Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:48 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,58% pada level 3.114
  • 23:47 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,55% pada level 27.931
  • 23:46 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,62% pada level 8.531
  • 23:44 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2897 USD/Pound
  • 20:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Euro pada level 1,1033 USD/Euro
  • 20:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,26% terhadap Yen pada level 108,70 Yen/USD
  • 19:58 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.464 USD/troy ounce
  • 19:57 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,95 USD/barel
  • 19:56 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,68 USD/barel
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,01% pada level 26.326
  • 16:39 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,37% pada level 7.319
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,64% pada level 2.891
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,22% pada level 3.238
  • 14:37 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,70% pada level 23.303
  • 14:36 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,07% pada level 2.162

BI Sepakat Perkuat Kerja Sama Internasional dan Implementasikan Bauran Kebijakan

BI Sepakat Perkuat Kerja Sama Internasional dan Implementasikan Bauran Kebijakan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) sepakat bahwa diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan kerja sama, memitigasi risiko, meningkatkan resiliensi, dan mengimplementasikan kebijakan untuk mendorong pertumbuhan melalui bauran kebijakan.

"BI juga mendukung kelanjutan kajian Integrated Policy Framework yang sedang dilakukan IMF untuk meningkatkan pemahaman dan efektivitas kebijakan ekonomi yang ditempuh oleh setiap negara sesuai dengan karakteristik dan kondisinya," kata Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, yang menghadiri rangkaian Pertemuan Tahunan International Monetary Fund dan World Bank (IMF-World Bank) pada 16-19 Oktober 2019 di Washington D.C., Amerika Serikat dalam keterangan tertulis, Senin (21/10/2019).

Baca Juga: Bank Indonesia Sumut Sebut Pembayaran Nontunai Dorong Peningkatan PAD

Berbagai risiko tetap mengancam pertumbuhan ekonomi global antara lain berupa ketegangan perdagangan (trade tension) yang berimplikasi pada ketidakpastian kebijakan, risiko geopolitik, pengetatan kondisi keuangan di tengah terbatasnya ruang kebijakan, tingginya tingkat utang, dan meningkatnya kerentanan di sektor keuangan.

Di samping itu, risiko terkait perubahan iklim (climate change) juga menjadi perhatian pada pertemuan tahunan ini karena dipandang memiliki dampak bagi stabilitas sistem keuangan sehingga perlu segera dimitigasi dengan kebijakan di sektor keuangan. Lebih lanjut, perkembangan teknologi juga menjadi topik diskusi sehubungan dengan manfaat dan juga risiko sehingga diperlukan upaya untuk menyeimbangkan dukungan bagi inovasi di sektor keuangan dengan pengaturan/pengawasannya.

Dalam plennary meeting International Monetary and Financial Committee(IMFC), peserta mendukung Global Policy Agenda IMF yang disampaikan Managing Director IMF yang baru, Kristalina Georgieva, yang berupaya untuk memperkuat kerja sama internasional, meningkatkan resiliensi, dan meningkatkan inklusivitas perekonomian global untuk mendukung pertumbuhan yang lebih berkesinambungan, termasuk memfasilitasi solusi global terkait teknologi finansial (tekfin) yang sejalan dengan Bali Fintech Agenda.

Upaya yang akan dilakukan IMF tersebut dilatarbelakangi pertumbuhan perekonomian global yang diperkirakan melambat dari 3,6% pada 2018 menjadi 3,0% pada 2019, sebelum akhirnya diproyeksikan kembali melanjutkan momentum positif menjadi 3,4% pada 2020.

Pada rangkaian pertemuan tahunan tersebut juga diselenggarakan pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20. Pada pertemuan tersebut Deputi Gubernur BI, Dody Budi Waluyo, menyampaikan pentingnya mengatasi kerentanan di sektor keuangan yang disebabkan oleh fragmentasi di sektor keuangan untuk memastikan resiliensi dan menjaga stabilitas sistem keuangan.

"BI menekankan pentingnya melanjutkan agenda reformasi di sektor keuangan, dengan tetap memperhatikan fleksibilitas bagi otoritas sesuai dengan kondisi spesifik di setiap negara. Hal ini dapat dicapai melalui identifikasi kerangka pengaturan dan pengawasan yang ada untuk mengatasi kerentanan yang ada dan kerja sama internasional yang dibutuhkan, termasuk yang disebabkan dari perkembangan teknologi," jelas Dody.

Baca Juga

Tag: Bank Indonesia (BI), International Monetary Fund (IMF)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bank Indonesia

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,770.39 3,732.68
British Pound GBP 1.00 18,217.14 18,034.47
China Yuan CNY 1.00 2,017.72 1,996.78
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,139.35 13,998.66
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.86 9,506.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.75 1,787.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,391.23 10,282.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,592.88 15,432.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.72 3,372.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,023.26 12,890.11

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6128.345 29.395 661
2 Agriculture 1385.589 -12.154 20
3 Mining 1478.551 26.308 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.622 15.563 76
5 Miscellanous Industry 1178.252 -5.733 50
6 Consumer Goods 2066.971 -6.238 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.022 -0.825 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1141.280 5.153 75
9 Finance 1264.100 13.290 90
10 Trade & Service 786.548 -7.094 165
No Code Prev Close Change %
1 CITY 180 242 62 34.44
2 MPOW 182 244 62 34.07
3 SINI 476 595 119 25.00
4 BOSS 240 300 60 25.00
5 ESIP 276 344 68 24.64
6 POLA 900 1,100 200 22.22
7 NICK 276 334 58 21.01
8 BRAM 11,725 14,050 2,325 19.83
9 KICI 340 400 60 17.65
10 HRTA 292 340 48 16.44
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 496 372 -124 -25.00
2 DEAL 1,150 865 -285 -24.78
3 PURE 1,130 850 -280 -24.78
4 ENVY 2,750 2,070 -680 -24.73
5 JSKY 730 550 -180 -24.66
6 IRRA 590 450 -140 -23.73
7 ARMY 90 71 -19 -21.11
8 RIMO 67 55 -12 -17.91
9 FORZ 326 268 -58 -17.79
10 POSA 71 60 -11 -15.49
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 242 244 2 0.83
2 BBRI 3,940 4,090 150 3.81
3 MNCN 1,405 1,410 5 0.36
4 TCPI 4,490 4,780 290 6.46
5 PURE 1,130 850 -280 -24.78
6 PSAB 264 262 -2 -0.76
7 RIMO 67 55 -12 -17.91
8 BRPT 1,025 1,075 50 4.88
9 SLIS 5,350 5,100 -250 -4.67
10 SKYB 89 79 -10 -11.24