Portal Berita Ekonomi Selasa, 15 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,07% pada level 26.503
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,31% pada level 3.114
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,56% pada level 2.991
  • 16:22 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,12% terhadap USD pada level 7,0763 Yuan/USD
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,19% terhadap USD pada level Rp. 14.166/USD
  • 14:35 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,87% pada level 22.207
  • 14:34 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,04% pada level 2.068

Dituntut Ratusan Mahasiwa Soal Asap, Gubernur Sumsel Ogah Mundur

Dituntut Ratusan Mahasiwa Soal Asap, Gubernur Sumsel Ogah Mundur - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru sesumbar menolak mundur dari jabatannya atas penanganan kebakaran hutan yang melanda wilayah itu.

Baca Juga: Gubernur Riau Lebih Pilih Plesiran Ketimbang Urus Warga yang Hampir Mati Terkena Asap?

Hal itu dikatakan Herman menanggapi tuntutan dari massa mahasiswa yang menggelar aksi demo di depan Kantor Gubernur Sumsel.

"Tidak ada yang bisa menjamin Karhutla tidak terjadi tahun depan, itu semua kekuasaan Tuhan, kami hanya bisa mencegah dan memadamkan ketika terjadi kebakaran, saya tidak mau mundur kalau tuntutannya seperti itu," pungkas Herman Deru di hadapan peserta aksi.

Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Aliansi Sumsel Melawan Asap (G.ASMA) menyuarakan enam tuntutan terkait karhutla dan asap di Kantor Gubernur Sumsel, sempat terjadi kericuhan karena mahasiswa menginginkan Herman Deru datang langsung menemui peserta aksi.

"Tuntutan pertama, tangkap, adili, dan cabut izin perusahaan pembakar lahan di Sumatera Selatan," kata Koordinator aksi sekaligus Presiden Mahasiswa, Ni'matul Hakiki Vebri Awan saat orasi.

Tuntutan kedua, kata dia, tindak tegas oknum pembakar lahan di Sumsel menurut Perda no.08 tahun 2016 pasal 17 dan 18 dan atau UU nomor 32 tahun 2009.

Tuntutan ketiga pihaknya meminta aturan hukum terkait pembukaan lahan di Sumatera Selatan sesuai pasal 56 UU 39 tahun 2014, tuntutan keempat pihaknya meminta pembentukan tim gugus tugas untuk mitigasi bencana karhutla serta pengawasan lahan gambut dan lahan yang rentan terbakar.

Lalu tuntutan kelima, memfasilitasi pelayanan kesehatan masyarakat yang terkena dampak penyakit akibat karhutla secara gratis, dan tuntutan keenam Herman Deru diminta menerbitkan Surat Keputusan Gubernur tentang kewajiban pencegahan karhutla oleh setiap perusahaan yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan hidup berkaitan dengan karhutla.

"Jika tuntuan G.ASMA tidak terpenuhi dan tragedi asap terulang kembali 2020 dan seterusnya, maka Gubernur Sumatera Selatan siap mundur dari jabatannya," ujar Ni'matul.

Baca Juga

Tag: kabut asap, Sumatera Selatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Mushaful Imam

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 17,916.85 17,735.76
China Yuan CNY 1.00 2,010.37 1,989.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.43 9,536.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.32 1,793.18
Dolar Singapura SGD 1.00 10,382.63 10,274.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,670.14 15,512.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.63 3,359.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,119.18 12,987.45

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48