Portal Berita Ekonomi Jum'at, 18 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:13 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,70 US$/barel
  • 08:12 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,88 US$/barel
  • 08:11 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.492 US$/troy ounce
  • 08:10 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,08% terhadap dollar AS pada level Rp 14.144 per US$
  • 08:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/US$
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Poundsterling pada level 1,2864 US$/Pound
  • 08:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1128 US$/Euro
  • 07:44 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,57% pada level 22.579
  • 07:43 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,39% pada level 2.086
  • 07:42 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,28% pada level 2.997
  • 07:39 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,09% pada level 27.025
  • 07:38 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,40% pada level 8.156

Video Viral! Tampilan Langit Jambi Bak Merah Darah Bikin Ngeri!

Video Viral! Tampilan Langit Jambi Bak Merah Darah Bikin Ngeri! - Warta Ekonomi
WE Online, Jambi -

Kondisi kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi, terutama di kawasan Puding, Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi, tidak seperti biasanya. Bagaimana tidak, siang hari sudah seperti matahari beranjak senja.

Langit tidak tampak lagi. Situasi yang ada, kepulan debu bercampur kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih belum teratasi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sabtu (21/9/2019), karhutla terjadi di kawasan PT Bara Eka Prima (BEP) dan PT Pesona Belantara Persada (PBP), dan sudah terjadi sejak satu pekan ini.

Baca Juga: Gawat! Asap Karhutla Indonesia Sampai ke Filipina

Ironisnya, kendaraan bermotor yang melintasi jalan tersebut harus menggunakan lampu jauh agar jalan gelap yang dilalui bisa ditembus.

Meski demikian, di tengah kondisi udara yang tidak sehat, Satuan Tugas Karhutla Jambi tidak putus asa berusaha memadamkan api, meski dengan peralatan seadanya.

Hal ini diakui Dandim 0415/Batanghari Letkol Inf J Hadiyanto. Saat dikonfirmasi, ia menegaskan Satgas Karhutla terus berjibaku memadamkan api di lokasi Puding.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jambi M Zakir mengakui kondisi di Puding gelap akibat tertutup kabut asap dari kebakaran lahan.

Baca Juga: Asap Pekanbaru Membaik, Polri: Langit Sudah Biru

"Ya gelap. Dak bisa kirim foto atau menelepon, sinyalnya dak tersambung," ujarnya singkat.

Dia menambahkan, kebakaran lahan di Puding, Kabupaten Muarojambi, sudah terjadi sejak satu pekan ini.

"Kita berharap bisa turun hujan sehingga kebakaran lahan bisa teratasi," tuturnya.

Sementara Gubernur Jambi Fachrori Umar mengharapkan seluruh pihak terkait dan masyarakat membantu serta terlibat pencegahan karhutla.

"Kami telah memantau dari udara. Tidak terlalu terlihat, tetapi ketika kita berada di lapangan, kita melihat kondisi nyata. Kita berharap segera datang hujan," harapnya.

Baca Juga: Indonesia 'Tidak Mau Dilecehkan' Malaysia-Singapura Soal Karhutla

Dia juga mengatakan pemerintah telah melakukan beberapa upaya, termasuk Salat Istisqa untuk meminta hujan, dan akan mengumpulkan pihak perusahaan.

"Kita akan mengumpulkan perusahaan-perusahaan untuk saling bertemu mencari solusi agar kejadian ini tidak terjadi lagi. Kita harus bekerja dan bersinergi untuk mencegah hal ini," papar Fachrori.

Ia menyatakan sudah melibatkan semua pihak, mulai perusahaaan, bupati, wali kota, camat, lurah, sampai tingkat desa.

"Kita harus bersinergi mengatasi permasalahan ini, karena sangat merugikan semua pihak, terutama masyarakat," jelas Fachrori.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Karhutla, kabut asap, Kebakaran Hutan, kebakaran di Jambi, Berita Viral, Viral

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Aji Styawan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,797.39 3,759.40
British Pound GBP 1.00 18,267.89 18,084.71
China Yuan CNY 1.00 2,007.25 1,986.44
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,242.86 14,101.14
Dolar Australia AUD 1.00 9,669.48 9,571.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,815.67 1,797.54
Dolar Singapura SGD 1.00 10,405.36 10,298.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,781.09 15,619.83
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,401.69 3,365.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,094.47 12,960.61

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6181.014 11.422 658
2 Agriculture 1351.502 13.001 20
3 Mining 1588.875 -8.507 48
4 Basic Industry and Chemicals 901.699 10.902 74
5 Miscellanous Industry 1182.166 38.832 50
6 Consumer Goods 2162.045 -14.721 54
7 Cons., Property & Real Estate 503.119 -1.174 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1204.532 -3.235 75
9 Finance 1246.666 1.250 90
10 Trade & Service 805.462 3.941 165
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 980 1,225 245 25.00
2 KBLV 330 410 80 24.24
3 SSTM 402 492 90 22.39
4 JSKY 430 515 85 19.77
5 BRAM 14,000 16,675 2,675 19.11
6 WICO 480 565 85 17.71
7 ABBA 160 182 22 13.75
8 TELE 326 364 38 11.66
9 MINA 1,570 1,730 160 10.19
10 HERO 710 780 70 9.86
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 246 202 -44 -17.89
2 KRAH 1,125 930 -195 -17.33
3 TFCO 384 332 -52 -13.54
4 ANDI 1,815 1,630 -185 -10.19
5 POOL 2,000 1,800 -200 -10.00
6 CMNP 2,130 1,935 -195 -9.15
7 OPMS 270 246 -24 -8.89
8 INAF 1,140 1,040 -100 -8.77
9 TIRA 232 212 -20 -8.62
10 NOBU 940 860 -80 -8.51
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 220 232 12 5.45
2 KPIG 139 140 1 0.72
3 TELE 326 364 38 11.66
4 ABBA 160 182 22 13.75
5 FREN 159 161 2 1.26
6 TCPI 6,175 6,125 -50 -0.81
7 TARA 755 765 10 1.32
8 BBRI 3,990 4,050 60 1.50
9 OPMS 270 246 -24 -8.89
10 ERAA 1,590 1,695 105 6.60