Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ingin Bisnis Franchise, Begini Strategi dan Peluang C’Bezt Fried Chicken

Ingin Bisnis Franchise, Begini Strategi dan Peluang C’Bezt Fried Chicken Kredit Foto: Agus Aryanto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Strategi merupakan senjata terpenting dalam peperangan bisnis. Itulah sebabnya, jika suatu bisnis diharapkan mampu bersaing dengan kompetitor, maka bisnis tersebut harus memiliki strategi yang jitu. Karena strategi memegang peranan penting yang nantinya akan membawa bisnis tersebut menuju keberhasilan atau mungkin kegagalan.

Setidaknya prinsip itulah yang saat ini digenggam erat oleh PT Proteindo Cipta Pangan untuk menumbuhkembangkan brand-brand yang ada di bawah naungannya sejak 2010 lalu yakni C’Bezt Fried Chicken, BFC Duo dan Aa’ Raffi Fried Chicken. Kini, sedikitnya tak kurang dari 2000 gerai dari ketiga brand tersebut telah beroperasi di seluruh Indonesia.

Manager Marketing PT Proteindo Cipta Pangan, Tri Indah Lestari mengatakan bahwa dalam pengembangan bisnisnya, PT Proteindo Cipta Pangan telah mengkombinasikan antara strategi offline dan online. Karena menurut dia, perpaduan strategi inilah yang justru membuat perusahaannya itu semakin besar dan semakin diminati oleh calon investor.

Baca Juga: Cari Franchise dengan Nilai Investasi Rendah? Startup Laundry Ini Bisa Dilirik

Tri menjelaskan, jika secara digital, pihaknya melakukan promosi di media online seperti beriklan di franchiseglobal.com atau sosial media seperti Instagram, Facebook, Twitter, Linkedin dan media online lain yang mendukung. Sementara untuk media offline-nya, perusahaan rajin megikuti pameran franchise, press conference, mengadakan business matching dengan pelaku UMKM dan komunitas-komunitas bisnis, kerjasama dengan perusahaan swasta dan BUMN juga mengikuti kegiatan event dan bazaar.

Tri mengakui, melalui kombinasi strategi bisnis tersebut, pihaknya bisa menggaet calon investor dengan mudah. Terlebih, nilai investasi yang ditawarkan pun boleh dibilang masih cukup terjangkau dengan potensi omset yang menggiurkan dan balik modal yang relatif singkat.

“Hal ini tentu membuat calon investor tak perlu pikir panjang saat ingin bermitra dengan salah satu brand yang berada di bawah bendera PT Proteindo Cipta Pangan ini,” jelas Tri.

Untuk bisa menjadi mitra C’Bezt Fried Chicken, Tri mematok nilai investasi di angka Rp195 juta untuk wilayah Jawa dan Jabodetabek. Nilai tersebut sudah termasuk franchise fee selama 5 tahun dan perlengkapan usaha. Sementara untuk BFC Duo senilai Rp75 juta untuk wilayah Jawa dan Jabodetabek, sudah termasuk franchise fee 2 tahun.

Baca Juga: Gaya Hidup Masyarakat Berubah, Ini Dia Brand Franchise Paling Diminati

“Nilai tersebut belum termasuk biaya sewa tempat, pajak, perijinan, grand opening dan bahan baku awal. Tidak ada royalty fee ataupun manajemen fee dalam kerjasama ini,” tuturnya.

Dalam hitungan Tri, perkiraan omset yang bisa didapat mitra setiap bulannya bisa mencapai Rp110 juta untuk brand C’Bezt dengan balik modal sekitar 19 bulan. Sementara untuk omset BFC Duo bisa mencapai Rp90 juta setiap bulannya dengan balik modal kurang lebih 10 bulanan.

Tri juga mengatakan, pihaknya telah didukung oleh sister company PT Ciomas Adisatwa sebagai supplier utama bahan baku fried chicken. Sehingga, kata dia, pihaknya merasa yakin dengan pengembangan bisnis ini karena supplai bahan baku utama yang tetap akan terjaga dan aman untuk dikonsumsi.

“Tahun ini kami sudah buka 35 outlet C’Bezt dan 40 outlet BFC Duo. Di tahun 2020 nanti, target kami akan membuka 100 outlet C’Bezt dan 150 outlet BFC Duo dengan sebaran di seluruh Indonesia,” tutup Tri.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Agus Aryanto
Editor: Kumairoh

Bagikan Artikel: