Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,21% terhadap Poundsterling pada level 1,2899 USD/Pound
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Euro pada level 1,1060 USD/Euro
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yen pada level 108,39 Yen/USD
  • 16:05 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,15% terhadap USD pada level 7,0375 Yuan/USD
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,03% terhadap USD pada level Rp.14.094/USD
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,75% pada level 26.889
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,05% di akhir sesi II.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,78% pada level 2.911
  • 16:01 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,30% pada level 3.229
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 negatif 0,67% pada level 7.274
  • 15:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,62% pada level 23.148
  • 15:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,30% pada level 2.125
  • 12:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 55,00 USD/barel
  • 12:59 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,66 USD/barel
  • 12:58 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,13 USD/barel

Kabar Miring Walkot Risma Bikin PDIP Kebakaran Jenggot, Nih Faktanya!

Kabar Miring Walkot Risma Bikin PDIP Kebakaran Jenggot, Nih Faktanya! - Warta Ekonomi
WE Online, Surabaya -

Kritikan pedas mengalir dari Politisi NasDem untuk Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Kepala Bappeko, Eri Cahyadi. PDIP pasang badan membela.

Sebenarnya apa yang membuat PDIP 'kebakaran jenggot'. Berawal dari Politisi NasDem yang juga Sekretaris Fraksi Demokrat-Nasdem DPRD Surabaya Imam Syafi'i, yang menyoroti Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi. Eri dinilai turun ke lapangan karena bakal ikut Pilwali 2020.

"Ini kan mau Pilwali, saya langsung saja, Kepala Bappeko itu sering offside. Hal-hal yang seharusnya dikerjakan Kepala Dinas, langsung dikerjakan sendiri," tegas Imam saat rapat paripurna di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga: Walkot Risma Diterpa Kabar Miring, PDIP Buka Suara. . . .

"Sampai masuk-masuk ke kelurahan segala dan menjanjikan ke RW-RW akan mengakomodir programnya. Sampai menjanjikan kalau nggak bisa, bakal mundur. Ini kan nggak bener," tambah Imam.

Imam mengingatkan agar Kepala Bappeko Eri Cahyadi bekerja sesuai tugas dan fungsinya.

"Hanya sampai perencanaan saja. Kalau sudah sampai program atau apa lainnya kan sudah offside," terang mantan Pemred JTV ini.

Imam juga 'menembak' Wali Kota Risma soal dugaan adanya mafia perizinan di Pemkot Surabaya. Saat itu, Wali Kota Risma membantah dan menilai bahwa isu itu hanyalah fitnah.

Baca Juga: Tri Rismaharini: Tolong Itu Adalah Fitnah, Itu Menyakitkan Saya!

Wali Kota Risma berharap dirinya tidak terkena fitnah lagi dan jika memang benar ada mafia perizinan, maka dirinya siap bertanggungjawab.

"Bila fitnah itu benar, biar saya dihukum. Tapi kalau fitnah itu tidak benar, saya berharap fitnah itu akan kembali kepada yang memfitnah," tandas Wali Kota Risma saat itu.

Ketua FPDIP DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri alias Kaji Ipuk menyebut bila kritikan Imam itu terlalu berlebihan. Menurutnya, para pejabat Pemkot Surabaya dianggap memang seharusnya turun ke lapangan, karena mereka ditunggu warga untuk menjabarkan program-programnya.

Baca Juga: Risma Tolak Ditawari Jadi Menteri Jokowi

"Bila mana ada masalah di lapangan, bisa segera dicari solusinya agar tidak berlarut-larut," tegasnya saat dihubungi, Jumat (1/11/2019).

"Begitu juga dengan Pak Eri. Beliau turun sampai ke RT dan RW ya memang itu tugasnya sebagai Kepala Bappeko untuk mengetahui aspirasi, mengecek program, sebagai bekal perencanaan pembangunan kota," tambah Syaifuddin.

Syaifuddin menambahkan, salah satu tugas pokok dan fungsi Bappeko adalah melakukan monitoring dan evaluasi di bidang pembangunan kota.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Tri Rismaharini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), politik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.90 3,740.11
British Pound GBP 1.00 18,287.40 18,104.03
China Yuan CNY 1.00 2,015.06 1,994.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,167.49 14,026.52
Dolar Australia AUD 1.00 9,665.06 9,566.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.87 1,791.68
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.85 10,298.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,689.08 15,530.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.83 3,368.52
Yen Jepang JPY 100.00 13,056.39 12,922.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6155.109 3.019 662
2 Agriculture 1407.700 28.253 20
3 Mining 1487.759 2.187 49
4 Basic Industry and Chemicals 958.942 -7.373 76
5 Miscellanous Industry 1176.195 -3.763 50
6 Consumer Goods 2068.984 0.749 54
7 Cons., Property & Real Estate 500.869 -3.915 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1141.597 8.197 76
9 Finance 1281.736 2.705 90
10 Trade & Service 782.940 0.703 165
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 118 157 39 33.05
2 MFMI 436 545 109 25.00
3 PICO 3,580 4,470 890 24.86
4 ITIC 1,050 1,270 220 20.95
5 EAST 91 110 19 20.88
6 TRUS 274 328 54 19.71
7 POLU 1,500 1,795 295 19.67
8 KOIN 150 174 24 16.00
9 JTPE 825 945 120 14.55
10 AMIN 290 328 38 13.10
No Code Prev Close Change %
1 COWL 117 77 -40 -34.19
2 CITY 165 111 -54 -32.73
3 VRNA 101 70 -31 -30.69
4 JSKY 312 234 -78 -25.00
5 PURE 480 360 -120 -25.00
6 ENVY 1,170 880 -290 -24.79
7 TGRA 210 158 -52 -24.76
8 ARTO 2,850 2,230 -620 -21.75
9 PNSE 450 360 -90 -20.00
10 POOL 1,160 940 -220 -18.97
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,420 1,415 -5 -0.35
2 MAMI 250 280 30 12.00
3 IPTV 510 510 0 0.00
4 BBRI 4,190 4,220 30 0.72
5 BHIT 68 68 0 0.00
6 BRPT 1,245 1,175 -70 -5.62
7 ESIP 535 530 -5 -0.93
8 TCPI 5,100 5,075 -25 -0.49
9 TLKM 4,020 4,090 70 1.74
10 TOWR 660 670 10 1.52