Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:05 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,08% terhadap Dollar AS pada level Rp 14.069 per US$
  • 08:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,06 US$/barel
  • 08:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,49 US$/barel
  • 08:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.483 US$/troy ounce
  • 07:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,67 Yen/US$
  • 07:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2971 US$/Pound
  • 07:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,1154 US$/Euro
  • 07:20 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,52% pada level 2.075
  • 06:32 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,69% pada level 3.006
  • 06:31 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,21% pada level 26.827
  • 06:30 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,91% pada level 8.162

Terlibat Skandal Gratifikasi, Pejabat KEPCO Mundur

Terlibat Skandal Gratifikasi, Pejabat KEPCO Mundur - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktur perusahaan listrik Jepang, Kansai Electric Power Company (KEPCO), mengundurkan diri pada Rabu (09/10/2019) setelah mengaku menerima uang dan hadiah senilai US$3 juta dari pejabat Kota Takahama, tempat pembangkit nuklir milik perusahaan itu berada. 

Menurut Laporan NHK, uang dan hadiah diberikan mendiang Wakil Walikota Takahama, Eiji Moriyama, kepada 20 eksekutif dan sejumlah karyawan selama tujuh tahun sejak 2011. Hadiah yang diberikan termasuk voucher belanja dan koin emas.

Baca Juga: Di Jepang, Program Bank Sampah Pegadaian Sabet Penghargaan

"Saya dan Shigeki Iwane (Presiden KEPCO) memutuskan mengundurkan diri untuk mengklarifikasi tanggung jawab manajemen kami atas situasi tersebut," kata Direktur KEPCO, Makoto Yagi, kepada wartawan usai rapat dewan. Yagi mengatakan, pengunduran dirinya akan segera berlaku. Namun, Iwane akan tetap tinggal hingga penyelidikan independen atas skandal tersebut selesai akhir tahun ini.

Pemberian hadiah itu terungkap setelah otoritas pajak melakukan investigasi terhadap mendiang Eiji Moriyama. Menurut media setempat, petugas pajak mendapati Moriyama menerima komisi sebesar 300 juta yen dari perusahaan konstruksi lokal yang disewa untuk proyek-proyek di pabrik Takahama. Moriyama dilaporkan mengaku kepada otoritas pajak telah memberikan uang tunai dan hadiah kepada pejabat KEPCO sebagai tanda penghargaannya.

Yagi dan Iwane meminta maaf setelah skandal itu terungkap. Awalnya mereka menolak mengundurkan diri. Mereka berubah pikiran setelah banyak dikritik dan menyadari kerusakan yang terjadi. Kepercayaan publik terhadap KEPCO anjlok. Iwane meminta maaf lagi dan mengatakan akan menjalankan misi terakhir untuk mengungkapkan seluruh kebenaran skandal tersebut bersama komite penyelidikan independen yang akan mengeluarkan laporan pada Desember nanti.

Para eksekutif mengatakan, mereka berencana mengembalikan hadiah dan uang di saat yang tepat. "Kami takut hubungan kami dengan pemerintah setempat akan rusak jika hadiah dan uang ditolak,” ujar Iwane, seperti dikutip Channel News Asia.

Belum jelas apakah perusahaan listrik yang menjalankan pembangkit nuklir Takahama dengan empat reaktor di Prefektur Fukui pusat itu akan menghadapi sanksi atas insiden tersebut.

Baca Juga

Tag: Jepang

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters/Shamil Zhumatov

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.67 3,748.79
British Pound GBP 1.00 18,334.21 18,148.97
China Yuan CNY 1.00 2,009.80 1,988.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,202.66 14,061.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,748.71 9,650.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.10 1,793.06
Dolar Singapura SGD 1.00 10,422.44 10,317.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,845.91 15,686.83
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.73 3,359.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,093.63 12,959.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6198.987 7.040 659
2 Agriculture 1335.316 9.651 20
3 Mining 1590.926 2.398 48
4 Basic Industry and Chemicals 907.859 -2.236 74
5 Miscellanous Industry 1200.440 3.764 50
6 Consumer Goods 2118.599 17.332 54
7 Cons., Property & Real Estate 507.495 -0.600 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1208.713 -1.410 75
9 Finance 1260.988 0.498 90
10 Trade & Service 807.429 -1.845 166
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 1,225 1,530 305 24.90
2 KRAH 930 1,150 220 23.66
3 ABBA 183 218 35 19.13
4 BPII 8,000 9,500 1,500 18.75
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 NOBU 860 975 115 13.37
7 KONI 630 700 70 11.11
8 AGRS 175 194 19 10.86
9 OKAS 200 218 18 9.00
10 OPMS 212 230 18 8.49
No Code Prev Close Change %
1 PGLI 197 157 -40 -20.30
2 INTD 228 191 -37 -16.23
3 CASS 620 545 -75 -12.10
4 RDTX 6,900 6,100 -800 -11.59
5 MINA 1,590 1,410 -180 -11.32
6 PALM 246 222 -24 -9.76
7 WICO 575 520 -55 -9.57
8 CLAY 5,525 5,025 -500 -9.05
9 MARI 252 230 -22 -8.73
10 ANDI 1,630 1,495 -135 -8.28
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 183 218 35 19.13
2 MNCN 1,270 1,325 55 4.33
3 MAMI 234 236 2 0.85
4 VIVA 93 93 0 0.00
5 DMMX 230 268 38 16.52
6 FREN 165 160 -5 -3.03
7 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
8 BBRI 4,170 4,120 -50 -1.20
9 ERAA 1,880 1,790 -90 -4.79
10 JPFA 1,720 1,645 -75 -4.36