Portal Berita Ekonomi Senin, 28 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,90 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,58 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,11% terhadap Euro pada level 1,1644 USD/EUR.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,72% terhadap Poundsterling pada level 1,2838 USD/GBP.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,04% pada level 23.476.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,29% pada level 2.308.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,32% pada level 23.511.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,06% pada level 3.217.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,48% pada level 2.484.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,29% pada level 5.918.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,18% terhadap Dollar AS pada level 14.900 IDR/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,24% terhadap Yen pada level 105,33 JPY/USD.
  • 16:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.852 USD/troy ounce.
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,79% pada penutupan sesi II.

Dear Pengguna Twitter, Jangan Tautkan Nomor Telepon ke Akunmu, Kalau Tidak . . . .

Dear Pengguna Twitter, Jangan Tautkan Nomor Telepon ke Akunmu, Kalau Tidak . . . .
WE Online, Surakarta -

Twitter telah menggunakan nomor telepon dan surat-el yang pengguna Twitter gunakan untuk keamanan otentikasi dua faktor, untuk menayangkan iklan bertarget. Sayangnya, perusahaan itu tak tahu pasti jumlah pengguna yang terkena dampak.

Masalah itu berkaitan dengan program khusus yang memungkinkan perusahaan menargetkan iklan terhadap pengguna tertentu dengan memanfaatkan nomor telepon dan surat-el yang tertaut dengan akun mereka.

“Masalah ini telah diatasi pada 17 September lalu,” kata perusahaan dalam pengungkapan masalah beberapa waktu lalu, dilansir dari TechCrunch, Kamis (9/10/2019).

Baca Juga: Mirip Hotel Del Luna, Menara Saidah Ikut Curi Panggung di Jagat Twitter

Otentikasi dua factor merupakan fitur keamanan yang menyulitkan peretas untuk masuk ke akun pengguna. Sesungguhnya, menggunakan nomor telepon sebagai media untuk menerima kode dua faktor berpotensi mendatangkan risiko lain bagi pengguna, seperti serangan terhadap kartu SIM.

“Sebaiknya, pengguna beralih ke keamanan dua faktor berbasis autentikator Twitter,” imbuh perusahaan.

Tak hanya Twitter, Facebook pernah melakukan hal serupa tahun lalu. Hasilnya, Komisi Perdagangan Federal mendenda raksasa medsos itu sebesar US$5 miliar awal tahun ini dan dilarang menggunakan nomor telepon yang diperoleh dari fitur keamanan otentikasi dua faktor.

Menanggapi hal itu, Twitter menyampaikan permintaan maafnya. “Penargetan iklan kami merupakan kesalahan,” imbuh perusahaan.

Selain pelanggaran tersebut, Twitter pernah menyimpan kata sandi pengguna dalam bentuk teks, bukan kode pada tahun lalu. Pada Mei lalu, perusahaan juga mengonfirmasi kebocoran data lokasi pengguna. Yang paling baru sebelum kasus iklan ialah diretasnya akun milik Bos Twitter pada Agustus.

Baca Juga

Tag: Twitter, Media Sosial (Medsos)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Reuters/Thomas White

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,008.27 3,968.17
British Pound GBP 1.00 19,195.16 19,002.67
China Yuan CNY 1.00 2,204.40 2,182.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,033.80 14,884.21
Dolar Australia AUD 1.00 10,612.36 10,505.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,939.82 1,920.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,929.70 10,819.37
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.83 17,314.80
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,609.56 3,569.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,266.27 14,120.30
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68