Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:59 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 15:56 WIB. Valas -  Rupiah ditutup menguat 1,29% terhadap Dollar AS pada level 16.200 IDR/USD.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 2,12% pada level 24.253.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,05% pada level 2.820.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 3,77% pada level 2.563.
  • 15:53 WIB. Bursa -  Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,58% pada level 5.726.
  • 15:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 2,01% pada level 18.950.
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,77% pada level 1.823.

Ngeri Banget! Cepat atau Lambat Negara Kepulauan Seperti Indonesia Bakal Tenggelam Karena . . . .

Ngeri Banget! Cepat atau Lambat Negara Kepulauan Seperti Indonesia Bakal Tenggelam Karena . . . . - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Menurut laporan global dari Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), mencairnya lapisan es di Kutub Utara dan Kutub Selatan akan menambah volume air di permukaan laut. Peningkatan itu berjumlah lebih dari semester menjelang 2100, lima kali lebih cepat dari perkiraan para ilmuan di panel itu.

Parahnya, hal itu pun membuat kehidupan di lautan berkurang, mengeringnya sungai, hingga meningkatnya jumlah badai serta angin rebut di wilayah pantai.

“Sejumlah negara kepulauan (juga) diperkirakan akan tenggelam dan tak bisa dihuni lagi,” begitulah bunyi laporan itu, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Senin (30/9/2019).

Baca Juga: Antisipasi Dampak Perubahan Iklim, Kementan Bantu Sumur Suntik dan Lubang Biopori

Secara keseluruhan, laporan itu membahas dampak perubahan iklim karena manusia, berdampak kepada gletset, padang tundra, dan lautan.

Wakil Ketua IPCC, Ko Barret, “lautan berfungsi bak spons, menyerap gas karbondioksida dan panas untuk mengatur suhu bumi. Namun, lautan tak akan bisa terus melakukan itu.”

Jutaan orang pada pekan lalu mengadakan aksi mogok untuk memprotes pemanasan global, menuntut pengambilan tindakan secepatnya. Konferensi PBB soal iklim di New York pun dinilai sebagai omong kosong oleh banyak orang.

“Secara keseluruhan, perubahan-perubahan tersebut menunjukkan, lautan dan kawasan es telah menyerap panas karena perubahan iklim selama puluhan tahun,” tambah Barret.

Salah satu penulis laporan IPCC, Pakar Iklam Hans-Otto Porter, bahkan sejumlah kerusakan lingkungan tak mungkin lagi diperbaiki.

Di sisi lain, Pakar Iklim Prancis, Valerie Masson Delmotte menilai masih ada jalan jika semua orang mengambil langkah perbaikan guna mempertahankan kenaikan suhu agar tak melebihi dua derajat Celsius.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: Perubahan Iklim, Climate Change, United Nations Conference for Climate Change (COP-24 UNFCCC)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Unsplash/petradr

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,387.35 4,340.23
British Pound GBP 1.00 20,227.50 20,018.07
China Yuan CNY 1.00 2,329.48 2,304.68
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,492.05 16,327.95
Dolar Australia AUD 1.00 10,086.54 9,982.91
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.35 2,105.96
Dolar Singapura SGD 1.00 11,523.23 11,404.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,826.26 17,642.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,795.64 3,749.24
Yen Jepang JPY 100.00 15,160.92 15,005.93
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4778.639 -33.188 686
2 Agriculture 1012.487 28.878 22
3 Mining 1262.596 6.021 49
4 Basic Industry and Chemicals 676.943 -3.768 78
5 Miscellanous Industry 759.171 1.911 51
6 Consumer Goods 1756.664 -33.329 57
7 Cons., Property & Real Estate 347.664 -1.666 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 853.285 -17.792 78
9 Finance 1024.623 -3.220 92
10 Trade & Service 608.266 -0.049 170
No Code Prev Close Change %
1 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
2 MTPS 270 336 66 24.44
3 SQMI 200 248 48 24.00
4 ERAA 990 1,210 220 22.22
5 AMIN 284 342 58 20.42
6 MFIN 1,030 1,240 210 20.39
7 ESTA 105 125 20 19.05
8 GSMF 100 116 16 16.00
9 PPRO 50 58 8 16.00
10 BFIN 290 334 44 15.17
No Code Prev Close Change %
1 SSIA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 400 372 -28 -7.00
3 LTLS 488 454 -34 -6.97
4 MARI 158 147 -11 -6.96
5 TNCA 230 214 -16 -6.96
6 ATIC 720 670 -50 -6.94
7 DFAM 346 322 -24 -6.94
8 SKBM 346 322 -24 -6.94
9 HRME 464 432 -32 -6.90
10 INDS 1,740 1,620 -120 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 3,030 10 0.33
2 REAL 77 72 -5 -6.49
3 MNCN 1,050 1,040 -10 -0.95
4 TLKM 3,330 3,220 -110 -3.30
5 BBCA 28,675 28,275 -400 -1.39
6 BTPS 2,230 2,780 550 24.66
7 PPRO 50 58 8 16.00
8 WSKT 635 665 30 4.72
9 BBNI 4,290 4,310 20 0.47
10 ANTM 540 555 15 2.78