Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:19 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,02% pada level 26.725
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,89% pada level 3.141
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,05% pada level 2.939
  • 16:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.490 USD/troy ounce
  • 16:14 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,11 USD/barel
  • 16:13 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,64 USD/barel
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1170 USD/Euro
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,2988 USD/Pound
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar menguat 0,13% terhadap Yen pada level 108,59 Yen/USD
  • 16:07 WIB. Valas - Yuan ditutup melemah 0,13% terhadap USD pada level 7,0725 Yuan/USD
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,47% terhadap USD pada level Rp. 14.080/USD 
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup menguat 0,11% di akhir sesi II.
  • 14:53 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,50% pada level 7.186
  • 14:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,25% pada level 22.548
  • 14:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,20% pada level 2.064

Go Online Bersama JNE

Go Online Bersama JNE - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

JNE telah berperan besar membantu para pelaku UKM di Indonesia untuk meraih kesuksesan di bisnis online.

Vita Karima (26 tahun), pemilik brand Tans Collection, tak mampu menyembunyikan rasa bahagia ketika mengisahkan kesuksesan dirinya dalam menjalani bisnis online. Beberapa kali ia tersenyum bangga seraya mengingat perjuangan membangun bisnis dari nol hingga besar seperti sekarang. Ia mengatakan Tans Collection mampu menjual 500 unit pakaian setiap kali merilis model terbaru. 

"Pada tahun 2013 saya cuma seorang reseller dari sebuah toko pakaian. Kemudian pada tahun 2014 saya mendapatkan momentum untuk memulai usaha dan membuat brand sendiri. Saat itu di Solo masih jarang ada online shop. Alhamdulillah, sejak tahun 2014 itu usaha saya terus berkembang, berkembang, dan berkembang," katanya sebagaimana dikutip Warta Ekonomi di Jakarta, Minggu (29/9/2019).

Baca Juga: Wajah JNE di Mata Milenial

Perempuan lulusan Universitas Sebelas Maret ini mengatakan dirinya memasarkan produk Tans Collection secara online di beberapa platform media sosial dan e-commerce. Pemasaran online telah membawa usahanya kepada pasar yang sangat luas. Ia mengatakan permintaan produk datang hingga dari pembeli yang berdomisili di luar Kota Solo.

Bahkan, ia juga memiliki pelanggan yang berdomisili di luar negeri yakni Amerika Serikat dan Kanada. Oleh sebab itu, ia sangat bergantung pada perusahaan jasa pengiriman barang dan logistik untuk mengantarkan produk Tans Collection kepada pelanggan.

Tentu saja, ia tidak bisa sembarang memilih perusahaan jasa logistik karena pelanggan menuntut kepastian dari sisi waktu pengiriman dan kualitas barang. Ia mengatakan dirinya bisa mendapatkan komplain dari pelanggan apabila pengiriman produk Tans Collection mengalami keterlambatan.

"Sejak memulai usaha pada tahun 2013 saya hanya menggunakan jasa ekspedisi JNE. Menurut saya, JNE banyak memberikan kemudahan dan kepastian," sebutnya.

Hal senada disampaikan oleh Mawan Tri Hananto (38 tahun) yang merupakan pemilik usaha Sidobatik. Ia mengatakan sangat mengandalkan layanan JNE untuk mengirim produk ke pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia. Ia menjelaskan sudah memakai jasa JNE sejak memulai usaha berbasis online pada tahun 2008 silam.

"Saya menggunakan jasa JNE sejak pertama kali jualan online pada tahun 2008. Hingga sekarang saya masih setia memakai jasa JNE," sebut pria asal Wonogiri ini.

Membantu UKM Go Online

Penulis buku berjudul Millenials Kill Everything, Yuswohady, mengakui jika JNE memiliki peran besar dalam membantu para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk menjalani bisnis online. Salah satu dukungan yang diberikan JNE kepada para pelaku UKM adalah komitmen untuk memberikan kualitas layanan dan solusi yang baik.

"Orang yang bisnis online itu banyak mengandalkan pengiriman melalui JNE karena para pelaku UKM ini puas dengan solusi dan layanan yang diberikan," katanya kepada Warta Ekonomi melalui sambungan telepon di Jakarta.

