Portal Berita Ekonomi Kamis, 09 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,86% di awal sesi I.
  • 08:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.647 USD/troy ounce.
  • 08:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 33,68 USD/barel.
  • 08:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 26,22 USD/barel.
  • 08:27 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 3,41% pada level 2.749.
  • 08:26 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 3,44% pada level 23.433.
  • 08:25 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 2,58% pada level 8.090.

Mau Hujan Angin, Mau Makan atau Tidak Makan, Mahasiswa Papua Jangan Pulang Dulu ke Papua!

Mau Hujan Angin, Mau Makan atau Tidak Makan, Mahasiswa Papua Jangan Pulang Dulu ke Papua! - Warta Ekonomi
WE Online, Jayapura -

Mantan Ketua Gereja Sinode Papua, Pendeta Alberth Yoku, sangat menyayangkan kembalinya sekitar ratusan mahasiswa asal Papua dari kota studinya.

Pdt Alberth Yoku yang juga ketua tim 61 Tokoh Papua yang bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu di Istana Negara ini menyebut, harusnya para mahasiswa yang pulang ke Papua itu ingat akan masa depannya.

"Mereka harus ingat, masa depan Papua itu adalah mereka. Ijazah itu sangat penting," katanya, Sabtu (21/9/2019). 

Baca Juga: Tingkatkan Kapasitas Produksi, Pasific Paint Perluas Distribusi hingga Papua

Ia mengakui, sebelum bertemu Presiden Jokowi, pihaknya telah bertemu berbagai mahasiswa dari seluruh Indonesia. Ia mengatakan, mereka memiliki prinsip diutus orang tua untuk menempuh pendidikan tinggi dengan harapan mendapat ijazah untuk masa depan.

"Harus diikuti prinsip itu. Bersusah-susah dahulu baru senang kemudian. Mau hujan anginkah, makan tidak makan harus berjuang dulu. Ingat, orangtua ingin anaknya sukses," ucapnya.

Ia sangat menyayangkan para mahasiswa yang akibat provokasi mesti meninggalkan kota studinya.

"Dia (mahasiswa-red) harus berani mengambil keputusan untuk tidak ikut-ikutan. Harus diingat juga, kalau mau jadi seperti Bapak Lukas Enembe atau gubernur ke depan, tanpa ijazah maka tidak bisa menjadi pejabat. Mereka harus mengambil keputusan pribadi yang strategis untuk masa depannya," ujarnya.

Baca Juga: Tokoh Adat Suarakan Tuntutan, Hari ini Ada Aksi Lagi di Papua

Jika para mahasiswa tersebut memilih pulang dan terprovokasi, ia menyebut mereka telah mengorbankan masa depannya.

"Kalau mereka tidak mau pulang, ya dia mengorbankan masa depannya. Kalau mereka mau menjadi pegawai negeri ya ijazah yang menentukan. Semua dari situ, rugi sekali kalau mereka tidak melanjutkan studi," tuturnya.

Ia mengakui, dalam pertemuan 61 tokoh Papua dan Papua Barat dengan Presiden Jokowi melahirkan beberapa kesepakatan pemerintah. Kaitannya dengan mahasiswa, ke depan akan dibangun Asrama Mahasiswa Nusantara.

Baca Juga: Vanuatu dan Kepulauan Solomon Angkat Isu Papua ke Dewan HAM PBB

"Akan ada instruksi Presiden, para mahasiswa nanti akan ditangani pengurus yakni pemerintah setempat, ini yang kemudian disebut Asrama Nusantara. Sehingga tidak ada ego kedaerahan, ego suku, dan lainnya, namun menjadi ego nusantara," ucapnya.

Sekadar diketahui, ratusan mahasiswa Papua yang berada di berbagai kota studi, seperti Manado dan di wilayah Jawa, telah pulang ke Papua. Kepulangan mereka ini menyusul adanya Maklumat MRP dan seruan Gubernur Papua pascakasus persekusi di Surabaya lalu.

Kasus telah mulai redup dengan penetapan beberapa orang yang disinyalir menjadi pelaku persekusi. Namun, diduga akibat terkontaminasi dengan Kelompok KNPB, hingga gelombang kepulangan mahasiswa tersiar telah mencapai seribuan mahasiswa.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Papua, kerusuhan sara

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Fikri Yusuf

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,343.24 4,297.73
British Pound GBP 1.00 20,125.34 19,917.01
China Yuan CNY 1.00 2,311.19 2,286.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,326.23 16,163.78
Dolar Australia AUD 1.00 10,037.37 9,929.41
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,106.01 2,084.92
Dolar Singapura SGD 1.00 11,445.76 11,327.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,749.88 17,568.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,757.48 3,711.97
Yen Jepang JPY 100.00 15,012.63 14,859.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4626.695 -151.944 688
2 Agriculture 978.421 -34.066 22
3 Mining 1228.044 -34.552 49
4 Basic Industry and Chemicals 653.864 -23.079 78
5 Miscellanous Industry 727.043 -32.128 52
6 Consumer Goods 1697.996 -58.668 57
7 Cons., Property & Real Estate 334.365 -13.299 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 821.336 -31.949 78
9 Finance 991.588 -33.035 92
10 Trade & Service 600.535 -7.731 170
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 100 135 35 35.00
2 VINS 96 129 33 34.38
3 SBAT 105 141 36 34.29
4 RUIS 171 220 49 28.65
5 PYFA 173 220 47 27.17
6 MTPS 336 420 84 25.00
7 DFAM 322 402 80 24.84
8 AMFG 2,250 2,690 440 19.56
9 TIRA 274 324 50 18.25
10 HDFA 131 153 22 16.79
No Code Prev Close Change %
1 ENVY 100 93 -7 -7.00
2 PANS 1,000 930 -70 -7.00
3 PNIN 715 665 -50 -6.99
4 TKIM 5,300 4,930 -370 -6.98
5 AKRA 2,150 2,000 -150 -6.98
6 BALI 645 600 -45 -6.98
7 ITIC 4,300 4,000 -300 -6.98
8 CSRA 344 320 -24 -6.98
9 DOID 129 120 -9 -6.98
10 LMPI 86 80 -6 -6.98
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,030 2,820 -210 -6.93
2 BTPS 2,780 2,660 -120 -4.32
3 BBCA 28,275 28,175 -100 -0.35
4 BBNI 4,310 4,010 -300 -6.96
5 REAL 72 67 -5 -6.94
6 TLKM 3,220 3,110 -110 -3.42
7 IPCC 298 322 24 8.05
8 PURA 75 72 -3 -4.00
9 KAEF 1,275 1,340 65 5.10
10 BMRI 5,125 4,770 -355 -6.93