Portal Berita Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,07% di akhir sesi I.

Michelin Waspadai Iklim Tropis Sirkuit Sepang di GP Malaysia

Michelin Waspadai Iklim Tropis Sirkuit Sepang di GP Malaysia - Warta Ekonomi
WE Online, Sepang -

Michelin bersiap untuk mengakhiri jadwal padat di Sirkuit Internasional Sepang, akhir pekan ini. Pemasok ban MotoGP itu bakal memanjakan para pebalap di tiga kelas berbeda dengan menyediakan karet ban yang dicocokkan dengan karakteristik lintasan pacuan kuda besi.

Setelah sirkus MotoGP menjalani balapan padat dalam lima minggu di Thailand, Jepang, dan Australia. GP Malaysia menandai balapan tersibuk dalam lima pekan terakhir. Dengan kondisi cuaca yang kerap berubah-ubah tidak mudah bagi Michelin untuk memasok ban.

Michelin setidaknya harus menyesuaikan ban yang memenuhi semua tuntutan lintasan sepanjang 5,5 km dan memberi pengendara kinerja, daya tahan, dan konsistensi yang mereka butuhkan. Senyawa power slick lunak, sedang, dan keras dipilih untuk mengatasi permasalahan ini.

Baca Juga: Marquez dalam Perjalanan Menjadi Ikon MotoGP

Simetris terdapat pada bagian depan dan asimetris untuk bagian belakang yang menampilkan sisi kanan yang lebih keras untuk mengatasi tekanan yang meningkat yang harus dihadapi oleh sisi ban pada sirkuit yang menantang ini. Lokasi tropis Malaysia berarti bahwa hujan hampir merupakan fitur harian, jadi ada kemungkinan hujan deras akan menutupi sirkuit di beberapa titik selama akhir pekan.

Dengan kemungkinan ini dan tuntutan trek yang kompleks, ban Power Rain dipilih dengan cermat untuk memberikan kinerja cuaca basah yang optimal. Berbagai senyawa lunak dan sedang untuk bagian depan dan belakang akan tersedia, dengan yang terakhir menampilkan desain asimetris dengan sisi kanan yang lebih keras.

Manajer Michelin, Piero Taramasso mengatakan ini merupakan akhir dari tur Asia dan Oceania yang panjang dan melelahkan ini hampir berakhir. Tetapi itu tidak berarti pihaknya bisa bersantai, sebab GP Malaysia merupakan trek yang sangat penting dan juga membutuhkan stabilitas penuh.

Baca Juga: Masih Lapar Gelar, Marquez Incar Podium Sepang dan Triple Crown

"Selama tiga peristiwa terakhir, kami memiliki cuaca yang sangat beragam, mulai dari hujan lebat hingga suhu tinggi dan kami sekarang berharap untuk menggulung semuanya menjadi satu akhir pekan di Malaysia, tetapi tanpa kedinginan yang kami alami di Australia!," jelas Taramasso dikutip dari Roadracingworld, Rabu (30/10/2019).

"Kami mungkin memiliki lebih banyak data dari Sepang daripada sirkuit lain, tetapi itu masih merupakan trek yang menuntut, karena sangat teknis, memiliki permukaan abrasif dan biasanya aspal bisa sangat panas," terang dia.

"Ini adalah salah satu tempat di mana ban menghadapi kemungkinan perbedaan terbesar dalam kondisi, tidak hanya selama akhir pekan, tetapi setiap jam, karena kita dapat memiliki hujan deras dan kemudian trek mengering dengan cepat. Karet yang benar diperlukan untuk bekerja dalam situasi itu dan dari pengujian intensif dan pengetahuan tentang sirkuit, kami tahu kami memilikinya," pungkas Taramasso.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: MotoGP, MotoGP 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: MotoGP

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.71 3,730.02
British Pound GBP 1.00 18,160.39 17,978.29
China Yuan CNY 1.00 2,017.49 1,996.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,129.30 13,988.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,658.79 9,561.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.11 1,787.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.03 10,272.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,580.38 15,423.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.23 3,374.03
Yen Jepang JPY 100.00 12,944.85 12,814.87

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6148.740 -29.246 660
2 Agriculture 1415.410 17.876 20
3 Mining 1481.348 -43.290 49
4 Basic Industry and Chemicals 941.808 -7.757 75
5 Miscellanous Industry 1184.256 6.302 50
6 Consumer Goods 2070.639 -4.102 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.975 -3.887 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1146.636 -9.799 75
9 Finance 1267.562 -2.638 90
10 Trade & Service 804.666 -3.024 165
No Code Prev Close Change %
1 KAYU 81 109 28 34.57
2 SINI 183 246 63 34.43
3 BMSR 183 246 63 34.43
4 SKYB 59 79 20 33.90
5 SWAT 89 110 21 23.60
6 ANDI 140 171 31 22.14
7 ARTA 342 410 68 19.88
8 SLIS 3,510 4,200 690 19.66
9 PGLI 128 149 21 16.41
10 YPAS 430 498 68 15.81
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 3,080 2,310 -770 -25.00
2 OMRE 1,675 1,260 -415 -24.78
3 FORZ 675 510 -165 -24.44
4 TGRA 720 555 -165 -22.92
5 BYAN 14,400 11,600 -2,800 -19.44
6 PORT 550 454 -96 -17.45
7 PCAR 1,650 1,400 -250 -15.15
8 FIRE 1,595 1,375 -220 -13.79
9 LMSH 422 364 -58 -13.74
10 POLU 2,180 1,900 -280 -12.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 520 -20 -3.70
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 BBRI 3,990 4,000 10 0.25
4 KPIG 136 131 -5 -3.68
5 PTBA 2,580 2,600 20 0.78
6 BBCA 31,400 31,475 75 0.24
7 MSIN 470 470 0 0.00
8 PSAB 262 276 14 5.34
9 TCPI 4,720 4,500 -220 -4.66
10 EXCL 3,450 3,300 -150 -4.35