Portal Berita Ekonomi Selasa, 15 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,07% pada level 26.503
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,31% pada level 3.114
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,56% pada level 2.991
  • 16:22 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,12% terhadap USD pada level 7,0763 Yuan/USD
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,19% terhadap USD pada level Rp. 14.166/USD
  • 14:35 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,87% pada level 22.207
  • 14:34 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,04% pada level 2.068

Gurita Bisnis Alibaba di Indonesia

Gurita Bisnis Alibaba di Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perusahaan teknologi raksasa asal China, Alibaba Group Holding Limited memiliki banyak cengkraman bisnis di dunia, salah satunya Indonesia. Sejak tahun 2015, Alibaba mulai melanglang buana menjajaki bisnis di Tanah Air.

Mulai dari investasi, ekspansi, hingga akuisisi. Sampai saat ini, pergerakan bisnis perusahaan yang dibesut Jack Ma tersebut semakin melebar, berikut di antaranya::

Memiliki Saham di Tokopedia

Melalui investasi, Alibaba memiliki saham di salah satu e-commerce besutan anak negeri, Tokopedia. Perusahaan milik William Tanuwijaya itu mendapatkan suntikan dana segar sebesar US$1,1 miliar atau sekitar Rp14 triliun dari Alibaba pada 2017 silam.

Baca Juga: Ditinggal Jack Ma, Apa Kabar Alibaba?

Berkat investasi tersebut, menjadikan Alibaba sebagai pemegang saham minoritas di Tokopedia. Kerja sama ini diyakini mempermudah para penjual dan para mitra Tokopedia untuk mengembangkan usahanya ke seluruh daerah di Indonesia.

Saham di Lazada

Apabila di Tokopedia menjadi pemegang saham minoritas, Alibaba menjadi pemegang saham mayoritas di e-commerce Lazada. Di tahun 2016, Alibaba mengakuisisi 67 persen saham Lazada yang berbasis di Asia Tenggara senilai US$1 miliar atau sekitar Rp1 triliun. Akuisisi ini menjadikan perusahaan sebagai pemegang saham mayoritas di enam negara termasuk Indonesia.

Tak hanya akuisisi, Alibaba juga berinvestasi di Lazada Group pada Juni 2017 dengan dana sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp28 triliun. Di tahun selanjutnya, Alibaba kembali menggelontorkan uang US$2 miliar untuk Lazada.

Baca Juga: E-Commerce Ini Tunjuk Mantan Petinggi Lazada Jadi CMO, Ternyata...

Kerja sama dengan Perusahaan Logistik, J&T Express

Setelah bidang e-commerce, di tahun 2017, Ma tertarik menjalin kerja sama dengan perusahaan logistic, J&T Express. Dengan kerja sama tersebut, lahirlah anak perusahaan bernama J&T Alibaba. J&T Alibaba fokus terhadap UKM furnitur, pertanian, makanan, minuman, serta barang kerajinan tangan.

Investasi di Layanan Uang Elektronik, True Money

Pada November 2016 lalu, Ant Financial sempat memberikan pendanaan kepada perusahaan Ascend Money yang merupakan induk perusahaan dari layanan uang elektronik True Money. True Money sendiri telah hadir di Indonesia sejak September 2015 usai mengakuisisi pemilik lisensi e-money di Indonesia, Witami Tunai Mandiri.

Merger HelloPay

HelloPay merupakan layanan pembayaran milik Lazada Group. Ant Financial selaku pengelola Alipay melakukan merger dengan HelloPay Group pada 2017. Setelah merger dilakukan, HelloPay mengganti nama menjadi Alipay dengan embel-embel nama negara tempat beroperasi seperti Alipay Indonesia, Alipay Filipina, Alipay Malaysia, dan Alipay Singapura.

Baca Juga

Tag: Alibaba Group Holding Limited, PT Tokopedia, PT ECart Services Indonesia (Lazada), J&T Express, Ant Financial Services Group, Alipay

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Bloomberg

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 17,916.85 17,735.76
China Yuan CNY 1.00 2,010.37 1,989.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.43 9,536.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.32 1,793.18
Dolar Singapura SGD 1.00 10,382.63 10,274.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,670.14 15,512.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.63 3,359.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,119.18 12,987.45

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48