Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,47% di akhir sesi II.
  • 12:58 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% tehadap Poundsterling pada level 1,2405 USD/GBP.
  • 12:57 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Euro pada level 1,0944 USD/EUR.
  • 12:56 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yen pada level 107,30 JPY/USD.
  • 12:55 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.585 USD/Troy Ounce.
  • 12:54 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 26,80 USD/Barel.
  • 12:54 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 21,79 USD/Barel.
  • 11:30 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,12% di akhir sesi I.

Riset HARA dan BOI: Data Pertanian di Indonesia Masih Kurang

Riset HARA dan BOI: Data Pertanian di Indonesia Masih Kurang - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

BOI Research dan HARA merilis Laporan Beras di Indonesia tahun 2018. Kerja sama tersebut berawal dari kepedulian terhadap banyaknya masalah di sektor pertanian yang berasal dari keterbatasan data yang tersedia dan akurasinya yang kurang.

Kolaborasi ini menghasilkan riset yang menggali pola konsumsi, produksi, dan kebijakan mengenai pertanian padi di Indonesia, serta mengonfirmasi potensi besar untuk menggunakan data yang dapat diandalkan dari sektor pangan dan pertanian.

Baca Juga: Gebrakan Mentan Soal Validasi Data Diapresiasi

"Jika kita berbicara tentang memiliki persediaan makanan yang cukup, memiliki data yang benar adalah langkah awal untuk membuat strategi yang baik. Untuk semua orang, di setiap level. Saya pikir apa yang kami coba lakukan sekarang adalah mendapatkan asumsi yang tepat untuk mendapatkan data yang benar," kata Dian Irawati, salah satu pendiri BOI Research di Tierspace, Kamis (31/10/2019).

Laporan ini meliputi gambaran yang komprehensif tentang kondisi ekonomi produksi beras di Indonesia, ekonomi Indonesia telah tumbuh stabil dengan rata-rata 5,1% dalam 5 tahun terakhir. Pada tahun 2018, Indonesia memproduksi lebih dari 56,5 juta ton gabah. Hal ini diproyeksikan akan meningkat hingga 60,8 juta ton gabah di tahun 2020 dengan tiga provinsi penghasil beras utama di Jawa (Jawa Timur, Barat, dan Jawa Tengah) yang masih memainkan peran penting dalam produksi beras menurut laporan tersebut.

"Melakukan penelitian tentang petani kecil cukup menantang karena kita harus pergi ke daerah yang sangat jauh dan terpencil," ujar Co-founder BOI Research, Ingmar van den Brink, di Tierspace, Kamis (31/10/2019).

Ketersediaan data pertanian yang hampir real-time (selalu terbarui) yang disediakan oleh HARA melalui platform Data Exchange merupakan sebuah penyempurnaan bagi penelitian pertanian di Indonesia karena melakukan fieldwork adalah usaha yang memakan banyak waktu dan biaya. Data ini juga akan memungkinkan untuk menerbitkan analisis triwulan-an tentang produksi beras di Indonesia dengan biaya dan waktu yang lebih sedikit.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: BOI Research, Hara, Pertanian

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bernadinus Adi Pramudita

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,472.52 4,427.42
British Pound GBP 1.00 20,850.86 20,635.06
China Yuan CNY 1.00 2,365.81 2,340.63
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,824.71 16,657.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,234.47 10,129.30
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,170.54 2,148.72
Dolar Singapura SGD 1.00 11,713.11 11,592.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,416.33 18,226.42
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,847.41 3,798.70
Yen Jepang JPY 100.00 15,668.38 15,508.15
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64