Portal Berita Ekonomi Senin, 24 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Gold - Spot Price emas diperdagangkan pada level 1.687 USD/troy ounce.
  • 16:39 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 56,41 USD/barel.
  • 16:39 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 51,54 USD/barel.
  • 16:37 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Euro pada level 1,0825 USD/EUR.
  • 16:36 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,38% terhadap Poundsterling pada level 1,2915 USD/GBP.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:34 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,31% terhadap Yen pada level 111,26 JPY/USD.
  • 16:33 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,11% pada level 7.173. 

Sambangi 3 Pabrik, Rini Yakin Tahun Depan Krakatau Steel Bisa Sehat

Sambangi 3 Pabrik, Rini Yakin Tahun Depan Krakatau Steel Bisa Sehat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Krakatau Steel (persero) Tbk hari ini (15/10/2019) menerima kunjungan kerja Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno untuk meninjau pabrik Krakatau Steel setelah sebelumnya ke daerah Baduy.

Menteri Rini dalam kunjungan ini didampingi oleh para pejabat eselon I Kementerian BUMN dan jajaran Direksi Krakatau Steel, termasuk Direktur Utama Silmy Karim.

Kunjungan kerja ini merupakan peninjauan atau plant visit ke beberapa pabrik milik Krakatau Steel, di antaranya pabrik Blast Furnace, Slab Steel Plant, serta pabrik yang rencananya akan mulai beroperasi pada tahun ini, yaitu Hot Strip Mill #2.

Beroperasinya Hot Strip Mill #2 diharapkan akan menambah kapasitas produksi Hot Rolled Coil (HRC) secara signifikan.

Baca Juga: Bravo! Silmy Karim Borong Saham Krakatau Steel, Nilainya Capai. . . .

Dalam plant visit Krakatau Steel tersebut, Rini berharap akan ada peningkatan kinerja perusahaan dalam manajemen dan produktivitas setelah beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan dalam finansial.

Diharapkan pula, keberadaan beberapa fasilitas baru, seperti Blast Furnace dan Hot Strip Mill #2 meningkatkan produktivitas sehingga perusahaan bisa sehat dari sebelumnya.

"Saya ingin melihat Blast Furnace yang sudah mulai beroperasi meski sempat tertunda. Alhamdulillah Pak Silmy ada di sini dan (Blast Furnace) sudah diselesaikan hingga menghasilkan hot metal. Selain itu, Hot Strip Mill #2 diharapkan bisa memproduksi baja setipis 1,4 mm," jelas Menteri Rini, Selasa (15/10/2019).

"Ukuran baja itu saat ini sedang dibutuhkan di pasaran. Dengan menambah kapasitas produk HRC, pendapatan Krakatau Steel diharapkan meningkat. Kemarin Pak Silmy bilang sudah bisa merestrukturisasi utang. Insyaallah KS di tahun depan bisa lebih sehat," lanjutnya.

Pengembangan pasar HRC Krakatau Steel dilakukan terutama menyasar proyek-proyek infrastruktur maupun pengadaan pipa minyak dan gas bumi. Sedangkan untuk pemenuhan ekspor, selain ke Malaysia dan Australia, Krakatau Steel akan meluaskan pasarnya ke India maupun ke wilayah Eropa dengan penjajakan terlebih dahulu melalui rekanan trading.

Baca Juga: Obati Keuangan yang Sakit, Krakatau Steel Lakukan Ini

"Sekarang ini produksi HRC kami sekitar 2,2 juta ton per tahun. Jika HSM #2 beroperasi di 2020 nanti, maka produksi kami bisa mencapai 3,7 juta ton per tahun. Kami akan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produk HRC Krakatau Steel," papar Silmy Karim.

"Kami saat ini berusaha terus melakukan pengembangan pasar dan mencari peluang pasar baru yang memungkinkan untuk menyerap produksi HRC yang mulai ada peningkatan signifikan," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Rini Soemarno

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Krakatau Steel

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,714.39 3,677.24
British Pound GBP 1.00 18,042.35 17,861.45
China Yuan CNY 1.00 1,980.49 1,960.58
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,932.32 13,793.69
Dolar Australia AUD 1.00 9,213.44 9,114.87
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,787.85 1,770.03
Dolar Singapura SGD 1.00 9,939.59 9,839.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,085.92 14,930.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,306.98 3,269.42
Yen Jepang JPY 100.00 12,495.35 12,367.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5807.050 -75.205 682
2 Agriculture 1251.172 -23.513 22
3 Mining 1432.168 -11.340 49
4 Basic Industry and Chemicals 851.560 -9.174 77
5 Miscellanous Industry 1074.514 -16.939 51
6 Consumer Goods 1883.959 -27.788 57
7 Cons., Property & Real Estate 444.232 -6.721 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1006.589 -14.863 78
9 Finance 1321.320 -17.074 92
10 Trade & Service 688.823 -6.355 168
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 93 118 25 26.88
2 SHID 3,700 4,620 920 24.86
3 DEAL 154 183 29 18.83
4 PANI 82 95 13 15.85
5 JSKY 114 130 16 14.04
6 STTP 9,000 10,100 1,100 12.22
7 PURE 127 142 15 11.81
8 TURI 1,040 1,160 120 11.54
9 IBFN 362 400 38 10.50
10 MREI 5,000 5,475 475 9.50
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 153 100 -53 -34.64
2 CSIS 66 50 -16 -24.24
3 ITMA 330 260 -70 -21.21
4 YPAS 228 182 -46 -20.18
5 TAMU 153 123 -30 -19.61
6 SKBM 390 324 -66 -16.92
7 NELY 131 110 -21 -16.03
8 CITY 59 50 -9 -15.25
9 LAND 885 750 -135 -15.25
10 TALF 290 246 -44 -15.17
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 860 865 5 0.58
2 DEAL 154 183 29 18.83
3 BBCA 33,075 32,625 -450 -1.36
4 MDKA 1,340 1,360 20 1.49
5 BBRI 4,510 4,490 -20 -0.44
6 UNVR 7,500 7,225 -275 -3.67
7 TLKM 3,690 3,640 -50 -1.36
8 JSKY 114 130 16 14.04
9 MNCN 1,440 1,355 -85 -5.90
10 BHIT 62 60 -2 -3.23