Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,27% terhadap Euro pada level 1,0818 USD/EUR.
  • 13:17 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yen pada level 111,59 JPY/USD.
  • 13:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.661 USD/troy ounce.
  • 13:13 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 57,08 USD/barel.
  • 13:12 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,18 USD/barel.
  • 12:03 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,19% di akhir sesi I.

Riset Stanchart: Indonesia Negara Perdagangan Terbesar ke-7 Dunia

Riset Stanchart: Indonesia Negara Perdagangan Terbesar ke-7 Dunia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Riset terbaru dari Standard Chartered memperlihatkan bahwa sejumlah negara memiliki potensi besar untuk pertumbuhan dagang di masa depan dengan lima negara dari ASEAN masuk dalam daftar 20 negara yang akan naik daun dalam bidang perdagangan internasional.

Riset terbaru yang dinamakan Trade20 ini menelaah 66 perekonomian dunia. Indonesia sendiri menempati posisi ketujuh dari 20 negara dengan potensi pertumbuhan dagang terbesar di dunia. Riset ini meneliti potensi pertumbuhan dagang tiap negara dengan menganalisis perubahan-perubahan di sejumlah rentang variabel yang luas dan dikelompokkan ke dalam tiga pilar utama yang diukur dengan bobot setara: kedinamisan ekonomi, kesiapan dagang, dan keragaman ekspor.

Indonesia, Vietnam, dan Thailand menunjukkan performa yang sangat baik di pilar kesiapan dagang yang mana pilar ini didefinisikan sebagai fondasi bagi pertumbuhan dagang masa depan. Nilai tinggi kesiapan dagang Indonesia dan Vietnam didorong oleh perbaikan-perbaikan dalam bidang infrastruktur dan kemudahan usaha. Pertumbuhan drastis Thailand dalam bidang e-commerce juga berkontribusi menaikkan peringkat negara tersebut.

Baca Juga: Janji Jeff Bezos: 2040, Amazon Jadi E-Commerce Raksasa Tanpa Polusi

Filipina dinilai baik dalam hal kedinamisan ekonomi berkat pertumbuhan ekspor dan produk domestik bruto-nya (PDB). Singapura juga dinilai baik dalam hal kedinamisan ekonomi mengingat berbagai upaya negara ini untuk terus meningkatkan potensi pertumbuhan dagang serta investasi langsung/foreign direct investment (FDI). Kelima negara tersebut dijuluki sebagai Akselerator ASEAN.

Untuk Indonesia sendiri, tingginya angka penilaian dalam hal kesiapan dagang, terutama didorong oleh pertumbuhan infrastruktur dan kemudahan menjalankan usaha. Khusus untuk pilar kesiapan dagang, Indonesia berada di peringkat kelima setelah China, India, Kenya, dan Pantai Gading.

Hal ini berkat kontribusi kenaikan signifikan dari ketersediaan peladen (server) internet yang aman dengan kenaikan sebesar 16.368% dari tahun 2013 ke 2018, serta 13% kenaikan pengguna internet di periode yang sama (sesuai data World Development Indicators dari Bank Dunia).

CEO Standard Chartered Bank Indonesia, Rino Donosepoetro, menyatakan laporan ini semakin membuktikan potensi kuat Indonesia untuk menjadi salah satu negara pengekspor utama dunia. Pertumbuhan ekspor Indonesia memang terus menunjukan peningkatan pada beberapa tahun belakangan ini. Pemerintah pun sedang menggarap berbagai inisiatif seperti membuat perjanjian dagang, berekspansi ke pasar non-tradisional dan berupaya menciptakan lingkungan dagang yang kondusif.

"Dengan pengalaman lebih dari 150 tahun di Indonesia dan sebagai satu-satunya bank internasional yang hadir di 10 negara ASEAN, Standard Chartered senantiasa bekerja erat dengan klien dan pemerintah untuk mendorong kapasitas ekspor Indonesia dengan menyediakan layanan trade services kelas dunia yang juga didukung oleh Straight2Bank, platform perbankan elektronik kami yang diperuntukan bagi nasabah korporasi untuk melakukan transaksi perdagangan online, 24 jam sehari dan telah mendapatkan berbagai penghargaan internasional," kata dia belum lama ini.

Baca Juga

Tag: Perdagangan

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Didik Suhartono

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5882.255 -60.232 682
2 Agriculture 1274.685 -18.467 22
3 Mining 1443.508 -11.390 49
4 Basic Industry and Chemicals 860.734 -22.263 77
5 Miscellanous Industry 1091.453 -10.546 51
6 Consumer Goods 1911.747 -25.787 57
7 Cons., Property & Real Estate 450.953 -4.923 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1021.452 3.971 78
9 Finance 1338.394 -10.794 92
10 Trade & Service 695.178 -9.022 168
No Code Prev Close Change %
1 MINA 67 90 23 34.33
2 BSSR 1,890 2,310 420 22.22
3 TALF 248 290 42 16.94
4 STTP 7,700 9,000 1,300 16.88
5 INTD 236 268 32 13.56
6 PRIM 292 330 38 13.01
7 JAWA 80 89 9 11.25
8 PEGE 134 149 15 11.19
9 RODA 58 64 6 10.34
10 DEAL 140 154 14 10.00
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 204 153 -51 -25.00
2 RELI 150 113 -37 -24.67
3 YPAS 298 228 -70 -23.49
4 TIRA 256 202 -54 -21.09
5 KICI 228 180 -48 -21.05
6 ASBI 298 240 -58 -19.46
7 OCAP 114 93 -21 -18.42
8 ITMA 400 330 -70 -17.50
9 PGLI 344 290 -54 -15.70
10 LMSH 282 242 -40 -14.18
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,475 1,440 -35 -2.37
2 TOWR 880 860 -20 -2.27
3 MDKA 1,300 1,340 40 3.08
4 BBCA 32,975 33,075 100 0.30
5 MKNT 50 50 0 0.00
6 DEAL 140 154 14 10.00
7 TLKM 3,630 3,690 60 1.65
8 TELE 177 156 -21 -11.86
9 BBRI 4,560 4,510 -50 -1.10
10 PGAS 1,555 1,525 -30 -1.93