Portal Berita Ekonomi Kamis, 14 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,03% pada level 3.092
  • 23:05 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,15% pada level 27.738
  • 23:04 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,32% pada level 8.455
  • 20:34 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Euro pada level 1,0994 USD/Euro
  • 20:32 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2841 USD/Pound
  • 20:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/USD
  • 20:25 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.467 USD/troy ounce
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,07 USD/barel
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,66 USD/barel
  • 15:56 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,04% terhadap USD pada level 7,0260 Yuan/USD
  • 15:53 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,06% terhadap USD pada level Rp.14.088/USD
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,93% pada level 26.323
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,16% pada level 2.909
  • 15:50 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,21% pada level 3.232
  • 15:49 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,34% pada level 7.326

Ini Kebijakan yang Jadi Penyelamat Ekonomi Indonesia

Ini Kebijakan yang Jadi Penyelamat Ekonomi Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyatakan jika kebijakan moneter akomodatif yang diterapkan Bank Indonesia (BI) akan menjadi bantalan bagi perekonomian Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global.

 

"Ke depan, kebijakan moneter masih akan tetap akomodatif. Kebijakan moneter akomodatif ini dapat menjadi bantalan bagi ekonomi Indonesia di tengah perlambatan ekonomi global," kata Senior Portofolio Manager-Equity Manulife Aset Manajemen, Samuel Kesuma di Jakarta, Kamis (17/10/2019).

 

Baca Juga: Manulife Aset Manajemen Nyatakan Potensi Pasar Saham Masih Atraktif

 

Menurutnya pada tahun 2019 ini BI sudah menurunkan suku bunga acuan (BI 7day Reverse Repo Rate sebanyak tiga kali atau mencapai 0,75 persen menjadi 5,25 persen. Dia memperkirakan, pemangkasan BI 7day Reverse Repo Rate akan berlanjut, lantaran tingkat suku bunga masih kompetitif  di lingkup regional.

 

"Ruang pemangkasan suku bunga lebih lanjut terlihat dari suku bunga riil Indonesia yang masih kompetitif, jika dibandingkan dengan negara kawasan Asia yang memiliki defisit neraca berjalan, seperti India dan Filipina," ujar Samuel.

 

Baca Juga: Begini Cara BI Dorong Inklusi Keuangan biar Rakyat Indonesia Sejahtera

 

Alhasil, lanjut Samuela tingkat inflasi, defisit pada neraca berjalan dan prospek pertumbuhan ekonomi akan menjadi faktor pertimbangan penting bagi BI untuk memangkas BI 7day Reverse Repo Rate lebih lanjut.

 

Disisi lain, saat ini pemerintah sudah memformulasi beberapa insentif fiskal dalam bentuk perpajakan yang diharapkan dapat menahan dampak negatif perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, sekaligus mengakselerasi pemulihan perekonomian domestik.

 

"Rencananya, pemerintah akan menurunkan pajak pendapatan korporasi dari level saat ini sebesar 25 persen menjadi 22 persen di 2021 dan sebesar 20  di tahun 2023. Langkah ini untuk meningkatkan daya saing Indonesia di kawasan Asia," tutur Samuel.

 

Kemudian, pemerintah juga berencana umengubah ambang batas pajak penghasilan individu yang diharapkan dapat meningkatkan disposable income dan bisa mendorong daya beli masyarakat

Baca Juga

Tag: PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Bank Indonesia (BI), Ekonomi Indonesia

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Mohamad Hamzah

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.16 3,740.37
British Pound GBP 1.00 18,193.76 18,011.32
China Yuan CNY 1.00 2,017.76 1,996.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,168.49 14,027.51
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.16 9,535.90
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.58 1,791.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,395.08 10,288.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,586.76 15,430.26
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.34 3,370.38
Yen Jepang JPY 100.00 13,034.49 12,901.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6098.950 -43.551 661
2 Agriculture 1397.743 -4.240 20
3 Mining 1452.243 -21.357 49
4 Basic Industry and Chemicals 939.059 -8.969 76
5 Miscellanous Industry 1183.985 -19.385 50
6 Consumer Goods 2073.209 -0.509 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.847 0.113 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1136.127 -19.892 75
9 Finance 1250.810 -5.434 90
10 Trade & Service 793.642 -8.727 165
No Code Prev Close Change %
1 ESIP 163 276 113 69.33
2 MPOW 135 182 47 34.81
3 ARMY 67 90 23 34.33
4 BOSS 179 240 61 34.08
5 RIMO 50 67 17 34.00
6 ARTO 2,160 2,700 540 25.00
7 SINI 382 476 94 24.61
8 MYRX 50 61 11 22.00
9 NICK 230 276 46 20.00
10 BRAM 9,775 11,725 1,950 19.95
No Code Prev Close Change %
1 VINS 182 138 -44 -24.18
2 DEAL 1,465 1,150 -315 -21.50
3 TGRA 314 250 -64 -20.38
4 MLPT 690 575 -115 -16.67
5 IRRA 705 590 -115 -16.31
6 TIRA 248 208 -40 -16.13
7 IBST 9,800 8,300 -1,500 -15.31
8 ANDI 238 204 -34 -14.29
9 DFAM 466 402 -64 -13.73
10 ECII 1,090 955 -135 -12.39
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 240 242 2 0.83
2 MYRX 50 61 11 22.00
3 BBRI 3,960 3,940 -20 -0.51
4 MNCN 1,440 1,405 -35 -2.43
5 BHIT 71 70 -1 -1.41
6 TLKM 4,150 4,050 -100 -2.41
7 RIMO 50 67 17 34.00
8 SCMA 1,310 1,320 10 0.76
9 BMRI 6,875 6,875 0 0.00
10 ADRO 1,335 1,300 -35 -2.62