Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,61% pada level 26.664
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,65% pada level 3.136
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,41% pada level 2.978
  • 16:10 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.484 USD/troy ounce
  • 16:08 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 58,59 USD/barel
  • 16:08 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,73 USD/barel
  • 16:06 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,30% terhadap USD pada level 7,1028 Yuan/USD
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar melemah 0,14% terhadap Yen pada level 108,71 Yen/USD
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar menguat 0,34% terhadap Poundsterling pada level 1,2743 USD/Pound
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1036 USD/Euro
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,05% terhadap USD pada level Rp. 14.173/USD
  • 16:00 WIB. IHSG - IHSG ditutup menguat 0,19% di akhir sesi II.
  • 14:20 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,03% pada level 7.209
  • 14:19 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,20% pada level 22.472
  • 14:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,71% pada level 2.082

Penyakit Katarak di Indonesia Akan Meningkat di Tahun 2030, Kenapa?

Penyakit Katarak di Indonesia Akan Meningkat di Tahun 2030, Kenapa? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Penyakit katarak merupakan salah satu penyakit yang sering dialami golongan usia tua. Masyarakat banyak yang menganggap katarak tidak bisa disembuhkan sehingga tak melakukan pengobatan.

 

Karenanya masyarakat dengan penyakit kataraj menjadi semakin banyak dan berpotensi menimbulkan tsunami katarak. Seperti diketahui tsunami katarak adalah membeludaknya jumlah penderita katarak yang tak terkontrol.

 

Seiring bertambahnya usia harapan hidup, diperkirakan pada 2030 maka manusia dengan usia 50 tahun bakal menempati posisi 25 persen. Hal tersebut akan lebih banyak lagi potensi penyakit katarak yang diidap oleh masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Ketua PERDAMI, dr. M. Siddik, Sp.M, mengatakan saat ini terdapat 1,2 juta orang Indonesia mengalami katarak. Selain itu ada 300 ribu lebih operasi katarak yang dilakukan per tahunnya.

 

Baca Juga: Idap Penyakit Kanker dan Alami Kebotakan, Ria Irawan Banjir Doa dari Warganet

 

fxuu7pojnqi9fxbimrt0_20491.jpg

 

Walau cukup banyak operasi katarak yang dilakukan, namun penyakit ini masih belum teratasi dengan baik. Pasalnya beberapa penderita enggan melakukan operasi katarak dan lebih memilih mendiamkan penyakit tersebut karena dinilai tidak bisa disembuhkan.

 

“Jadi operasi katarak di Indonesia masih belum optimal karena banyak dari mereka mengira katarak tidak bisa sembuh sehingga angka katarak kita masih tinggi,” tutur dr. Siddik, saat ditemui di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), beberapa waktu lalu.

 

Tak hanya katarak, mayoritas masyarakat Indonesia mengalami rabun jauh atau biasa disebut dengan miopi. Penyebab utama miopi disebabkan oleh gawai yang membuat seseorang menatap layar dalam durasi yang cukup lama.

 

nih7psltjjuwioq47e8s_20918.jpg

 

“Diasumsikan dengan pemakaian gawai pada anak-anak akan menambah jumlah pasien miopia. Pasalnya karena seseorang menggunakan penglihatan dekat secara terus menerus yanh akan berakibat menambahnya minus,” lanjutnya.

 

Agar menghindari miopi, ada baiknya seseorang membatasi dirinya untuk rajin beristirahat. Istirahat dalam kasus ini adalah dengan cara melihat sebuah objek yang letaknya cuku jauh dengan mata Anda. Cara ini dinilai cukup efektif untuk mengurangi potensi terkena miopia.

 

“Jadi pengguna gadget dibatasi harusnya 20 menit bekerja 20 menit beristirahat dengan cara melihat sejauh 20 feet. Fungsinya biar mata tidak beradaptasi untuk terus melihat dekat. Mata merah, perih gatal, kering, dan sakit merupakan akibat dari terlau lama melihat komputer,” pungkasnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Kesehatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Abdul Halim Trian Fikri

Foto: (Foto : Medicalnewstoday)

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,801.71 3,763.08
British Pound GBP 1.00 18,180.29 17,996.58
China Yuan CNY 1.00 2,009.72 1,989.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,257.93 14,116.07
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.14 9,505.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.73 1,799.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.35 10,289.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,722.22 15,564.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.04 3,365.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,120.39 12,988.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.592 11.426 658
2 Agriculture 1338.501 -6.170 20
3 Mining 1597.382 -11.011 48
4 Basic Industry and Chemicals 890.797 2.829 74
5 Miscellanous Industry 1143.334 -2.361 50
6 Consumer Goods 2176.766 2.655 54
7 Cons., Property & Real Estate 504.293 2.836 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.767 -5.181 75
9 Finance 1245.416 7.684 90
10 Trade & Service 801.521 -0.469 165
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 785 980 195 24.84
2 YPAS 420 500 80 19.05
3 PURE 535 625 90 16.82
4 POOL 1,735 2,000 265 15.27
5 BBLD 434 496 62 14.29
6 CCSI 282 318 36 12.77
7 CMNP 1,930 2,130 200 10.36
8 DEAL 1,635 1,790 155 9.48
9 FILM 238 260 22 9.24
10 IMAS 1,455 1,580 125 8.59
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 1,495 1,125 -370 -24.75
2 SSTM 530 402 -128 -24.15
3 PBSA 360 306 -54 -15.00
4 FREN 180 159 -21 -11.67
5 BLUE 545 490 -55 -10.09
6 KONI 720 655 -65 -9.03
7 IRRA 560 510 -50 -8.93
8 MREI 4,550 4,190 -360 -7.91
9 HRME 1,080 995 -85 -7.87
10 TIRA 250 232 -18 -7.20
No Code Prev Close Change %
1 FREN 180 159 -21 -11.67
2 ESTI 98 100 2 2.04
3 TCPI 6,400 6,175 -225 -3.52
4 MAMI 216 220 4 1.85
5 PURE 535 625 90 16.82
6 BHIT 72 74 2 2.78
7 KPIG 138 139 1 0.72
8 INKP 7,000 6,975 -25 -0.36
9 MNCN 1,310 1,320 10 0.76
10 IPTV 515 510 -5 -0.97