Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:06 WIB. Kebakaran Aramco - Menlu AS: Iran telah meluncurkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada pasokan energi dunia
  • 10:46 WIB. China - JD Digits ekspansi ke Thailand luncurkan aplikasi e-wallet
  • 08:10 WIB. Inggis - Toilet emas padat senilai US$1,25 juta di Istana Blenheim dicuri
  • 02:10 WIB. Arab Saudi - Fasilitas Aramco di Abqaiq dan ladang minyak Khura diserang pada 4 sore waktu setempat (Saudi Press Agency)
  • 23:52 WIB. Irak - Kementerian Listrik Irak tanda tangani perjanjian kerjasama senilai US$1,3 M dengan Siemens dan Orascom
  • 23:32 WIB. Iran - Nilai perdagangan bilateral Iran dan AS capai US$49 juta pada 7 bulan pertama
  • 20:38 WIB. India - Pemerintah akan kehilangan pendapatan hingga 50 ribu crores dengan kebijakan pengembalian bea dan pajak untuk eksportir
  • 20:36 WIB. India - Pemerintah India rilis kebijakan pengembalian bea dan pajak kepada eksportir

Selain Bumi, Planet Ini Juga Layak Dihuni Manusia! Simak Penjelasannya

Selain Bumi, Planet Ini Juga Layak Dihuni Manusia! Simak Penjelasannya - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Kabarnya, menurut penelitian para astronom, ada planet di rasi bintang Leo yang dinilai layak huni setelah para astronom mendeteksi adanya uap air di atmosfernya. Namanya, K2-18b.

Untuk pertama kalinya, planet di zona Goldilocks diidentifikasi memiliki zat cair penopang kehidupan manusia tersebut. Adapun, zona Goldilocks dilaporkan memiliki suhu tidak terlalu panas atau terlalu dingin untuk keberadaan air.

"(Planet itu) jadi kandidat planet layak huni (selain bumi) saat ini. Suhunya tepat dan sekarang kami mengetahui, di dalamnya ada air," jelas Astronom di University College London, Angelos Tsiaras, dikutip dari Guardian, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Ada Objek Asing Masuk ke Tata Surya Matahari? Waduh!!

Data mengungkapkan, ketika K2-18b lewat di depan bintangnya, panjang gelombang cahaya yang diserap oleh air tiba-tiba menurun, kemudian naik lagi ketika planet bergerak, menunjukkan tanda uap air. Penemuan uap air pada K2-18b tidak membuktikan adanya air di permukaan. Tapi itu menunjukkan perkembangan dalam perburuan planet baru dengan kondisi layak dihuni selain bumi.

Tim UCL, yang telah mengamati K2-18b mengaku terkejut dengan tanda adanya uap air yang kuat di planet tersebut. "(Itu menunjukkan), pertama, terdapat atmosfer dan kedua, (planet itu) mengandung banyak air," ujar Anggota Tim UCL, Giovanna Tinetti.

Dalam istilah astronomi, K2-18b disebut Super Bumi, dengan ukuran berada di antara Bumi dan Neptunus. Namun K2-18b bukan kembaran bumi, melainkan sepupu Bumi. Kepadatannya dua pertiga dari Bumi, meski permukaannya berbatu, planet itu bisa disamakan sebagai dunia air.

"Kami tidak tahu planet lain dengan suhu yang tepat dan memiliki air di atmosfernya," kata Tsiaras kepada Guardian. Menurut laporan di Astronomi Alam, K2-18b memiliki antara 0,01% hingga 50% air di atmosfernya.

Baca Juga: Mau Bangun Kehidupan di Mars, Elon Musk Uji Coba Pesawat Ruang Angkasa Baru

Manusia tidak akan hidup dengan baik di planet ini. Jika planet tersebut memiliki permukaan yang keras, akan sulit untuk berdiri dengan gravitasi yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan Bumi. Ditambah lagi dengan sinar UV yang intens, berpotensi mendorong mutasi penyebab kanker.

Peneliti di Tim UCL, Ingo Waldmann mengatakan, "Mungkin planet itu belum bisa menjadi tujuan liburan Anda untuk saat ini."

Sementara, Peneliti di Harvard & Smithsonian Center for Astrophysics, Ryan Cloutier mengatakan, deteksi uap air itu jadi penemuan berharga jika bisa dikonfirmasi. Keberadaan air tampak menjanjikan untuk kelayakhunian planet Sepupu Bumi itu. 

"Secara keseluruhan, keberadaan air di atmosfernya tentu meningkatkan prospek K2-18b menjadi planet yang berpotensi dihuni. Namun, dibutuhkan pengamatan lanjutan untuk mengonfirmasi hal itu," jelasnya.

Untuk itu, para astronom akan mempelajari Super Bumi lebih lanjut, khususnya pada tanda-tanda air di atmosfernya. Pekerjaan itu dijadwalkan pada tahun-tahun mendatang, dengan peluncuran teleskop ruang angkasa NASA, James Webb pada 2021 dan misi Ariel dari Badan Antariksa Eropa pada 2028.

Pengamatan lewat teleskop itu harus mengupas susuan atmosfer Super Bumi lebih lanjut, termasuk keberadaan metana dan gas lain yang bisa menjadi tanda langsung kehidupan.

Tag: Luar Angkasa, astronomi

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,737.67 3,699.66
British Pound GBP 1.00 17,296.47 17,118.20
China Yuan CNY 1.00 1,978.94 1,959.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,020.00 13,880.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.14 9,535.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,791.83 1,773.80
Dolar Singapura SGD 1.00 10,202.30 10,094.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,515.93 15,358.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,368.57 3,332.53
Yen Jepang JPY 100.00 12,963.48 12,830.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6334.843 -7.331 651
2 Agriculture 1365.814 13.005 21
3 Mining 1670.003 -35.835 49
4 Basic Industry and Chemicals 899.212 -6.623 72
5 Miscellanous Industry 1198.465 0.426 49
6 Consumer Goods 2366.016 -3.032 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.832 -1.191 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.015 2.363 75
9 Finance 1268.975 4.024 90
10 Trade & Service 812.213 -2.562 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 50 67 17 34.00
2 BCAP 163 199 36 22.09
3 AKSI 476 580 104 21.85
4 JAWA 129 150 21 16.28
5 BBLD 416 476 60 14.42
6 INTD 140 160 20 14.29
7 SIMA 83 93 10 12.05
8 INPP 760 835 75 9.87
9 BBHI 160 175 15 9.38
10 SRAJ 230 250 20 8.70
No Code Prev Close Change %
1 ETWA 115 84 -31 -26.96
2 KARW 126 96 -30 -23.81
3 BMSR 145 120 -25 -17.24
4 ALMI 460 382 -78 -16.96
5 OKAS 260 224 -36 -13.85
6 AMAG 308 278 -30 -9.74
7 TMAS 154 141 -13 -8.44
8 EMTK 6,100 5,600 -500 -8.20
9 DNAR 270 248 -22 -8.15
10 FIRE 3,080 2,840 -240 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 555 25 4.72
2 MNCN 1,300 1,305 5 0.38
3 MSIN 466 490 24 5.15
4 BHIT 73 79 6 8.22
5 BMTR 362 376 14 3.87
6 TMAS 154 141 -13 -8.44
7 BCAP 163 199 36 22.09
8 MAMI 130 129 -1 -0.77
9 TELE 390 366 -24 -6.15
10 ANTM 1,120 1,070 -50 -4.46