Portal Berita Ekonomi Selasa, 15 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. GOLD - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.488 USD/troy ounce
  • 20:31 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,21 USD/barel
  • 20:30 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,42 USD/barel
  • 20:28 WIB. Valas - Dollar menguat 0,04% terhadap Yen pada level 108,44 Yen/USD
  • 20:27 WIB. Valas - Dollar melemah 0,28% terhadap Poundsterling pada level 1,2643 USD/Pound
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar menguat 0,27% terhadap Euro pada level 1,0997 USD/Euro
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,07% pada level 26.503
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,31% pada level 3.114
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,56% pada level 2.991
  • 16:22 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,12% terhadap USD pada level 7,0763 Yuan/USD
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,19% terhadap USD pada level Rp. 14.166/USD
  • 14:35 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,87% pada level 22.207
  • 14:34 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,04% pada level 2.068

Industri Tambang Butuh Tenaga Kompeten

Industri Tambang Butuh Tenaga Kompeten - Warta Ekonomi
WE Online, Bandung -

Industri pertambangan di Indonesia, harus diisi oleh para pekerja yang sebagian besar kompeten dibidangnya. 

Presiden Direktur PT Amman Mineral Rahmat Makasau mengatakan pihaknya memberikan kesempatan pekerjaan bagi lulusan universitas maupun perguruan tinggi yang siap berkontribusi untuk bidang pertambangan maupun bidang managemen lainnya.

"Saat ini kami sangat membutuhkan para lulusan di bidang pertambangan, dengan mempunyai kemampuan khusus di bidang pertambangan, handal serta memiliki integritas tinggi," katanya kepada wartawan di kampus Widyatama Bandung, Jumat (20/9/2019).

Baca Juga: Garap Tambang di Kaltim, Seam Group Gandeng XCMG

Baca Juga: Memanfaatkan Energi Terbarukan, Mewujudkan Praktik Tambang Berkelanjutan

Rahmat mengungkapkan kegiatan tambang dinilai kerap menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Namun, fenomena itu bisa diatasi salah satunya dengan menyerap sebanyak-banyaknya pekerja tambang yang memahami tentang peraturan pertambangan yang berlaku.

"Para pekerja tambang bukan hanya lulusan pertambangan saja namun juga para ahli hukum, teknologi, lingkungan dan lainnya, yang masih berkaitan,” ujar Rahmat.

Saat ini pelajar yang ingin berkiprah di pertambangan banyak, dan PT Amman selalu membuka kesempatan kepada para lulusan akademi. "Untuk bekerja di perusahaan kami, dan tantangan di pertambangan ada namun hal itu tentunya dapat dihadapi seiring dengan waktu dan integritas pekerja," tambah Rahmat.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Widyatama, Obsatar Sinaga mengatakan pihaknya terus berupaya menyiapkan SDM sarjana yang mumpuni sehingga bisa berkonstribusi dalam pelaksanaan operasi tambang maupun bidang IT dan Managemen yang berkaitan dengan perusahaan pertambangan.

“Kita tergetkan pasca lulus sudah diterima bekerja, salah satunya dalam sektor pertambangan ini." kata Obsatar.

Dia menilai, industri pertambangan di Indonesia merupakan penyumbang besar untuk pendapatan negara, dapat terus berkembang dan berbanding lurus dengan kesiapan SDM, sehingga bisa tetap menjaga lingkungan dengan memaksimalkan potensi alam.

Saat ini, Widyatama belum memiliki prodi pertambangan, maka akan disiapkan SDM yang siap kerja dan mumpuni di bidang lainnya.

“Kita baru pertama bekerja sama dengan perusahaan tambang dengan Amman Mineral, namun untuk perusahaan lain sudah sekitar 40 perusahaan, dan lulusan Widyatama selalu diserap oleh perusahaan tersebut setiap tahunnya," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Pertambangan, Tenaga Kerja

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 17,916.85 17,735.76
China Yuan CNY 1.00 2,010.37 1,989.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.43 9,536.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.32 1,793.18
Dolar Singapura SGD 1.00 10,382.63 10,274.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,670.14 15,512.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.63 3,359.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,119.18 12,987.45

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48