Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:58 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,14% di awal sesi I.
  • 08:49 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yuan pada level 7,0743 Yuan/US$
  • 08:48 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka positif 0,20% pada level 2.945
  • 08:47 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 0,33% pada level 26.813
  • 08:46 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,95% pada level 3.168
  • 08:05 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,08% terhadap Dollar AS pada level Rp 14.069 per US$
  • 08:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,06 US$/barel
  • 08:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,49 US$/barel
  • 08:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.483 US$/troy ounce
  • 07:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,67 Yen/US$
  • 07:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2971 US$/Pound
  • 07:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1154 US$/Euro
  • 07:20 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,52% pada level 2.075
  • 06:32 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,69% pada level 3.006
  • 06:31 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,21% pada level 26.827

Airbus: Maskapai Butuh 39 Ribu Pesawat Baru 20 Tahun Mendatang

Airbus: Maskapai Butuh 39 Ribu Pesawat Baru 20 Tahun Mendatang - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Airbus memprediksi akan ada kebutuhan 39.120 pesawat baru dalam 20 tahun mendatang. Pasalnya, maskapai-maskapai penerbangan saat ini menginginkan pesawat generasi terbaru yang hemat bahan bakar.

Lebih lanjut, produsen pesawat asal Eropa ini memperkirakan jumlah pesawat penumpang dan kargo di dunia akan bertambah hingga dua kali lipat pada 2038, dari hampir 23.000 saat ini menjadi sekitar 48.000.

"Pertumbuhan lalu lintas udara yang naik 4,3% per tahun menjadi pemicu peningkatan tersebut, dan akan mendorong pula kebutuhan atas 550.000 pilot baru dan 640.000 teknisi baru," tulis Airbus dalam pernyataan resminya belum lama ini.

Baca Juga: Bareng GMF, BAT Bangun Hanggar Tampung 24 Boeing dan Airbus

Airbus menyakini akan berkontribusi besar terhadap upaya dekarbonisasi progresif di industri transportasi udara, dan terhadap target pertumbuhan karbon netral mulai 2020.

"Pertumbuhan 4% per tahun menunjukkan ketahanan industri penerbangan dalam melalui guncangan ekonomi bertempo singkat dan isu-isu geopolitik. Perekonomian dapat berkembang pesat melalui transportasi udara. Orang dan barang sama-sama perlu terkoneksi," ujar Chief Commercial Officer and Head of Airbus International, Christian Scherer.

"Secara global, penerbangan komersial menstimulasi pertumbuhan PDB dan mendukung 65 juta mata pencaharian. Hal ini memperlihatkan manfaat yang diberikan bisnis kami terhadap masyarakat dan perdagangan global."

Airbus pun menyederhanakan segmentasinya dengan mempertimbangkan kapasitas, jarak, dan tipe misi. Contohnya, A321 jarak dekat masuk ke segmen pesawat small (S) dan A321LR atau XLR jarak jauh bisa dikategorikan dalam segmen medium (M).

Baca Juga

Tag: Airbus SAS, Pesawat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Airbus

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,766.84 3,729.16
British Pound GBP 1.00 18,337.11 18,153.25
China Yuan CNY 1.00 1,996.51 1,975.80
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,128.29 13,987.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,711.79 9,612.35
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.55 1,783.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.05 10,273.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,760.11 15,597.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,379.97 3,343.14
Yen Jepang JPY 1.00 13,005.88 12,872.92

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6198.987 7.040 659
2 Agriculture 1335.316 9.651 20
3 Mining 1590.926 2.398 48
4 Basic Industry and Chemicals 907.859 -2.236 74
5 Miscellanous Industry 1200.440 3.764 50
6 Consumer Goods 2118.599 17.332 54
7 Cons., Property & Real Estate 507.495 -0.600 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1208.713 -1.410 75
9 Finance 1260.988 0.498 90
10 Trade & Service 807.429 -1.845 166
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 1,225 1,530 305 24.90
2 KRAH 930 1,150 220 23.66
3 ABBA 183 218 35 19.13
4 BPII 8,000 9,500 1,500 18.75
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 NOBU 860 975 115 13.37
7 KONI 630 700 70 11.11
8 AGRS 175 194 19 10.86
9 OKAS 200 218 18 9.00
10 OPMS 212 230 18 8.49
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 197 157 -40 -20.30
2 INTD 228 191 -37 -16.23
3 CASS 620 545 -75 -12.10
4 RDTX 6,900 6,100 -800 -11.59
5 MINA 1,590 1,410 -180 -11.32
6 PALM 246 222 -24 -9.76
7 WICO 575 520 -55 -9.57
8 CLAY 5,525 5,025 -500 -9.05
9 MARI 252 230 -22 -8.73
10 ANDI 1,630 1,495 -135 -8.28
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 183 218 35 19.13
2 MNCN 1,270 1,325 55 4.33
3 MAMI 234 236 2 0.85
4 VIVA 93 93 0 0.00
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 FREN 165 160 -5 -3.03
7 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
8 BBRI 4,170 4,120 -50 -1.20
9 ERAA 1,880 1,790 -90 -4.79
10 JPFA 1,720 1,645 -75 -4.36