Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,79% di akhir sesi I.
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,22% di awal sesi I.
  • 08:10 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,24% terhadap Dollar AS pada level Rp 13.998 per US$
  • 08:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,83 US$/barel
  • 08:07 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,59 US$/barel
  • 08:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.492 US$/troy ounce
  • 08:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yen pada level 108,61 Yen/US$
  • 08:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,2916 US$/Pound
  • 08:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1134 US$/Euro
  • 07:55 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,54% pada level 22.760
  • 07:54 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,14% pada level 2.077
  • 07:53 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,28% pada level 3.004
  • 07:52 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,17% pada level 26.833
  • 07:51 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,19% pada level 8.119

Tips Kembangkan Dana di Peer to Peer Lending

Advertorial
Tips Kembangkan Dana di Peer to Peer Lending - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

 

Semakin majunya teknologi dan penetrasi penggunaan internet di Indonesia, tidak saja memunculkan instrumen investasi yang semakin beragam tetapi juga membuat yang namanya investasi itu makin mudah dan bisa dilakukan oleh semua orang. Sehingga definisi investasi tidak lagi bisa dikatakan mahal atau dilakoni oleh segelintir orang yang berduit saja.

Sekarang, salah satu instrumen investasi yang sedang tren di tengah-tengah masyarakat kita dan sedang dilirik oleh banyak mata adalah peer to peer lending. Spesifiknya, sebutan berinvestasi di peer to peer lending, yakni kembangkan dana di mana pihak yang memiliki dana lebih sebagai pemberi pinjaman kepada para pelaku usaha (UKM) disebut pendana atau lender, sedangkan pihak yang meminjam dana yang merupakan para pelaku usaha disebut peminjam atau borrower.

Perlu diketahui, yang dinamakan fintech peer to peer lending memiliki berbagai model bisnis. Ada yang bisnisnya bertujuan untuk consumer loan dan ada juga yang untuk business loan. Khusus untuk business loan, yang didanai pun beragam. Mulai dari UMKM, kemudian ada yang mendanai ibu-ibu rumah tangga yang ingin membangun usaha hingga perusahaan kelas menengah atas dengan minimal pinjaman usaha sebesar Rp75 juta dan maksimal sebesar Rp2 miliar.

Berikut ini adalah sejumlah tips penting yang perlu diperhatikan buat Anda yang pertama kali ingin menjadi pendana dan mengembangkan dananya di peer to peer lending

1. Platfom Sudah Terdaftar dan Berizin di OJK

Per 7 Agustus 2019, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mengumumkan, total jumlah penyelenggara fintech peer to peer lending terdaftar dan berizin sebanyak 127 perusahaan. Anda bisa mengecek selengkapnya dari website ojk.go.id sehingga dapat mencari aplikasi apa saja yang aman untuk menjadi platform pilihan Anda dalam mengembangkan dana. Salah satu platform yang dimaksud dan bertujuan untuk business loan adalah peer to peer lending Akseleran.

Untuk mengetahui informasi selengkapnya mengenai Akseleran, silahkan cek di website www.akseleran.co.id atau Anda bisa mengunduh aplikasinya dari Google Play Store untuk perangkat Android atau dari Apple App Stote untuk perangkat iOS dan melakukan registrasi. Teristimewa buat Anda yang pertama kali melakukan registrasi dengan menjadi pendana di Akseleran, jangan lupa menggunakan kode referal WE 100 untuk memperoleh saldo gratis sebesar Rp100.000.

2.Pilih Platform yang Paling Anda Gemari dan Bermanfaat

Untuk pemilihan platform mana yang akan Anda gunakan, tentu dibutuhkan proses riset. Tujuannya, agar Anda benar-benar yakin bahwa dana yang diberikan bermanfaat tidak saja buat Anda pribadi sebagai pendana melainkan juga buat pihak lain.

Sebut saja, Rei, salah satu karyawan BUMN yang kantornya berlokasi di Jakarta. Saat ini, Rei merupakan salah satu pendana di peer to peer lending Akseleran. Ada sejumlah alasan penting yang diungkapkapkannya, salah satunya dana yang diberikan dapat mendukung pertumbuhan UKM yang sedang membutuhkan tambahan modal usaha dan meningkatkan taraf perekonomian UKM itu sendiri melalui platform Akseleran.

Alasan lainnya, sebagai pendana di Akseleran, Fariz dapat mengembangkan dananya dengan memperoleh rata-rata imbal hasil sebesar 18%-21% per tahun dan waktu pengembalian pengembangan dana yang diperolehnya jelas serta transparan. Tak kalah penting adalah tingkat risiko di Akseleran terukur karena sudah ada proteksi asuransi kredit di kampanye pinjamannya.

