Portal Berita Ekonomi Senin, 28 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,79% pada penutupan sesi II.
  • 13:06 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,91 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,60 USD/barel.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Euro pada level 1,1626 USD/EUR.
  • 13:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Poundsterling pada level 1,2771 USD/GBP. 
  • 13:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,29% terhadap Yen pada level 105,27 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.856 USD/troy ounce.

Ada 172 Aplikasi Berbahaya di Android, Begini Cara Menghindarinya!

Ada 172 Aplikasi Berbahaya di Android, Begini Cara Menghindarinya!
WE Online, Surakarta -

Aplikasi berbahaya di Android meningkat dengan cepat saat ini, berdasarkan laporan dari para lembaga keamanan. Yang terbaru datang dari Peneliti Keamanan ESET, Lukas Stefanko yang merinci aplikasi berbahaya Google Play pada September lalu.

Analisis milik Stefanko menunjukkan adanya 172 aplikasi berbahaya dengan lebih dari 335 juta pemasangan yang ditemukan di toko aplikasi Google. Pemasangan aplikasi itu tentu jauh lebih lama dari September.

“Pada Agustus, saya melaporkan aplikasi spyware berbahaya muncul di Play Store dua kali. Itu terjadi setelah peneliti Trend Micro melaporkan aplikasi yang mengandung adware sudah diunduh 8 juta kali,” kata salah satu jurnalis Forbes, Kate O’Flaherty, dikutip Rabu (2/10/2019).

Baca Juga: Dear Pengguna Android, Cepat Uninstall 4 Aplikasi 'Made in China' Ini!

Sementara itu, pada Septemer lalu, kontributor Forbes, Zak Doffman melaporkan, aplikasi dengan lebih dari 500 juta unduhan ternyata mengandung adware berbahaya.

Adware sendiri jadi tipe serangan terbanyak, tersemat di dalam 48 aplikasi yang diunduh lebih dari 300 juta kali. Penipuan berlangganan jadi sektor lain yang perlu diperhatikan, ada di 15 aplikasi dengan 20 juta pemasangan. Selanjutnya, ada 57 aplikasi dengan total 14,5 juta pemasangan yang mengandung iklan tersembunyi.

Bagaimana Peran Google dalam Hal Ini?

Para pengguna Android khawatir kalau Google Play tak mengendalikan peredaran aplikasi-aplikasi berbahaya itu, menurut laporan Forbes.

Data aplikasi berbahaya itu menyoroti masalah yang sedang dihadapi oleh Google, menurut Peneliti Keamanan, Sead Wright. “Sayangnya, masalah seperti ini tampaknya makin buruk, langkah Google untuk menanganinya jadi satu hal yang menarik,” katanya.

Dengan banyaknya pemain di dalam ekosistem Android, ditambah dengan kebijakan toko aplikasi Google yang kurang ketat dibandingkan Apple, menghindari aplikasi berbahaya memerlukan kecermatan penggunanya.

Wright menyarankan pengguna untuk hanya memasang aplikasi yang digunakan sehari-hari. Pengguna juga perlu memerhatikan rincian izin yang diperlukan. “Jika Anda memasang aplikasi senter, tetapi meminta untuk mengakses kontak, itu artinya aplikasi tersebut berbahaya,” ujar Wright lagi.

Baca Juga

Tag: Aplikasi Berbahaya, Android, tips - ict

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Tech Crunch

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,008.27 3,968.17
British Pound GBP 1.00 19,195.16 19,002.67
China Yuan CNY 1.00 2,204.40 2,182.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,033.80 14,884.21
Dolar Australia AUD 1.00 10,612.36 10,505.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,939.82 1,920.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,929.70 10,819.37
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.83 17,314.80
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.56 3,569.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,266.27 14,120.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68