusahaan global.

Tag: Google, Alphabet Inc

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Jason Lee

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.53 3,719.01
British Pound GBP 1.00 17,582.91 17,401.23
China Yuan CNY 1.00 1,994.14 1,974.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,090.00 13,950.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,681.24 9,582.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.39 1,782.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,251.00 10,145.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,606.08 15,449.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.58 3,348.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,077.78 12,946.64

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6334.843 -7.331 651
2 Agriculture 1365.814 13.005 21
3 Mining 1670.003 -35.835 49
4 Basic Industry and Chemicals 899.212 -6.623 72
5 Miscellanous Industry 1198.465 0.426 49
6 Consumer Goods 2366.016 -3.032 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.832 -1.191 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.015 2.363 75
9 Finance 1268.975 4.024 90
10 Trade & Service 812.213 -2.562 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 50 67 17 34.00
2 BCAP 163 199 36 22.09
3 AKSI 476 580 104 21.85
4 JAWA 129 150 21 16.28
5 BBLD 416 476 60 14.42
6 INTD 140 160 20 14.29
7 SIMA 83 93 10 12.05
8 INPP 760 835 75 9.87
9 BBHI 160 175 15 9.38
10 SRAJ 230 250 20 8.70
No Code Prev Close Change %
1 ETWA 115 84 -31 -26.96
2 KARW 126 96 -30 -23.81
3 BMSR 145 120 -25 -17.24
4 ALMI 460 382 -78 -16.96
5 OKAS 260 224 -36 -13.85
6 AMAG 308 278 -30 -9.74
7 TMAS 154 141 -13 -8.44
8 EMTK 6,100 5,600 -500 -8.20
9 DNAR 270 248 -22 -8.15
10 FIRE 3,080 2,840 -240 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 555 25 4.72
2 MNCN 1,300 1,305 5 0.38
3 MSIN 466 490 24 5.15
4 BHIT 73 79 6 8.22
5 BMTR 362 376 14 3.87
6 TMAS 154 141 -13 -8.44
7 BCAP 163 199 36 22.09
8 MAMI 130 129 -1 -0.77
9 TELE 390 366 -24 -6.15
10 ANTM 1,120 1,070 -50 -4.46