Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,23% terhadap Yuan pada level 7,10 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,86% terhadap Dollar AS pada level 16.450 IDR/USD.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,19% pada level 23.085.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,57% pada level 2.734.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,75% pada level 2.437.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 4,02% pada level 5.444.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 4,50% pada level 18.065.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 3,94% pada level 1.685.

Akun Jokowi Diserbu Komentar Darurat Asap

Akun Jokowi Diserbu Komentar Darurat Asap - Warta Ekonomi

Wilayah di Kalimantan dan Sumatera diselimuti kabut asap tebal sejak beberapa waktu lalu karena meluasnya kebakaran lahan dan hutan yang didominasi di wilayah Riau. Akibat kondisi itu, warganet menyampaikannya kepada Presiden Joko Widodo melalui media sosial.

Pada kolom komentar di foto terakhir yang diunggah Jokowi dalam akunnya di Instagram, banyak warganet meminta tolong kepada Kepala Negara untuk segera melakukan tindakan agar kabut asap di wilayah mereka bisa diatasi segera. Kabut asap di beberapa wilayah tersebut bahkan sudah berada pada level berbahaya hingga membuat mata pedih, sesak napas, iritasi kulit hingga mual dan muntah.

Tak cuma itu, tebalnya kabut asap mengganggu aktivitas di luar ruangan, termasuk mengganggu penerbangan. Bahkan, hewan ternak seperti ayam banyak yang mati lantaran menghirup udara buruk.

Beberapa wilayah yang terdampak pun sudah meliburkan peserta didiknya. Misalnya, di Kalimantan Tengah, gubernurnya telah mengeluarkan instruksi untuk meliburkan sekolah dari jenjang TK hingga SMP, mengingat kondisi asap yang dalam dalam kondisi sangat berbahaya bagi kesehatan peserta didik di wilayah tersebut.

"Kalimantan sedang darurat asap," tulis salah satu warganet.

"Pak Jokowi-Maruf & Pak Gubernur Riau tolong, masyarakat di Riau sudah sesak napas karena bencana asap. Kepemimpinan yang kuat dan efektif sangat dibutuhkan. Please save our children," tulis warganet lain.

"Asap di Riau dan Kalimantan sudah mencapai level bahaya, mohon bantuannya Pak Jokowi dan mohon bantuan juga dari semua kalangan," tulis lainnya.

Bahkan, beberapa warganet minta Jokowi menghubungi Gubernur Riau, Syamsuar yang saat ini berada di Thailand. "Pak, tolong telepon Gubernur Riau, kampungnya darurat asap ditinggal ke Thailand,” tulis warganet.

Sementara itu, tanda pagar #IndonesiaDaruratAsap menjadi trending topic di jagat Twitter, setelah sebelumnya #SaveRiauDariKebakaranHutan.

"Tolong semua yang lihat tweet ini doakan kami semua yang ada di Kalimantan, Riau, dan kota lainnya yang kena kabut asap semoga sehat selalu karena ini buat napas aja udah sesak banget. Mohon doanya semua #IndonesiaDaruratAsap," tulis salah satu pengguna Twitter.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: kabut asap, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Rony Muharrman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,382.32 4,336.42
British Pound GBP 1.00 20,417.60 20,206.27
China Yuan CNY 1.00 2,329.85 2,305.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,495.07 16,330.94
Dolar Australia AUD 1.00 10,106.53 10,001.07
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.41 2,106.16
Dolar Singapura SGD 1.00 11,590.13 11,470.77
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,164.37 17,982.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,838.74 3,786.45
Yen Jepang JPY 100.00 15,300.13 15,145.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64