Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,13% di akhir sesi I.
  • 09:29 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,15% pada level 2.981
  • 09:28 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 0,05% pada level 3.124
  • 09:27 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 0,46% pada level 26.971
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,07% di awal sesi I.
  • 08:13 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,70 US$/barel
  • 08:12 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,88 US$/barel
  • 08:11 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.492 US$/troy ounce
  • 08:10 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,08% terhadap dollar AS pada level Rp 14.144 per US$
  • 08:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/US$
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Poundsterling pada level 1,2864 US$/Pound
  • 08:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1128 US$/Euro
  • 07:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,57% pada level 22.579
  • 07:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,39% pada level 2.086
  • 07:42 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,28% pada level 2.997

Selain ISPA, Dampak Kabut Asap Juga Sebabkan Impotensi

Selain ISPA, Dampak Kabut Asap Juga Sebabkan Impotensi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kabut asap saat ini masih menyelimuti daerah Pekanbaru dan sebagian Kalimantan. Masyarakat yang berada di sana dihadapkan pada masalah kesehatannya. Tak hanya soal pernapasan, tapi juga kejantanan. Menurut penelitian di Universitas Guangzhou, China, paparan polusi termasuk kabut asap kebakaran, berakibat langsung ke Mr P atau impotensi. Kemampuan alat kelamin dalam ereksi dianggap menurun karena paparan polusi tersebut.

 

Menurut World of Buzz, studi ini dilakukan pada tikus sehat berumur 12 minggu yang dipecah menjadi empat kelompok, terdiri dari 10 ekor dan mereka terpapar pada level polusi yang berbeda selama periode tiga bulan.

 

Baca Juga: 400 Orang Meninggal, Vape Resmi Dilarang di Amerika Serikat

 

terbukti-kebiasaan-merokok-memperkecil-ukuran-penis-Al8Y5Tq4ZU.jpg

 

Penelitian ini dilakukan untuk mengukur hubungan antara polusi udara dan impotensi. Hasilnya menunjukkan, semakin lama tikus terpapar polusi, semakin banyak masalah yang timbul. Kelompok kontrol di sini ialah tikus yang tidak terpapar polusi sama sekali, sedangkan tiga kelompok lainnya dipaksa menghirup polusi selama dua jam, empat jam, dan enam jam sehari, lima hari seminggu, masing-masing. 

 

Selama penelitian dilakukan, konsentrasi massa partikulat (PM) PM1, PM2.5, dan PM10 masing-masing adalah 1,43 ± 0,036, 1,45 ± 0,033, dan 1,47 ± 0,037 mg/m3. Usai selama tiga bulan pengujian, para peneliti menguji fungsi ereksi menggunakan stimulasi listrik dan fungsi paru-paru dengan Forced Pulmonary Manuever System.

 

Menurut hasil, peneliti menemukan, tikus yang terpapar polusi selama empat atau enam jam memiliki pengurangan fungsi ereksi yang signifikan dalam hal tekanan intracavernous (ICP). Untuk tikus dalam kelompok empat jam, ICP mereka berkurang sebanyak 38,6% sementara tikus dalam kelompok enam jam menunjukkan penurunan 45,6% dibandingkan dengan kelompok kontrol.

 

Mengenai dengan penemuan tersebut, peneliti beralasan, penurunan kinerja seksual ini kemungkinan disebabkan oleh peradangan sistemik, disfungsi paru, dan berkurangnya kadar oksida nitrat sintase dalam jaringan ereksi yang dapat menyebabkan disfungsi ereksi.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Impotensi, Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 18,259.33 18,072.02
China Yuan CNY 1.00 2,008.98 1,988.14
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,707.33 9,607.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.83 1,793.66
Dolar Singapura SGD 1.00 10,415.35 10,310.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,812.25 15,649.28
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,398.06 3,361.84
Yen Jepang JPY 1.00 13,091.39 12,959.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6181.014 11.422 658
2 Agriculture 1351.502 13.001 20
3 Mining 1588.875 -8.507 48
4 Basic Industry and Chemicals 901.699 10.902 74
5 Miscellanous Industry 1182.166 38.832 50
6 Consumer Goods 2162.045 -14.721 54
7 Cons., Property & Real Estate 503.119 -1.174 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1204.532 -3.235 75
9 Finance 1246.666 1.250 90
10 Trade & Service 805.462 3.941 165
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 980 1,225 245 25.00
2 KBLV 330 410 80 24.24
3 SSTM 402 492 90 22.39
4 JSKY 430 515 85 19.77
5 BRAM 14,000 16,675 2,675 19.11
6 WICO 480 565 85 17.71
7 ABBA 160 182 22 13.75
8 TELE 326 364 38 11.66
9 MINA 1,570 1,730 160 10.19
10 HERO 710 780 70 9.86
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 246 202 -44 -17.89
2 KRAH 1,125 930 -195 -17.33
3 TFCO 384 332 -52 -13.54
4 ANDI 1,815 1,630 -185 -10.19
5 POOL 2,000 1,800 -200 -10.00
6 CMNP 2,130 1,935 -195 -9.15
7 OPMS 270 246 -24 -8.89
8 INAF 1,140 1,040 -100 -8.77
9 TIRA 232 212 -20 -8.62
10 NOBU 940 860 -80 -8.51
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 220 232 12 5.45
2 KPIG 139 140 1 0.72
3 TELE 326 364 38 11.66
4 ABBA 160 182 22 13.75
5 FREN 159 161 2 1.26
6 TCPI 6,175 6,125 -50 -0.81
7 TARA 755 765 10 1.32
8 BBRI 3,990 4,050 60 1.50
9 OPMS 270 246 -24 -8.89
10 ERAA 1,590 1,695 105 6.60