Portal Berita Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:34 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Euro pada level 1,0994 USD/Euro
  • 20:32 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2841 USD/Pound
  • 20:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/USD
  • 20:25 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.467 USD/troy ounce
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,07 USD/barel
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,66 USD/barel
  • 15:56 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,04% terhadap USD pada level 7,0260 Yuan/USD
  • 15:53 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,06% terhadap USD pada level Rp.14.088/USD
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,93% pada level 26.323
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,16% pada level 2.909
  • 15:50 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,21% pada level 3.232
  • 15:49 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,34% pada level 7.326
  • 13:47 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,76% pada level 23.141
  • 13:47 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,36% pada level 2.130

Bisnis Melambat, Halliburton PHK Ratusan Pekerja

Bisnis Melambat, Halliburton PHK Ratusan Pekerja - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bisnis jasa ladang minyak dan gas Halliburton melambat. Pemutusan hubungan kerja tak dapat dihindari. Sekitar 650 pekerjaan di seluruh Colorado, Wyoming, New Mexico, dan North Dakota akan dipangkas.

"Sebagian besar karyawan yang terkena dampak diberi pilihan untuk pindah pekerjaan di tempat lain," kata juru bicara Emily Mir melalui email, seperti dikutip Reuters, Senin (14/10/2019).

Pemangkasan ini menyusul pengurangan 8 persen tenaga kerja di Amerika Utara yang diumumkan Halliburton awal tahun ini. 

Baca Juga: Melirik Tren PHK, AI, dan Otomasi di Era Transisi

Halliburton dan perusahaan yang menyediakan peralatan dan layanan pengeboran tahun ini menderita penurunan permintaan dari produsen migas di AS. Menurut analis di Cowen and Co, Mir, penurunan tersebut diproyeksikan sekitar 11 persen tahun ini.

"Membuat keputusan ini tidak mudah, tidak juga dianggap enteng. Tetapi sayangnya ini diperlukan saat kami berupaya menyelaraskan operasi kami untuk mengurangi aktivitas pelanggan," lanjut Mir.

Perusahaan yang berbasis di Houston ini adalah perusahaan jasa ladang minyak terbesar ketiga berdasarkan pendapatan pada kuartal terakhir, di bawah Schlumberger dan GE Baker Hughes. Perusahaan ini juga menyediaan armada fracking hidrolik terbesar.

"Jumlah armada rekahan hidrolik AS aktif, yang melepaskan minyak yang terperangkap dalam batuan serpih, anjlok menjadi 365. Terendah sejak musim semi 2017," kata konsultan energi Primary Vision dalam sebuah catatan, Rabu (9/10/2019) lalu. Diperkirakan 60 armada lagi menganggur sebelum akhir tahun ini.

Baca Juga: Modal Kerja Kian Tipis, Startup Ini Niat PHK Massal! Berapa Korbannya?

Menurut pengajuan dengan Departemen Tenaga Kerja dan Ketenagakerjaan negara bagian, dari jumlah pemangkasan terbaru, 178 di antaranya berada di Mesa County di Colorado barat.

Halliburton akan melaporkan laba kuartal ketiga pada 21 Oktober. Menurut data Refinitiv IBES, perusahaan ini diperkirakan melaporkan laba 35 sen per saham, turun dari 50 sen per saham pada kuartal yang sama tahun lalu.

Sahamnya turun sedikit dari US$18,18 di perdagangan tengah hari pada Rabu. Saham perusahaan ini telah kehilangan 29 persen dari nilainya sejak awal tahun.

Baca Juga

Tag: Halliburton Company

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: REUTERS/Cooper Neill

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.16 3,740.37
British Pound GBP 1.00 18,193.76 18,011.32
China Yuan CNY 1.00 2,017.76 1,996.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,168.49 14,027.51
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.16 9,535.90
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.58 1,791.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,395.08 10,288.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,586.76 15,430.26
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.34 3,370.38
Yen Jepang JPY 100.00 13,034.49 12,901.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6098.950 -43.551 661
2 Agriculture 1397.743 -4.240 20
3 Mining 1452.243 -21.357 49
4 Basic Industry and Chemicals 939.059 -8.969 76
5 Miscellanous Industry 1183.985 -19.385 50
6 Consumer Goods 2073.209 -0.509 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.847 0.113 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1136.127 -19.892 75
9 Finance 1250.810 -5.434 90
10 Trade & Service 793.642 -8.727 165
No Code Prev Close Change %
1 ESIP 163 276 113 69.33
2 MPOW 135 182 47 34.81
3 ARMY 67 90 23 34.33
4 BOSS 179 240 61 34.08
5 RIMO 50 67 17 34.00
6 ARTO 2,160 2,700 540 25.00
7 SINI 382 476 94 24.61
8 MYRX 50 61 11 22.00
9 NICK 230 276 46 20.00
10 BRAM 9,775 11,725 1,950 19.95
No Code Prev Close Change %
1 VINS 182 138 -44 -24.18
2 DEAL 1,465 1,150 -315 -21.50
3 TGRA 314 250 -64 -20.38
4 MLPT 690 575 -115 -16.67
5 IRRA 705 590 -115 -16.31
6 TIRA 248 208 -40 -16.13
7 IBST 9,800 8,300 -1,500 -15.31
8 ANDI 238 204 -34 -14.29
9 DFAM 466 402 -64 -13.73
10 ECII 1,090 955 -135 -12.39
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 240 242 2 0.83
2 MYRX 50 61 11 22.00
3 BBRI 3,960 3,940 -20 -0.51
4 MNCN 1,440 1,405 -35 -2.43
5 BHIT 71 70 -1 -1.41
6 TLKM 4,150 4,050 -100 -2.41
7 RIMO 50 67 17 34.00
8 SCMA 1,310 1,320 10 0.76
9 BMRI 6,875 6,875 0 0.00
10 ADRO 1,335 1,300 -35 -2.62