3. Jangan Lupa Diversifikasi

Diversifikasi aset adalah hal penting yang tidak boleh dilupakan ketika berinvestasi, termasuk kepada para pendana yang ingin mengembangkan dananya di peer to peer lending. Ada yang melakukan diversifikasi di dua pendanaan yang berbeda atau lebih di dalam satu platform, juga dalam hal diversifikasi investasi melalui sejumlah instrumen investasi.

Albert, karyawan swasta yang bekerja di Medan, salah satu pendana di Peer to Peer Lending Akseleran yang selalu ingat untuk melakukan diversifikasi portofolio pinjaman. Misalnya, Albert memiliki dana sebesar Rp1 Juta maka dia melakukan penyebaran dananya tersebut di beberapa kampanye pinjaman yang sedang berlangsung di platform Akseleran. Yang memudahkan dia untuk mengembangkan dana di Akseleran, dapat dilakukan mulai dari Rp100.000. Apa yang dilakukannya sebagai salah satu langkah pencegahan risiko.

Daftar Sekarang Menjadi Pendana di Akseleran

Akseleran sudah terjamin keamanannya, karena selain terdaftar dan diawasi oleh OJK juga sudah tersertifikasi oleh ISO27001 Full Scope. Di samping itu, lebih dari 98% nilai portofolio pinjaman borrower di Akseleran adalah beragunan. Tercatat, pada awal Oktober 2019, Akseleran sudah menyalurkan total pinjaman secara kumulatif sebesar Rp736 miliar yang disalurkan kepada 1.600 pinjaman dengan jumlah pendana sudah lebih dari 200 ribu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk kamu yang tertarik menjadi pendana (lender) bisa langsung menghubungi Eben (+62811-9300443) atau Fariz (+62812-1111-9440) dan jika untuk peminjam (borrower) kamu bisa menghubungi Karina (+62815-1869-896) atau Emirza (+62812-8430-0520).

 

Baca Juga

Tag: Akseleran, Peer-to-Peer Lending

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/NordWood Themes

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,765.06 3,727.40
British Pound GBP 1.00 18,152.87 17,970.86
China Yuan CNY 1.00 1,993.57 1,972.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,121.25 13,980.75
Dolar Australia AUD 1.00 9,663.17 9,560.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.81 1,782.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,352.82 10,246.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,705.65 15,545.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,369.82 3,333.91
Yen Jepang JPY 100.00 13,035.40 12,904.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6257.806 32.309 659
2 Agriculture 1350.830 17.939 20
3 Mining 1608.809 18.668 48
4 Basic Industry and Chemicals 936.650 11.345 74
5 Miscellanous Industry 1204.625 1.298 50
6 Consumer Goods 2095.162 -5.964 54
7 Cons., Property & Real Estate 514.979 5.407 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1218.866 3.964 75
9 Finance 1282.423 11.762 90
10 Trade & Service 804.793 -4.564 166
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 71 84 13 18.31
2 YPAS 424 500 76 17.92
3 MPRO 870 1,000 130 14.94
4 PURE 680 775 95 13.97
5 TFCO 450 510 60 13.33
6 SONA 5,000 5,625 625 12.50
7 TRAM 111 123 12 10.81
8 FITT 86 95 9 10.47
9 MREI 4,120 4,480 360 8.74
10 BALI 1,280 1,390 110 8.59
No Code Prev Close Change %
1 FMII 730 550 -180 -24.66
2 TALF 360 278 -82 -22.78
3 NZIA 1,290 1,055 -235 -18.22
4 ABBA 214 178 -36 -16.82
5 KBLV 420 370 -50 -11.90
6 MDKI 232 206 -26 -11.21
7 APEX 505 450 -55 -10.89
8 YULE 149 133 -16 -10.74
9 PDES 950 850 -100 -10.53
10 SRAJ 268 242 -26 -9.70
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 236 244 8 3.39
2 MKNT 59 57 -2 -3.39
3 ABBA 214 178 -36 -16.82
4 TCPI 6,125 6,075 -50 -0.82
5 HMSP 2,120 2,060 -60 -2.83
6 FREN 157 150 -7 -4.46
7 JPFA 1,655 1,745 90 5.44
8 BTPS 3,550 3,810 260 7.32
9 PGAS 2,240 2,330 90 4.02
10 PURE 680 775 95 13.97