Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,26% di awal sesi I.
  • 08:42 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,20% pada level 2.928
  • 08:42 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,58% pada level 26.936
  • 08:40 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,95 USD/barel
  • 08:40 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,37 USD/barel
  • 08:39 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.475 USD/troy ounce
  • 08:38 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,04% terhadap dollar AS pada level 14.085 IDR/USD
  • 08:37 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yuan pada level 7,0336 CNY/USD
  • 08:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Yen pada level 108,39 JPY/USD
  • 08:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,2906 USD/GBP
  • 08:34 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1073 USD/EUR
  • 08:33 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,20% pada level 23.246
  • 08:32 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,78% pada level 2.136
  • 08:31 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 0,14% pada level 3.234
  • 06:32 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 0,06% pada level 3.120

Enggak Dapat Jatah Menteri, Hanura 'Sindir' Jokowi Kayak Gini

Enggak Dapat Jatah Menteri, Hanura 'Sindir' Jokowi Kayak Gini - Warta Ekonomi
WE Online, Surakarta -

Wakil Ketua Umum Hanura, Gede Pasek Suardika menyampaikan, Jokowi tak perlu meminta maaf karena partainya tak mendapatkan jatah menteri walau berstatus sebagai salah satu pengusung RI 1 itu.

"Yang pertama, Presiden Jokowi tidak perlu minta maaf, karena itu adalah hak prerogatif beliau menyusun kabinet. Mungkin itu untuk menunjukkan jiwa besar beliau, sekaligus meredam kekecewaan yang ada," kata Pasek, Minggu (27/10/2019).

Menurutnya, yang terpenting Presiden Jokowi menjelaskan kenapa tidak secara politik menyusun daftar menterinya, yakni: menyusun dari usulan partai pengusung, partai pendukung, tim sukses, profesional murni maupun profesional berafiliasi partai.

Baca Juga: Hanura Mencoba Ikhlas, Tapi Kalau Ada Reshuffle, Ngarep Juga?

"Secara politik, langkah Jokowi ini semakin memperburuk (kondisi) Partai Hanura yang sudah tidak lolos PT dalam pemilu kemarin, walau ikut menjadi pengusung yang mendaftarkan ke KPU pasangan tersebut," ujar Pasek.

Pasek mengakui, publik kini telah menyimpulkan, Partai Hanura telah habis atau telah tercampakkan. Karena katanya menjadi satu-satunya partai pengusung yang tidak diperhatikan.

"Kita sudah babak belur di basis-basis Prabowo di Jabar dan Sumatera. Lalu, di sisi lain tersedot habis di basis-basis Jokowi oleh PDIP, hanya karena main totalitas di pilpres tidak seperti yang lain bermain zig-zag sehingga selamat PT," kata Pasek.

Sementara itu, Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir menyebut partainya menyadari masyarakat menunggu kinerja kabinet Jokowi. Karena itu, menurutnya, Jokowi tidak perlu meminta maaf.

"Karena itu Pak Jokowi tidak perlu minta maaf, karena memilih menteri dan wakil menteri adalah hak prerogatif Presiden," kata Inas.

Meskipun tak mendapat jatah menteri, Inas menyatakan, Hanura mendukung penuh pemerintahan Presiden Jokowi. Ia menyebut tantangan ke depan akan sangat banyak.

"Sehingga Pak Jokowi harus fokus untuk memimpin dinamika pembangunan 5 tahun ke depan, yang tentunya akan banyak sekali tantangan-tantangan yang akan dihadapi," ujar Inas.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Kabinet Indonesia Maju, politik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Ferry Hidayat

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,776.29 3,738.51
British Pound GBP 1.00 18,344.76 18,160.82
China Yuan CNY 1.00 2,015.87 1,995.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,161.46 14,020.55
Dolar Australia AUD 1.00 9,621.30 9,522.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.68 1,790.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.25 10,300.90
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,680.98 15,519.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.20 3,367.09
Yen Jepang JPY 100.00 13,034.02 12,903.14

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6152.090 29.465 662
2 Agriculture 1379.447 -9.112 20
3 Mining 1485.572 -15.475 49
4 Basic Industry and Chemicals 966.315 11.894 76
5 Miscellanous Industry 1179.958 2.642 50
6 Consumer Goods 2068.235 7.578 54
7 Cons., Property & Real Estate 504.784 -3.189 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1133.400 4.587 76
9 Finance 1279.031 12.798 90
10 Trade & Service 782.237 -0.744 165
No Code Prev Close Change %
1 SINI 740 925 185 25.00
2 JTPE 660 825 165 25.00
3 ESIP 430 535 105 24.42
4 TBMS 800 995 195 24.38
5 OCAP 210 258 48 22.86
6 PCAR 1,410 1,700 290 20.57
7 ABBA 104 124 20 19.23
8 MREI 4,000 4,700 700 17.50
9 TIRA 224 250 26 11.61
10 BRPT 1,130 1,245 115 10.18
No Code Prev Close Change %
1 COWL 180 117 -63 -35.00
2 MPOW 183 129 -54 -29.51
3 PURE 640 480 -160 -25.00
4 CITY 220 165 -55 -25.00
5 DEAL 650 488 -162 -24.92
6 ENVY 1,555 1,170 -385 -24.76
7 JSKY 414 312 -102 -24.64
8 FORZ 268 202 -66 -24.63
9 PBSA 402 310 -92 -22.89
10 OMRE 990 770 -220 -22.22
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,410 1,420 10 0.71
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 IPTV 505 510 5 0.99
4 KPIG 125 124 -1 -0.80
5 BBRI 4,120 4,190 70 1.70
6 SQMI 280 230 -50 -17.86
7 MSIN 450 456 6 1.33
8 BBTN 1,955 2,070 115 5.88
9 TCPI 5,175 5,100 -75 -1.45
10 TLKM 4,000 4,020 20 0.50