Portal Berita Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,07% di akhir sesi I.
  • 08:52 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,11 USD/barel
  • 08:51 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,74 USD/barel
  • 08:51 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.456 USD/troy ounce
  • 08:50 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 7,0044 Yuan/USD
  • 08:49 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,05% terhadap Dollar AS pada level Rp 14.062 per USD
  • 08:48 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yen pada level 109,16 Yen/USD
  • 08:47 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,2856 USD/GBP
  • 08:47 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Euro pada level 1,1029 USD/Euro
  • 08:46 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 0,51% pada level 27.064
  • 08:34 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,36% pada level 3.252
  • 08:33 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,17% pada level 23.377
  • 07:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,30% pada level 2.130
  • 07:08 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,20% pada level 3.087
  • 07:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,04% pada level 27.691

Asma Bisa Mengganggu Aktivitas Harian hingga Mengancam Jiwa, Begini Penjelasannya

Asma Bisa Mengganggu Aktivitas Harian hingga Mengancam Jiwa, Begini Penjelasannya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Asma merupakan suatu kondisi ketika saluran udara menyempit dan membengkak serta menghasilkan lendir ekstra. Kondisi ini bisa membuat pasien mengalami kesulitan bernapas dan memicu batuk, mengi hingga sesak napas.

Bagi sebagian orang, asma adalah gangguan ringan. Bagi yang lain, itu bisa menjadi masalah besar yang mengganggu kegiatan sehari-hari dan dapat menyebabkan serangan asma yang mengancam jiwa.

"Asma disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Penyakit ini disebabkan oleh polusi udara dan asap rokok," kata dr. Theresia Sandra Diah Ratih, MHA selaku Kepala Subdirektorat Penyakit Paru dan Gangguan Imunologi, Kementerian Kesehatan saat jumpa pers di Mandarin Oriental Jakarta, Senin (14/10/2019).

Baca Juga: Asma Pada Anak Juga Perlu Dikenali Gejala-gejalanya

Asma tidak bisa disembuhkan, tetapi gejalanya dapat dikendalikan. Pasalnya, asma sering berubah dari waktu ke waktu sehingga penting bagi pasien untuk bekerja dengan dokter untuk melacak tanda dan gejala serta menyesuaikan perawatan yang diperlukan.

"Hanya sepertiga penderita yang tahu dirinya sakit. Sepertiganya itu yang mau berobat, lainnya nggak mau ngapa-ngapain," kata dia.

Sementara, sejumlah 4,5 persen dari populasi di Indonesia menderita penyakit asma dengan jumlah kumulatif kasus sekitar 11.179.032 penderita. Sementara itu, Survei Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan tahun 2005 mencatat bahwa penyakit paru-paru kronis adalah salah satu dari 10 penyebab kematian terbesar di Indonesia.

"Berdasarkan Riskesdas, asma 2,4 persen, global 4,3. Berarti sekitar 4 juta orang kena asma. Di Indonesia cukup tinggi karena rokok, stres dan polusi udara serta lingkungan kerja. Sekali orang kena asma cenderung bertahan, kalau anak-anak akan sembuh," ujar dia.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Kesehatan, Gaya Hidup

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Shutterstock

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.71 3,730.02
British Pound GBP 1.00 18,160.39 17,978.29
China Yuan CNY 1.00 2,017.49 1,996.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,129.30 13,988.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,658.79 9,561.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.11 1,787.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.03 10,272.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,580.38 15,423.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.23 3,374.03
Yen Jepang JPY 100.00 12,944.85 12,814.87

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6148.740 -29.246 660
2 Agriculture 1415.410 17.876 20
3 Mining 1481.348 -43.290 49
4 Basic Industry and Chemicals 941.808 -7.757 75
5 Miscellanous Industry 1184.256 6.302 50
6 Consumer Goods 2070.639 -4.102 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.975 -3.887 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1146.636 -9.799 75
9 Finance 1267.562 -2.638 90
10 Trade & Service 804.666 -3.024 165
No Code Prev Close Change %
1 KAYU 81 109 28 34.57
2 SINI 183 246 63 34.43
3 BMSR 183 246 63 34.43
4 SKYB 59 79 20 33.90
5 SWAT 89 110 21 23.60
6 ANDI 140 171 31 22.14
7 ARTA 342 410 68 19.88
8 SLIS 3,510 4,200 690 19.66
9 PGLI 128 149 21 16.41
10 YPAS 430 498 68 15.81
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 3,080 2,310 -770 -25.00
2 OMRE 1,675 1,260 -415 -24.78
3 FORZ 675 510 -165 -24.44
4 TGRA 720 555 -165 -22.92
5 BYAN 14,400 11,600 -2,800 -19.44
6 PORT 550 454 -96 -17.45
7 PCAR 1,650 1,400 -250 -15.15
8 FIRE 1,595 1,375 -220 -13.79
9 LMSH 422 364 -58 -13.74
10 POLU 2,180 1,900 -280 -12.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 520 -20 -3.70
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 BBRI 3,990 4,000 10 0.25
4 KPIG 136 131 -5 -3.68
5 PTBA 2,580 2,600 20 0.78
6 BBCA 31,400 31,475 75 0.24
7 MSIN 470 470 0 0.00
8 PSAB 262 276 14 5.34
9 TCPI 4,720 4,500 -220 -4.66
10 EXCL 3,450 3,300 -150 -4.35