Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,25% pada level 2.985
  • 16:31 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,41% pada level 2.070
  • 16:30 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,53% pada level 3.166
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.754
  • 16:25 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,18% pada level 21.960
  • 16:23 WIB. Valas - Dollar melemah 0,24% terhadap Rupiah pada level 14.066 rupiah/dollar
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar menguat 0,29% terhadap Euro pada level 1,1042 $/euro
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar menguat 0,41% terhadap Poundsterling pada level 1,2454 $/pound
  • 16:13 WIB. China - Konsumsi listrik naik 4,5% di China dari Januari-Agustus 2019
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar menguat 0,08% terhadap Yen pada level 108,22 yen/dollar
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar melemah 0,05% terhadap Yuan pada level 7,09 yuan/dollar
  • 16:07 WIB. Oil - Harga Acuan WTI diperdagangkan pada level 58,79 $/barel
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.501 $/ounce
  • 16:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,16 $/barel
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup menguat 0,64% di akhir sesi II.

Launching Modul Verifikasi Penjualan Batubara, Ditjen Minerba Klaim Tingkatkan Pengawasan

Launching Modul Verifikasi Penjualan Batubara, Ditjen Minerba Klaim Tingkatkan Pengawasan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, meluncurkan aplikasi Modul Verifikasi Penjualan (MVP), untuk meningkatkan optimalisasi pengawasan kegiatan pertambangan, khususnya dalam hal pemasaran batubara.

Direktur Jenderal Minerba, Bambang Gatot Ariono yang menghadiri acara tersebut mengungkapkan, aplikasi ini bisa menjawab permasalahan yang selama ini ada.

"Ada perusahaan yang produksinya entah darimana asalnya, kemudian bisa jualan, tidak punya dokumen RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) bisa jalan," ujar Bambang saat meluncurkan aplikasi, Jumat (13/9/2019).

Dirinya kembali menuturkan, latar belakang dibuatnya aplikasi MVP ini diantaranya karena belum semua perusahaan melaporkan data produksi dan penjualan secara rutin lewat aplikasi Minerba Online Monitoring System (MOMS). Selain itu, masih ada resiko perusahaan melakukan pelanggaran terkait produksi dan penjualan. Aplikasi MVP ini selesai dibangun pada Juni 2019.

Baca Juga: Per Agustus, Harga Batubara Acuan Dipatok Naik Jadi US$72,67/Ton

Hadirnya Aplikasi MVP ini dinilai akan menyeleksi perusahaan-perusahaan yang tidak melengkapi persyaratan sesuai dengan aturan maka tidak akan bisa melakukan transaksi.

"Perusahaan mungkin bisa produksi di lapangan, tapi tidak bisa menjual, kan ini sumber daya alam, bukan bahan makanan atau mainan, jadi kalau tanpa menggunakan aplikasi ini dia tidak bisa jalan," tambah Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara Muhamad Hendarso menuturkan, aplikasi MVP dibuat untuk merespon penilaian dari KPK, BPK, dan ICW, dimana mereka menilai pengawasan terhadap penjualan batubara masih belum optimal, ha ini diindikasikan dengan adanya kegiatan penjualan batubara yang tidak sesuai peraturan dan mengakibatkan adanya potensi kehilangan penerimaan negara.

Baca Juga: PSSI Raih Kontrak US$12 Juta untuk Angkut Batubara

"(Aplikasi) MPV akan meningkatkan pengawasan atas kegiatan penjualan batubara secara online dengan lebih mudah, lebih akurat, lebih cepat, dan dan lebih transparan," tandasnya.

Hendarso mengungkapkan, aplikasi MVP akan melengkapi 3 aplikasi lain yang telah ada dan saling terintegrasi satu dengan lainnya, yaitu MOMS, Minerba One Data Indonesia (MODI) dan e-PNBP.

"Dengan aplikasi yang saling terintegrasi, akan membawa benefit tersedianya data produksi dan pemasaran batubara yang akurat dan cepat. Penjualan batubara juga terverifikasi sesuai peraturan perundang-undangan dan terlaksananya pengawasan produksi serta penjualan batubara yang efektif dan efisien," pungkasnya.

Tag: Batubara, minerba

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,772.53 3,734.80
British Pound GBP 1.00 17,676.18 17,499.89
China Yuan CNY 1.00 2,000.62 1,980.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,694.17 9,595.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.89 1,789.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,289.41 10,184.65
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,661.22 15,502.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.36 3,347.67
Yen Jepang JPY 100.00 13,075.22 12,943.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6236.690 17.255 653
2 Agriculture 1401.290 40.171 21
3 Mining 1677.442 -1.658 49
4 Basic Industry and Chemicals 892.715 -1.823 72
5 Miscellanous Industry 1156.368 -32.269 49
6 Consumer Goods 2234.077 11.452 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.631 1.437 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.642 17.931 75
9 Finance 1252.622 4.164 90
10 Trade & Service 806.759 0.554 163
No Code Prev Close Change %
1 TFAS 180 278 98 54.44
2 OKAS 193 260 67 34.72
3 ITIC 1,000 1,250 250 25.00
4 ETWA 82 96 14 17.07
5 JSKY 720 840 120 16.67
6 KOTA 478 550 72 15.06
7 KARW 91 102 11 12.09
8 YELO 134 150 16 11.94
9 MINA 2,300 2,570 270 11.74
10 BMSR 100 110 10 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDRA 800 675 -125 -15.62
2 TFCO 635 545 -90 -14.17
3 TRST 400 360 -40 -10.00
4 JAWA 124 112 -12 -9.68
5 LPLI 158 144 -14 -8.86
6 INTD 159 145 -14 -8.81
7 MPRO 790 725 -65 -8.23
8 AHAP 62 57 -5 -8.06
9 BUKK 1,770 1,630 -140 -7.91
10 GLOB 420 390 -30 -7.14
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MAMI 130 139 9 6.92
3 MNCN 1,285 1,275 -10 -0.78
4 MSIN 466 466 0 0.00
5 TFAS 180 278 98 54.44
6 BMTR 364 354 -10 -2.75
7 HMSP 2,290 2,330 40 1.75
8 PGAS 2,050 2,180 130 6.34
9 GGRM 54,600 54,625 25 0.05
10 ERAA 1,860 1,980 120 6.45