Yuswohady menjelaskan para pelaku UKM membutuhkan solusi pengiriman barang dan logistik yang bisa diandalkan karena faktor kepastian waktu pengiriman barang sangat penting di era e-commerce seperti saat ini. Ia mengatakan kepastian pengiriman berupa kemudahan untuk melacak kiriman barang dan ketepatan waktu penerimaan barang sesuai dengan estimasi pengiriman.

"Di era e-commerce ini para pelaku UKM sangat membutuhkan solusi pengiriman barang. Jangan sampai ada customer membeli tapi barang tidak sampai atau terlambat. Kalau sampai ini terjadi nanti yang dimarahi itu pemilik brand atau si pelaku UKM. Jadi, kualitas brand image pelaku UKM ini sangat bergantung kepada kinerja perusahaan logistik," sebutnya.

Ia menyarankan kepada JNE untuk terus meningkatkan mutu layanan (quality of service) kepada para pelaku UKM mengingat pertumbuhan bisnis online yang semakin pesat. Ia mengatakan kunci untuk meningkatkan mutu layanan adalah mendorong aspek customer experience dan customer service kepada para pelaku UKM.  

"Memang saya akui untuk meningkatkan quality of service itu tidak mudah. Perlu diingat karakter e-commerce itu sangat demanding. Jadi, level of quality di bisnis online itu pertama adalah produk dan kedua adalah pengiriman. Delivery itu artinya ketepatan waktu, barang tidak rusak, dan lain-lain. Nah, nyawa delivery itu ada di perusahaan logistik," paparnya.

Baca Juga: JNE Raih Penghargaan Tingkat Nasional dan Internasional

Adapun, Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi, mengatakan JNE memiliki komitmen untuk terus berinovasi guna selalu memenuhi kebutuhan pelanggan di era digital. Selain itu, ia mengatakan JNE terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat luas agar terbentuk ekosistem yang dapat menghasilkan kolaborasi berkesinambungan.

Saat ini JNE telah mencatat pengiriman lebih dari 20 juta paket pelanggan setiap bulan. Jumlah tersebut meningkat lebih dari 30% setiap tahun. 

"JNE didirikan dengan tujuan utama agar membawa manfaat bagi seluruh masyarakat, baik internal maupun eksternal perusahaan. Oleh karena itu, berbagai sektor dikembangkan agar selalu memberikan value added dalam setiap layanan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di era digital," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)

Penulis/Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/The Creative Exchange

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.67 3,748.79
British Pound GBP 1.00 18,334.21 18,148.97
China Yuan CNY 1.00 2,009.80 1,988.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,202.66 14,061.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,748.71 9,650.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.10 1,793.06
Dolar Singapura SGD 1.00 10,422.44 10,317.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,845.91 15,686.83
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.73 3,359.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,093.63 12,959.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6198.987 7.040 659
2 Agriculture 1335.316 9.651 20
3 Mining 1590.926 2.398 48
4 Basic Industry and Chemicals 907.859 -2.236 74
5 Miscellanous Industry 1200.440 3.764 50
6 Consumer Goods 2118.599 17.332 54
7 Cons., Property & Real Estate 507.495 -0.600 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1208.713 -1.410 75
9 Finance 1260.988 0.498 90
10 Trade & Service 807.429 -1.845 166
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 1,225 1,530 305 24.90
2 KRAH 930 1,150 220 23.66
3 ABBA 183 218 35 19.13
4 BPII 8,000 9,500 1,500 18.75
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 NOBU 860 975 115 13.37
7 KONI 630 700 70 11.11
8 AGRS 175 194 19 10.86
9 OKAS 200 218 18 9.00
10 OPMS 212 230 18 8.49
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 197 157 -40 -20.30
2 INTD 228 191 -37 -16.23
3 CASS 620 545 -75 -12.10
4 RDTX 6,900 6,100 -800 -11.59
5 MINA 1,590 1,410 -180 -11.32
6 PALM 246 222 -24 -9.76
7 WICO 575 520 -55 -9.57
8 CLAY 5,525 5,025 -500 -9.05
9 MARI 252 230 -22 -8.73
10 ANDI 1,630 1,495 -135 -8.28
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 183 218 35 19.13
2 MNCN 1,270 1,325 55 4.33
3 MAMI 234 236 2 0.85
4 VIVA 93 93 0 0.00
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 FREN 165 160 -5 -3.03
7 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
8 BBRI 4,170 4,120 -50 -1.20
9 ERAA 1,880 1,790 -90 -4.79
10 JPFA 1,720 1,645 -75 -4.36