Portal Berita Ekonomi Sabtu, 14 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

OJK Sebut Negara Tetangga Cemburu Sama Pertumbuhan Pasar Modal Indonesia

OJK Sebut Negara Tetangga Cemburu Sama Pertumbuhan Pasar Modal Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menyatakan optimismenya terhadap perkembangan pasar modal Indonesia. Pasalnya, ditengah kondisi ekonomi global yang kurang baik, pasar modal Indonesia masih bisa tumbuh positif dari segi perusahaan tercatat.  

 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Hoesen mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah perusahaan baru yang mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) bahkan membuat beberapa negara tetangga iri. 

 

“Pertumbuhan di negara kawasan sangat terbatas, kita yang terbaik pertumbuhannya dan dicemburui negara tetangga karena dengan kondisi ekonomi global yang dinamis kita masih tumbuh signifikan,” ucapnya, di  Lombok, Jumat (25/10/2019). 

 

Baca Juga: Bursa Yakin Bisa Gaet 76 Perusahaan untuk Catatkan Efek Baru Tahun Depan

 

Hoesen menuturkan bila ada negara di kawasasan Asean yang malah mengalami penurunan jumlah perusahaan tercatat yang melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). “Beberapa negara tetangga mengalami jumlah negatif soal emiten. Negatif kenapa karena sudah susah cari diasna, dan investor juga sudah cukup banyak dan sudah mendekati jumlah penduduk,” jelasnya. 

 

Berbicara soal penduduk, Hoesen pun menilai jika jumlah investor yang sebanyak 2,22 juta pun masih terbilang minim bila dibandingkan dengan total penduduk yang ada di Indonesia. Dengan begitu, rIa meyakini ruang untuk pasar modal tumbuh masih sangat besar. 

 

“Kita optimis pasar akan tumbuh karena jumlah investor dibanding penduduk masih sangat kecil tidak sampai 1% artinya pasar kita masih jauh dari jenuh,” tegasnya. 

 

Baca Juga: Tahun 2020, Bos Bursa Mau Fokus Lakukan Hal Ini

 

BEI memang mencatat jika pada tahun ini ada sebanyak 41 perusahaan yang telah melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Angka tersebut menjadi yang terbesar di antara negara-negara Asean lainnya. 

 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengungkapkan bila dengan kedatangan 41 emiten baru membuat Indonesia menempati urutan pertama negara dengan IPO terbanyak, disusul oleh Malaysia, Thailand dan Singapura. 

 

“Tahun ini IPO sudah 41 sehingga total sudah capai 655 persusahaan per 18 Oktober, 2019. Kita sudah diatas dari Malaysia, Thailand dan Singapura. Perkembangan selama enam tahun Malaysia sudah stagnan 1,4 sementara indonesia paling tinggi kita tumbh 25,3% setelah itu Vietnam 23,6%, Thailand 16,2%, Philipina 1,1%, malah SIngapura minus 4,8%,” jelasnya. 

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), Pasar Modal, Initial Public Offering (IPO)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Annisa Nurfitriyani

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52