Portal Berita Ekonomi Senin, 14 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:43 WIB. Cadangan Devisa - China US$ 3,1 Triliun - Jepang US$ 1,3 Triliun - India US$ 437 Miliar - Hong Kong US$ 432 Miliar - Korea Selatan US$ 403 Miliar
  • 08:00 WIB. Pertumbuhan Ekonomi - China 6,20% - India 5,00% - Korea Selatan 2,00% - Jepang 1,00% - Hong Kong 0,50% - 
  • 07:56 WIB. GDP Per Kapita - Jepang US$ 48.919 - Hong Kong US$ 38.784 - Korea Selatan US$ 26.761 - China US$ 7.755 - India US$ 2.104
  • 07:44 WIB. Suku Bunga Asia - India 5,15% - China 4,20% - Korea Selatan 1,50% - Hong Kong 2,25% - Jepang -0,10%

Kacau! Operator Telekomunikasi Raksasa Ini Tutup Ribuan Toko Karena . . . .

Kacau! Operator Telekomunikasi Raksasa Ini Tutup Ribuan Toko Karena . . . . - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Operator telekomunikasi terbesar kedua dunia, Vodafone bakal menutup 15% dari 7.700 gerainya di Eropa karena pelanggan lebih banyak membeli perangkat secara daring, menurut Kepala Eksekutif Vodafone, Nick Read.

Tak hanya itu, perusahaan juga akan merombak gudang toko menggunakan data demi memperoleh data sesuai keinginan pelanggan di tiap lokasi. Pada akhir 2021, 40% toko yang tersisa akan mengalami perombakan itu.

“Kami yakin, 40% transaksi pembeli akan terjadi secara digital, perjalanan dan tujuan dari keberadaan toko luring pun berubah,” kata Read, dikutip dari Reuters, Rabu (9/10/2019).

Baca Juga: Habis Tutup Pabrik Karena Kalah dari Produsen China, Cuan Samsung Anjlok Hingga . . . .

Layanan pelanggan yang ditawarkan oleh Apple dan Amazon telah mengubah permintaan pelanggan dan Vodafone menargetkan untuk meningkatkan layanannya lebih cepat daripada mantan pesaingnya, seperti BT, Deutsche Telekom, dan Telefonica (dengan pemasaran bertarget dan personal, katanya.

Read menambahkan, “artinya, kami akan memiliki lebih banyak toko untuk mencoba perangkat, toko dengan format umum dan lebih banyak kenyamanan, serta outlet untuk pengambilan perangkat yang dibeli secara daring.”

Menurutnya, toko-toko baru Vodafone bakal memanfaatkan bot kecerdasan buatan yang dapat membantu pelanggan dalam membeli produk.

Meski menutup 1.155 toko di Eropa, operator seluler raksasa itu berniat melanjutkan pembukaan toko di Inggris. Ada sekitar 24 toko waralaba baru yang akan dibuka di sana tahun ini, sedangkan tahun depan jumlahnya mencapai 50 toko. Padahal, Inggris bukan pasar utama Vodafone yang menyumbang pendapatan tinggi.

Jerman lah yang akan menjadi andalan perusahaan, menurut Read. Karena itu, Vodafone mendorong akuisisi jaringan kabel terbesar Unitymedia seharga US$22 miliar pada Juli lalu.

Jaringan pita lebar Vodafone di Jerman akan mencakup 25 juta tempat pada 2022, dibandingkan penyedia jaringan lain yang hanya menjangkau 8 juta lokasi.

Vodafone bertujuan memotong biaya 1,2 miliar pound pada tahun fiskal 2021.

Baca Juga

Tag: Vodafone Group plc, Vodafone, operator seluler

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: REUTERS/Danish Siddiqui

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.73 3,750.67
British Pound GBP 1.00 17,681.50 17,499.19
China Yuan CNY 1.00 2,009.13 1,989.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.00 14,068.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,625.85 9,526.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.76 1,793.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,342.07 10,237.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,659.42 15,497.31
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.08 3,360.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,165.94 13,030.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6105.800 82.159 657
2 Agriculture 1350.598 -15.019 20
3 Mining 1619.425 16.269 48
4 Basic Industry and Chemicals 848.281 23.815 74
5 Miscellanous Industry 1154.858 27.727 50
6 Consumer Goods 2149.904 36.488 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.752 7.500 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1219.064 25.244 75
9 Finance 1226.750 6.612 90
10 Trade & Service 796.761 7.622 164
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 406 505 99 24.38
2 KONI 580 710 130 22.41
3 ABBA 132 161 29 21.97
4 TELE 278 338 60 21.58
5 INAF 1,185 1,390 205 17.30
6 INPP 720 840 120 16.67
7 AKPI 406 470 64 15.76
8 JSPT 810 935 125 15.43
9 SMDM 123 140 17 13.82
10 GIAA 525 580 55 10.48
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 498 374 -124 -24.90
2 TIRA 252 190 -62 -24.60
3 BAYU 1,600 1,250 -350 -21.88
4 TNCA 402 320 -82 -20.40
5 TFCO 464 384 -80 -17.24
6 APEX 615 510 -105 -17.07
7 ANDI 2,290 1,915 -375 -16.38
8 PYFA 178 160 -18 -10.11
9 TALF 368 332 -36 -9.78
10 OPMS 308 278 -30 -9.74
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 210 212 2 0.95
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 MNCN 1,270 1,310 40 3.15
4 TELE 278 338 60 21.58
5 TCPI 6,400 6,825 425 6.64
6 ABBA 132 161 29 21.97
7 OPMS 308 278 -30 -9.74
8 TRAM 118 120 2 1.69
9 FREN 218 220 2 0.92
10 ERAA 1,620 1,655 35 2.16