Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:05 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,08% terhadap Dollar AS pada level Rp 14.069 per US$
  • 08:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,06 US$/barel
  • 08:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,49 US$/barel
  • 08:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.483 US$/troy ounce
  • 07:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,67 Yen/US$
  • 07:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2971 US$/Pound
  • 07:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1154 US$/Euro
  • 07:20 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,52% pada level 2.075
  • 06:32 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,69% pada level 3.006
  • 06:31 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,21% pada level 26.827
  • 06:30 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,91% pada level 8.162

Erdogan Sebut Turki Akan Jalankan Operasi Militer ke Suriah

Erdogan Sebut Turki Akan Jalankan Operasi Militer ke Suriah - Warta Ekonomi
WE Online, Istanbul -

Turki memberikan informasi akan melakukan operasi militer di wilayah timur laut Suriah usai menuding Amerika Serikat tidak melakukan tindakan yang cukup untuk mengusir milisi Kurdi yang didukungnya dari perbatasan Turki. Presiden Recep Tayyip Erdogan menuturkan jika operasi udara dan darat di timur Sungai Efrat, Suriah itu dapat dimulai kapan pun.

 

Terkait pengumuman tersebut, kelompok milisi dukungan AS yang menguasai daerah itu, Pasukan Demokrasi Suriah (SDF) dan para kelompok pimpinannya, milisi Kurdi YPG, menuturkan pihaknya menginginkan stabilitas tetapi bersumpah akan merespons setiap serangan dari Turki.

 

"Kami tidak akan ragu untuk mengubah setiap serangan yang tidak diprovokasi oleh Turki menjadi perang habis-habisan di seluruh perbatasan untuk membela diri dan rakyat kami," terang Juru Bicara SDF, Mustafa Bali sebagaimana dilansir Reuters, Senin (7/10/2019).

 

Baca Juga: Sepakat! Rusia Segera Kirim Senjata ke Irak

 

Ankara dan Washington, merupakan dua negara sekutu anggota NATO, pada Agustus sepakat untuk membentuk sebuah zona di timur laut Suriah di sepanjang perbatasan dengan Turki. Turki menganggap YPG sebagai organisasi teroris yang memiliki kaitan dengan pemberontak Kurdi di negara mereka.

 

Turki menuding AS yang membantu YPG mengalahkan militan Negara Islam (IS) di Suriah, bergerak terlalu lambat untuk menciptakan zona itu. Mereka berselisih tentang seberapa jauh zona tersebut harus meluas ke Suriah dan siapa yang harus mengendalikannya.

 

Ankara menginginkan zona itu membentang 30 km di dalam wilayah Suriah dan bebas dari keberadaan milisi YPG. Turki berulang kali memperingatkan akan melancarkan serangannya sendiri ke Suriah timur laut, tempat pasukan AS ditempatkan di samping SDF.

 

Erdogan menyebut Turki bertujuan untuk menyirami timur Sungai Eufrat dengan air mancur perdamaian dan memukimkan para pengungsi di sana.

 

"Kami memberikan semua peringatan kepada lawan bicara kami tentang timur Sungai Efrat dan kami telah bertindak dengan cukup sabar," terangnya pada pembukaan kamp tahunan Partai AK yang berkuasa.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Recep Tayyip Erdogan, Turki

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: Foto: Reuters.

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.67 3,748.79
British Pound GBP 1.00 18,334.21 18,148.97
China Yuan CNY 1.00 2,009.80 1,988.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,202.66 14,061.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,748.71 9,650.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.10 1,793.06
Dolar Singapura SGD 1.00 10,422.44 10,317.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,845.91 15,686.83
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.73 3,359.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,093.63 12,959.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6198.987 7.040 659
2 Agriculture 1335.316 9.651 20
3 Mining 1590.926 2.398 48
4 Basic Industry and Chemicals 907.859 -2.236 74
5 Miscellanous Industry 1200.440 3.764 50
6 Consumer Goods 2118.599 17.332 54
7 Cons., Property & Real Estate 507.495 -0.600 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1208.713 -1.410 75
9 Finance 1260.988 0.498 90
10 Trade & Service 807.429 -1.845 166
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 1,225 1,530 305 24.90
2 KRAH 930 1,150 220 23.66
3 ABBA 183 218 35 19.13
4 BPII 8,000 9,500 1,500 18.75
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 NOBU 860 975 115 13.37
7 KONI 630 700 70 11.11
8 AGRS 175 194 19 10.86
9 OKAS 200 218 18 9.00
10 OPMS 212 230 18 8.49
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 197 157 -40 -20.30
2 INTD 228 191 -37 -16.23
3 CASS 620 545 -75 -12.10
4 RDTX 6,900 6,100 -800 -11.59
5 MINA 1,590 1,410 -180 -11.32
6 PALM 246 222 -24 -9.76
7 WICO 575 520 -55 -9.57
8 CLAY 5,525 5,025 -500 -9.05
9 MARI 252 230 -22 -8.73
10 ANDI 1,630 1,495 -135 -8.28
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 183 218 35 19.13
2 MNCN 1,270 1,325 55 4.33
3 MAMI 234 236 2 0.85
4 VIVA 93 93 0 0.00
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 FREN 165 160 -5 -3.03
7 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
8 BBRI 4,170 4,120 -50 -1.20
9 ERAA 1,880 1,790 -90 -4.79
10 JPFA 1,720 1,645 -75 -4.36