Portal Berita Ekonomi Jum'at, 22 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:33 WIB. IHSG - IHSG terkoreksi 0,34% di akhir sesi I.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,03% di awal sesi I.
  • 08:21 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,41% pada level 3.205
  • 08:20 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,65 USD/barel
  • 08:19 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,26 USD/barel
  • 08:19 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.464 USD/troy ounce
  • 08:17 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 108,66 JPY/USD
  • 08:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2917 USD/GBP
  • 08:15 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1062 USD/EUR
  • 07:46 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,19% pada level 23.079
  • 07:44 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,28% pada level 2.102
  • 07:43 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,16% pada level 3.103
  • 07:42 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 0,20% pada level 27.766
  • 07:41 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,24% pada level 8.506

Dianggap Mewakili Milenial, Rini Diminta Tunjuk Yossy Jadi Nahkoda BTN

Dianggap Mewakili Milenial, Rini Diminta Tunjuk Yossy Jadi Nahkoda BTN - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) didesak untuk segera menetapkan Yossi Istanto sebagai Direktur Utama Bank Tabungan Negara (Dirut BTN).

Hal itu menyusul kisruh di Bank BTN sejak pergantian Maryono sebagai Dirut Bank BTN oleh Suprajarto belum juga berakhir. Yang mana, Suprajarto akhirnya memilih menolak untuk ditempatkan di Bank BTN dan menyatakan mundur dari posisi Dirut Bank BTN. Akhirnya Posisi Dirut Bank BTN pun sekarang dijabat oleh Dirut Plt Bank BTN.

Baca Juga: Saham Mantan BUMN Ini Melejit Karena Jokowi Lakukan Ini

Koordinator Asosiasi Pemegang Saham Minoritas Bank BTN di Bursa Saham Indonesia, Surahman menilai keputusan Meneg BUMN dalam penempatan Dirut Bank BTN bisa saja menyebabkan penurunan kepercayaan para pemegang saham minoritas di bank plat merah itu.

Apalagi lanjut Surahman, semasa dipimpin Maryono, Bank BTN kinerjanya sangat buruk. Hal ini terlihat dengan tingginya NPL dan banyak kredit macet yang diduga disengaja akibat disalurkan hanya untuk menguras dana bank BTN.

"Akibatnya banyak kasus Kredit Bank BTN yang disidik oleh Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung yang berpotensi tindak Pidana korupsi. Dan ini membuat Yossi Istanto sebagai Ditektur Bank BTN harus kerja keras menangani kasus kredit macet tersebut," ujarnya, Senin (14/10/2019) di Jakarta.

Pada tanggal 18 Oktober 2019, atau tepatnya dua hari jelang pelantikan Presiden Jokowi, Kementrian BUMN akan melaksanakan RUPS LB. Menurutnya, kegiatan itu terlalu dipaksakan dan hanya merupakan bentuk arogansi dari Menteri Negara BUMN.

"Dan jika ini tetap diadakan, diduga kuat karena hanya berdasarkan memiliki kedekatan khusus dengan Maryono untuk melindungi kepentingannya di Bank BTN," jelas Surahman.

Surahaman juga mengecam Meneg BUMN yang mewakili kepentingan pemegang saham mayoritas atas tindakannya yang terlalu banyak bermain dalam kepentingan politik di BUMN, khususnya dalam pengelolaan Bank BTN yang merugikan kepentingan pemegang saham minoritas.

"Kami dari pemegang saham minoritas, dalam pelaksanaan RUPS selama ini hanya menjadi assesoris belaka dan hanya menjadi stempel dari kepentingan pemegang saham mayoritas," tukasnya.

Baca Juga: OJK Watch Ungkit Lagi Kasus Pembobolan BTN, Katanya...

Sehingga kata dia, suara pemegang saham minoritas selama ini tidak mempunyai peran sama sekali dalam pelaksanaan RUPS BTN. "Bahkan dalam menyampaikan pertanyaan dan kritikpun kami dibungkam sehingga kami harus menanggung resiko apabila Bank BTN menjadi salah urus seperti sekarang ini dimana NPLnya melonjak tinggi jelas,"

Baca Juga

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.70 3,740.90
British Pound GBP 1.00 18,304.03 18,120.50
China Yuan CNY 1.00 2,017.15 1,996.23
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,624.60 9,527.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.23 1,793.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,406.48 10,296.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,678.24 15,520.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.10 3,366.00
Yen Jepang JPY 100.00 13,043.54 12,910.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6117.364 -37.745 662
2 Agriculture 1407.814 0.114 20
3 Mining 1479.884 -7.875 49
4 Basic Industry and Chemicals 938.327 -20.615 76
5 Miscellanous Industry 1177.586 1.391 50
6 Consumer Goods 2047.341 -21.643 54
7 Cons., Property & Real Estate 497.980 -2.889 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1129.754 -11.843 76
9 Finance 1282.724 0.988 90
10 Trade & Service 778.144 -4.796 165
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 63 85 22 34.92
2 SQMI 218 272 54 24.77
3 ESIP 530 645 115 21.70
4 MASA 362 438 76 20.99
5 PBSA 312 374 62 19.87
6 KARW 67 80 13 19.40
7 ETWA 62 74 12 19.35
8 BRAM 11,250 13,400 2,150 19.11
9 CNTX 370 430 60 16.22
10 HDFA 130 149 19 14.62
No Code Prev Close Change %
1 COWL 77 52 -25 -32.47
2 PURE 360 270 -90 -25.00
3 DEAL 488 366 -122 -25.00
4 MREI 4,590 3,450 -1,140 -24.84
5 BAYU 1,600 1,210 -390 -24.38
6 POLA 1,010 775 -235 -23.27
7 KONI 650 500 -150 -23.08
8 BMSR 157 124 -33 -21.02
9 JSKY 234 191 -43 -18.38
10 POOL 940 825 -115 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 280 294 14 5.00
2 MNCN 1,415 1,405 -10 -0.71
3 JSKY 234 191 -43 -18.38
4 TOWR 670 685 15 2.24
5 PURE 360 270 -90 -25.00
6 IPTV 510 515 5 0.98
7 BBRI 4,220 4,220 0 0.00
8 BHIT 68 68 0 0.00
9 TCPI 5,075 5,075 0 0.00
10 BRPT 1,175 1,215 40 3.40