Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:50 WIB. Ekonomi Global - OECD koreksi perkiraan pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,9% (2019) dan 3% (2020)
  • 07:47 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,32% pada level 22.105
  • 07:46 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif pada level 2.081
  • 07:45 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup stagnan pada level 3.006
  • 07:44 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup melemah 0,19% pada level 27.094
  • 07:44 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 0,07% pada level 8.128
  • 07:42 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,88 $/barel
  • 07:42 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,79 $/barel
  • 00:02 WIB. Kuba - Menlu Kuba: Mencegah pengiriman bahan bakar adalah bagian dari genosida kepada Kuba
  • 23:52 WIB. Italia - OECD prediksikan PDB Italia naik 0,4% pada 2020
  • 23:46 WIB. Jerman - Pendapatan Rocket Internet naik 33% menjadi 32 juta euro pada semester I
  • 23:06 WIB. Bursa - Indeks FTSE dibuka menguat 0,58% pada level 7.356
  • 21:47 WIB. China - BUMN baja Baowu Steel Group merger dengan Magang Holding Co. Ltd
  • 20:45 WIB. China - Kemenkeu: Nilai obligasi pemda Agustus naik jadi 569,6 M yuan,  Juli sebesar 555,9 M yuan
  • 20:34 WIB. China - GAC: China akan larang impor babi dan babi hutan dari Republik Korea karena kasus demam babi Afrika

6 Prioritas Ini Antarkan RI Jadi 5 Negara Ekonomi Terbesar di Dunia

6 Prioritas Ini Antarkan RI Jadi 5 Negara Ekonomi Terbesar di Dunia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pemerintah Indonesia harus fokus pada optimalisasi dan peningkatan kualitas enam hal fundamental untuk mewujudkan cita-cita sebagai negara berpendapatan tinggi, bahkan masuk dalam lima negara dengan ekonomi terbesar di 2045.

Enam hal tersebut ialah infrastruktur, sumber daya manusia (SDM), teknologi, birokrasi, tata ruang wilayah, dan pendalaman sektor keuangan (inclusivism).

"Isu-isu fundamental bagi kita ada enam hal; infrastruktur, SDM, kemampuan mengadopsi dan mengadaptasi teknologi termasuk meng-create inovasi, birokrasi pemerintahan, tata ruang wilayah dan sumber daya ekonomi dan keuangan," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, seperti dikutip dari laman Kemenkeu, Jumat (13/9/2019).

Baca Juga: Ekonomi Stabil, Indonesia Undang Investor Jepang Tanam Duit di RI

Menurut Sri, seluruh visi (Indonesia masuk dalam lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia pada 2045) tidak mungkin terjadi dengan sendirinya. Indonesia harus mampu menggunakan kesempatan dan SDM yang ada untuk menjalankan isu-isu fundamental yang penting, tidak hanya saat ini, tapi juga ke depan.

Namun, optimalisasi enam hal tersebut tidak menjamin Indonesia terbebas dari ancaman krisis ekonomi. Sri mencontohkan Korea Selatan seperti Indonesia sempat sama-sama mengalami krisis ekonomi pada 1997-1998, namun negara tersebut cepat kembali pada jalur yang tepat sehingga pemulihan ekonominya jauh lebih cepat dari rata-rata negara lain yang mengalami krisis ekonomi saat itu.

"Kita semua ingat Korea (Selatan) bersama kita mengalami krisis ekonomi 97-98. Dalam perjalanan menuju vision tidak ada guarantee bahwa everything is gonna be smooth, fine, and safe. There is always a dynamic yang harus kita waspadai," kata dia.

Baca Juga: Wow! Riset Membuktikan Indonesia Siap Terapkan Teknologi Omnichannel

Namun, dia menekankan, fokus pada hal-hal fundamental tersebut akan membuat Indonesia memiliki kemampuan daya tahan dan keuletan dalam menghadapi berbagai goncangan, baik dari dalam maupun luar negeri menuju pencapaian visi 2045 tersebut.

Karenanya dia menegaskan perlunya strategi dan kebijakan yang tepat dalam memperbaiki enam hal yang fundamental secara berkesinambungan. Apabila pemerintah bekerja sama dengan stakeholders terkait sukses dalam meningkatkan enam hal fundamental di atas rata-rata negara lain, maka impian Indonesia untuk menjadi negara berpenghasilan tinggi dan menjadi salah satu dari lima negara dengan ekonomi terbesar pada 2045 bukan tidak mungkin akan tercapai.

Tag: Ekonomi Indonesia, Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.39 3,739.37
British Pound GBP 1.00 17,665.91 17,487.15
China Yuan CNY 1.00 2,003.20 1,983.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,169.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,625.00 9,528.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,810.67 1,792.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,280.06 10,177.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,634.07 15,478.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,378.40 3,341.83
Yen Jepang JPY 100.00 13,100.04 12,969.40

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6244.470 -32.163 654
2 Agriculture 1367.560 -20.038 21
3 Mining 1651.226 -19.891 49
4 Basic Industry and Chemicals 887.628 -7.335 73
5 Miscellanous Industry 1173.485 -14.145 49
6 Consumer Goods 2237.091 -6.321 53
7 Cons., Property & Real Estate 501.440 -0.066 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1213.788 -7.826 75
9 Finance 1261.082 -4.842 90
10 Trade & Service 801.768 -3.260 163
No Code Prev Close Change %
1 VINS 101 136 35 34.65
2 GHON 1,350 1,600 250 18.52
3 DART 318 370 52 16.35
4 HOME 99 113 14 14.14
5 GGRP 840 945 105 12.50
6 TRIM 153 170 17 11.11
7 PDES 1,100 1,215 115 10.45
8 YELO 160 176 16 10.00
9 CCSI 296 324 28 9.46
10 BBLD 450 488 38 8.44
No Code Prev Close Change %
1 PANI 123 101 -22 -17.89
2 DIGI 1,990 1,695 -295 -14.82
3 GLOB 486 420 -66 -13.58
4 JSKY 980 860 -120 -12.24
5 TIRA 278 244 -34 -12.23
6 IDPR 350 314 -36 -10.29
7 PEGE 234 212 -22 -9.40
8 APEX 605 550 -55 -9.09
9 MBTO 145 132 -13 -8.97
10 SMDM 137 125 -12 -8.76
No Code Prev Close Change %
1 HOME 99 113 14 14.14
2 MAMI 139 140 1 0.72
3 MSIN 470 468 -2 -0.43
4 IPTV 540 530 -10 -1.85
5 FREN 154 163 9 5.84
6 MNCN 1,285 1,270 -15 -1.17
7 BCAP 163 163 0 0.00
8 ERAA 1,920 1,940 20 1.04
9 YELO 160 176 16 10.00
10 KPIG 148 146 -2 -1.35