Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.489 USD/troy ounce
  • 13:27 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,47 USD/barel
  • 13:25 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,16 USD/barel
  • 13:23 WIB. Valas - Dollar melemah 0,11% terhadap Yen pada level 108,37 Yen/USD
  • 13:21 WIB. Valas - Dollar melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2874 USD/Pound
  • 13:19 WIB. Valas - Dollar menguat 0,01% terhadap Euro pada level 1,1124 USD/Euro
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,04% di akhir sesi I.

Bayar Ganti Rugi ke Bank Iran, Inggris Gunakan Negara Ketiga

Bayar Ganti Rugi ke Bank Iran, Inggris Gunakan Negara Ketiga - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Inggris dilaporkan menggunakan negara ketiga untuk membayar ganti rugi sebesar US$1,6 miliar ke Bank Iran untuk menghindari sanksi Amerika Serikat. Bank Mellat, bank swasta terbesar di Iran yang 20 persen sahamnya dimiliki Pemerintah Iran, menggugat Pemerintah Inggris atas sanksi yang dijatuhkan pada 2009. Bank tersebut awalnya meminta ganti rugi sebesar US$3,9 miliar, tetapi jumlah itu menurun menjadi US$1,6 miliar berikut bunga.

Baca Juga: Bank Dunia Beri Pinjaman Utang US$150 Juta, Untuk Apa?

Media melaporkan bahwa pembayaran dilakukan akhir pekan ini melalui negara ketiga. Hal itu dilakukan karena para pihak yang terlibat ingin menghindari sanksi AS. Namun, negara ketiga yang dimaksud tidak ditentukan.

Duta Besar Iran untuk London, Hamid Baeidinejad, mengonfirmasi bahwa Pemerintah Inggris telah melakukan pembayaran yang ditunggu-tunggu Teheran. Namun, Dubes tidak merinci bagaimana prosedur dilakukan. Dia menyebut penyelesaian ini kesuksesan bagi negaranya. "Kompensasi Pemerintah Inggris telah dibayarkan kepada Bank of Mellat. Ini adalah kesuksesan hukum bagi Iran," cuit Baeidinejad di Twitter, seperti dilaporkan rt.com, Minggu (06/10/2019).

Inggris menjatuhkan sanksi kepada Iran sejak 2009. Sanksi tersebut bagian dari serangkaian langkah yang diambil negara-negara Barat terhadap Iran setelah Teheran dituduh berencana membangun senjata nuklir. Namun, Iran bersikeras program nuklir hanya dibuat untuk kepentingan sipil.

Sebagian besar sanksi yang dijatuhkan merupakan usaha untuk mencegah Bank Mellat melakukan bisnis dengan sektor keuangan Inggris. Secara substansial, sanksi tersebut merusak reputasi bank, menyebabkan kerugian, dan bank kehilangan pelanggan. Pada 2013, Mahkamah Agung Inggris memutuskan sanksi yang dijatuhkan pada bank itu melanggar hukum. Langkah Pemerintah Inggris disebut tidak rasional dan tidak proporsional.

Sanksi tersebut kemudian dicabut sepenuhnya pada 2015 ketika perjanjian nuklir internasional dengan Iran mulai berlaku. Namun, penyelesaian akhir atas perselisihan tersebut dicapai 10 tahun kemudian, pada Juni 2019. Setelah itu, Departemen Keuangan Inggris mengeluarkan pernyataan bahwa klaim Bank Mellat telah diselesaikan dengan syarat rahasia bagi para pihak.

Laporan the Guardian, Pemerintah Inggris pada 2009 menduga Bank Mellat mendanai perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam program nuklir Iran lalu Inggris menjatuhkan sanksi. Bank yang berbasis di Teheran itu menyangkal dugaan tersebut. 

Bank Mellat menjadi bagian dari daftar panjang entitas keuangan Iran yang menghadapi sanksi baru setelah AS menarik diri secara sepihak dari kesepakatan nuklir 2015 dengan Teheran. Sanksi-sanksi ini secara efektif memutus Iran dari sistem keuangan global.

Baca Juga

Tag: Inggris, Iran

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Foto: Reuters.

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,765.06 3,727.40
British Pound GBP 1.00 18,152.87 17,970.86
China Yuan CNY 1.00 1,993.57 1,972.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,121.25 13,980.75
Dolar Australia AUD 1.00 9,663.17 9,560.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.81 1,782.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,352.82 10,246.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,705.65 15,545.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,369.82 3,333.91
Yen Jepang JPY 100.00 13,035.40 12,904.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6225.497 26.510 659
2 Agriculture 1332.891 -2.425 20
3 Mining 1590.141 -0.785 48
4 Basic Industry and Chemicals 925.305 17.446 74
5 Miscellanous Industry 1203.327 2.887 50
6 Consumer Goods 2101.126 -17.473 54
7 Cons., Property & Real Estate 509.572 2.077 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.902 6.189 75
9 Finance 1270.661 9.673 90
10 Trade & Service 809.357 1.928 166
No Code Prev Close Change %
1 MKNT 50 59 9 18.00
2 CASS 545 630 85 15.60
3 ISAT 3,090 3,390 300 9.71
4 AUTO 1,140 1,240 100 8.77
5 ALKA 440 478 38 8.64
6 POOL 1,790 1,940 150 8.38
7 CCSI 282 304 22 7.80
8 TELE 338 364 26 7.69
9 NZIA 1,200 1,290 90 7.50
10 BRPT 935 1,005 70 7.49
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 230 189 -41 -17.83
2 LPLI 127 110 -17 -13.39
3 TIRA 254 224 -30 -11.81
4 OKAS 218 194 -24 -11.01
5 JSPT 950 850 -100 -10.53
6 POLU 2,440 2,200 -240 -9.84
7 KRAH 1,150 1,050 -100 -8.70
8 PSDN 165 151 -14 -8.48
9 GLOB 454 420 -34 -7.49
10 IGAR 318 298 -20 -6.29
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 236 236 0 0.00
2 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
3 MNCN 1,325 1,335 10 0.75
4 ABBA 218 214 -4 -1.83
5 MKNT 50 59 9 18.00
6 OPMS 230 189 -41 -17.83
7 KPIG 137 137 0 0.00
8 HMSP 2,200 2,120 -80 -3.64
9 BRPT 935 1,005 70 7.49
10 ISAT 3,090 3,390 300 9.71