Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Muncul Petisi yang Menuntut Rilis Percakapan Presiden Ukraina dengan Putin

Muncul Petisi yang Menuntut Rilis Percakapan Presiden Ukraina dengan Putin Kredit Foto: Reuters
Warta Ekonomi, Kiev, Ukraina -

Sebuah petisi yang menuntut Presiden Ukraina, Vladimir Zelensky merilis transkrip panggilan teleponnya dengan pemimpin Rusia, Vladimir Putin muncul di Ukraina. Petisi itu turut diterbitkan di situs resmi Kepresidenan Ukraina.

"Mengingat skandal diplomatik terkait dengan panggilan telepon antara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan isi pembicaraan ini, khususnya, 'menggoda' Trump, mengkoordinasikan posisi pada beberapa kasus kriminal dan mengkritik para pemimpin Uni Eropa (UE) dan mantan Duta Besar AS, kami menuntut transkrip semua panggilan telepon antara Zelensky dan Putin dikeluarkan," bunyi petisi itu.

Melansir Tass pada Senin (30/9/2019), petisi online itu diketahui diluncurkan pada 28 September dan telah didukung oleh 57 suara. Zelensky harus mempertimbangkan peitisi itu seandainya menarik setidaknya 25 ribu tanda tangan dalam 90 hari.

Baca Juga: Terlibat Pemakzulan Donald Trump, Presiden Ukraina: Saya Tak Ikut Campur Pemilu AS

Klaim bahwa Trump telah memberikan tekanan pada Zelensky untuk membujuk Kiev agar secara tidak langsung membantunya mengamankan pemilihan kembali untuk masa jabatan kedua pada tahun 2020 memicu skandal di Washington.

Lawan Trump menuduh pemimpin AS berusaha untuk menekan Zelensky guna memulai penyelidikan terhadap Hunter Biden, yang ayahnya, mantan Wakil Presiden AS Joe Biden, yang merupakan salah satu lawan kuat Trump pada pemilihan presiden mendatang.

DPR AS yang dikendalikan Partai Demokrat menggunakan kecurigaan untuk meluncurkan prosedur pemakzulan terhadap Trump.

Awal pekan ini, atas seizin Kiev, Gedung Putih merilis transkrip percakapan antara Trump dan Zelensky. Ternyata Trump sama sekali tidak mendesak Zelensky untuk memerintahkan penyelidikan Hunter Biden dengan imbalan bantuan keuangan dan militer Washington ke Kiev.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Muhammad Syahrianto

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: