Dapat 105 Suara, Venezuela Terpilih Duduk di Kursi Dewan HAM PBB

Dapat 105 Suara, Venezuela Terpilih Duduk di Kursi Dewan HAM PBB Kredit Foto: SINDOnews

Venezuela terpilih sebagai anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Kamis dengan 105 suara dan tepuk tangan meriah. Terpilihnya Venezuela diwarnai lobi keras oleh Amerika Serikat (AS) untuk menentangnya dan kelompok-kelompok hak asasi manusia, serta terlambat masuknya Kosta Rika sebagai kompetitor.

Dalam pemungutan suara rahasia oleh 193 anggota Majelis Umum PBB, Kosta Rika mengumpulkan 96 suara meskipun baru memasuki kompetisi bulan ini, ketika Presiden Carlos Alvarado Quesada menyatakan rezim Venezuela bukanlah kandidat yang cocok.

Bersama dengan Brazil, ketiga negara bersaing untuk mendapatkan dua kursi di Dewan HAM PBB yang beranggotakan 47 orang mulai 1 Januari. Brazil terpilih kembali untuk masa jabatan tiga tahun kedua dengan 153 suara. Untuk diketahui anggota Dewan HAM PBB hanya dapat bertugas dua periode berturut-turut.

Baca Juga: Mendarat, Spesialis Militer Rusia Telah Tiba di Venezuela

“Pemilihan Venezuela yang tidak patut dan sempit untuk Dewan Hak Asasi Manusia PBB adalah tamparan bagi para korban yang tak terhitung jumlahnya di negara itu yang telah disiksa dan dibunuh oleh pasukan pemerintah,” kata Philippe Bolopion, wakil direktur Human Rights Watch untuk advokasi global seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/10/2019).

AS telah berbulan-bulan berusaha menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang telah menyaksikan keruntuhan ekonomi dan dituduh melakukan korupsi, pelanggaran hak asasi manusia dan mencurangi pemilihan presiden 2018.

"Kami harus mengukur dampak dari kemenangan ini dalam beberapa hari mendatang, tetapi kami pikir ini bersejarah mengingat kami menentang kampanye yang ganas," kata Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza di televisi pemerintah Venezuela setelah pemungutan suara di PBB.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini