Portal Berita Ekonomi Sabtu, 11 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:07 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 0,66% pada level 10.617.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 1,44% pada level 26.075.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,05% pada level 3.185.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 0,76% pada level 6.095.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 106,93 JPY/USD.
  • 09:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.798 USD/troy ounce.

Mitra Rajawali Banjaran Kembangkan Hyperbaric Chamber Oxygen Therapy (HBOT)

Mitra Rajawali Banjaran Kembangkan Hyperbaric Chamber Oxygen Therapy (HBOT)
WE Online, Jakarta -

Sebagai upaya pengembangan portofolio bisnis serta dalam rangka berkontribusi mewujudkan kemandirian industri alat kesehatan (alkes) nasional, salah satu anak perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) yang bergerak dalam bidang manufaktur alkes, PT Mitra Rajawali Banjaran (MRB), melakukan pengembangan dan produksi Hyperbaric Chamber Oxygen Therapy (HBOT). Masuknya MRB dalam pengembangan HBOT merupakan upaya untuk terus melakukan inovasi dan terobosan guna meningkatkan daya saing di tengah kompetisi industri alkes nasional maupun global.

Baca Juga: Sistem E-Katalog dan E-Purchasing Efisienkan Pengadaan Obat dan Alkes

Menurut Direktur MRB Agus Suryanto, selain untuk meningkatkan kapasitas bisnis perusahaan, tujuan produksi HBOT ini adalah guna mendukung program pemerintah tentang percepatan industri farmasi dan alat kesehatan seperti yang tertuang dalam Instruksi Presiden No.6 Tahun 2016.

"Berdasarkan data Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat-alat Kesehatan dan Laboratorium (Gakeslab), 92 persen suplai alat kesehatan di Indonesia masih mengandalkan produk impor sehingga diharapkan produksi HBOT ini dapat berkontribusi dalam meningkatkan produksi alat kesehatan dalam negeri,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Lebih lanjut, Agus mengatakan, produksi HBOT sendiri secara resmi telah dimulai sejak Jumat, 4 Oktober 2019 di pabrik MRB yang berlokasi di Banjaran, Bandung. HBOT merupakan terapi sistemik dalam dunia kedokteran konvensional. Dilakukan dengan metode menghirup oksigen murni melalui masker, hood, atau endotracheal tube di dalam ruangan bertekanan (hyperbaric chamber atau caisson) yang bertekanan lebih dari 1 atmosfer.

Manfaat terapi HBOT di antaranya adalah membantu penyembuhan penyakit komplikasi Diabetes Melitus, gangguan ginjal, jantung, lever, serta terapi kecantikan dan kebugaran.

Agus menambahkan, kegiatan produksi HBOT disupervisi langsung oleh Laksamana Pertama (Purn. TNI AL) Prof. DR. M. Guritno S. dr. SMHS. DEA yang merupakan ahli HBOT, profesor of Sub-Aquatic and Hyperbaric Medicine Académie Nationale de Médecine, Paris, France. Beberapa tipe produk HBOT yang akan diproduksi PT MRB adalah HYPE 6002, HYPE 8002, HYPE 8004, HYPE 10002, dan HYPE ANIMAL CHAMBER. Masing-masing tipe memliki spesifikasi yang berbeda tergantung ukuran yang dibutuhkan oleh pelanggan dan menyesuaikan ketersediaan ruangan.

"Kegiatan produksi HBOT bekerja sama dengan PT Mitra Multi Teknomedika, sementara pendistribusiannya memanfaatkan jaringan distribusi RNI Group melalui PT Rajawali Nusindo yang outlet-nya tersebar di seluruh provinsi di Indonesia serta telah berpengalaman dalam bidang distribusi dan perdagangan produk farmasi dan alkes,” ujarnya.

HBOT diharapkan dapat menjadi pemacu semangat manajemen dan karyawan untuk sama-sama bergotong-royong membangun MRB menjadi perusahaan yang naik kelas serta berkontribusi dalam kemandirian alkes nasional.

Baca Juga

Tag: PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI)

Penulis/Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: PT Rajawali Nusantara

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,885.96 3,846.27
British Pound GBP 1.00 18,342.22 18,158.27
China Yuan CNY 1.00 2,081.13 2,059.98
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,573.51 14,428.50
Dolar Australia AUD 1.00 10,114.02 10,011.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.43 1,861.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,457.46 10,349.69
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,425.80 16,260.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.20 3,375.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,609.93 13,473.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5031.256 -21.538 696
2 Agriculture 1053.805 -9.893 23
3 Mining 1284.564 -7.045 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.577 -2.704 80
5 Miscellanous Industry 872.398 -10.019 52
6 Consumer Goods 1799.024 -18.272 57
7 Cons., Property & Real Estate 316.058 -3.797 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 893.846 -4.992 78
9 Finance 1112.206 1.603 93
10 Trade & Service 603.264 -3.289 173
No Code Prev Close Change %
1 FITT 53 71 18 33.96
2 UANG 352 440 88 25.00
3 ARGO 1,025 1,280 255 24.88
4 PGUN 260 324 64 24.62
5 LPIN 226 270 44 19.47
6 PRIM 278 320 42 15.11
7 KBLI 408 468 60 14.71
8 PEGE 109 124 15 13.76
9 APLI 110 124 14 12.73
10 MARK 720 805 85 11.81
No Code Prev Close Change %
1 SOFA 111 100 -11 -9.91
2 PANS 930 865 -65 -6.99
3 NASA 129 120 -9 -6.98
4 GHON 1,650 1,535 -115 -6.97
5 CANI 173 161 -12 -6.94
6 ARTA 348 324 -24 -6.90
7 MREI 5,450 5,075 -375 -6.88
8 BUKK 730 680 -50 -6.85
9 PURA 132 123 -9 -6.82
10 LCKM 352 328 -24 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 438 474 36 8.22
2 KRAS 346 350 4 1.16
3 BCAP 158 159 1 0.63
4 ENVY 126 133 7 5.56
5 BBRI 3,140 3,110 -30 -0.96
6 TOWR 1,070 1,065 -5 -0.47
7 BNGA 755 830 75 9.93
8 BULL 304 326 22 7.24
9 TLKM 3,110 3,110 0 0.00
10 PWON 416 406 -10 -2.40