Portal Berita Ekonomi Jum'at, 15 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:05 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka negatif 0,03% pada level 3.092
  • 23:05 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka negatif 0,15% pada level 27.738
  • 23:04 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,32% pada level 8.455
  • 20:34 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Euro pada level 1,0994 USD/Euro
  • 20:32 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2841 USD/Pound
  • 20:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/USD
  • 20:25 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.467 USD/troy ounce
  • 20:22 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,07 USD/barel
  • 20:21 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,66 USD/barel
  • 15:56 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,04% terhadap USD pada level 7,0260 Yuan/USD
  • 15:53 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,06% terhadap USD pada level Rp.14.088/USD
  • 15:52 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,93% pada level 26.323
  • 15:51 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,16% pada level 2.909
  • 15:50 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,21% pada level 3.232
  • 15:49 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,34% pada level 7.326

Tingkatkan Daya Saing Nasional, Kemendag Dorong Sislognas

Tingkatkan Daya Saing Nasional, Kemendag Dorong Sislognas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rabu (30/10), Kementerian Perdagangan melakukan pertemuan rutin Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) dengan tema "Efisiensi Logistik untuk Peningkatan Daya Saing Nasional". Menurut Kasan, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, tema tersebut diambil sesuai dengan visi pemerintah, Indonesia Maju, terutama perihal transformasi ekonomi.

"Diharapkan, perekonomian dan kesejahteraan bangsa Indonesia ke depan bertumpu pada produk-produk manufaktur bernilai tambah tinggi dan juga jasa modern yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di pasar global," ucap Kasan dalam keterangan tertulis yang diterima Warta Ekonomi, Jumat (1/11/2019).

Baca Juga: Sertijab Mendag, Kemendag Siap Sukseskan Indonesia Maju 2045

Untuk menciptakan produk-produk manufaktur yang berdaya saing global, diperlukan dukungan dan sinergi dari berbagai elemen di dalam negeri, serta sistem logistik nasional (sislognas) yang efisien dan kompetitif. Hal ini karena sektor logistik memegang peran vital dalam perekonomian Indonesia dengan kondisi geografis dan luas wilayahnya.

Menurut Kasan, Indonesia memiliki potensi di sentra produksi dan konsumsi. Berbagai wilayah mempunyai peran yang bertindak sebagai sentra produksi bahan baku, pengolahan/industri, serta konsumsi. Sislognas bertugas menghubungkan tiga sentra tersebut untuk mendukung transformasi ekonomi.

"Sislognas yang berfungsi dengan baik akan mengubah tantangan kondisi geografis, yaitu mengintegrasikan daratan dan lautan Indonesia menjadi pendorong daya saing jika berkompetisi dengan negara-negara lainnya," tutur Kasan.

Pemerintah, lanjut Kasan, memiliki kewenangan untuk menerbitkan kebijakan yang mengatur sislognas. Tingkat efektivitas kebijakan tersebut dapat tercermin dari kinerja logistik nasional. Berdasarkan data dari Frost and Sullivan tahun 2019, biaya logistik Indonesia mencapai sekitar 24 persen dari Gross Domestic Product (GDP). Nilai ini tertinggi dibandingkan negara-negara Asia lainnya yang berkisar antara 8?20 persen dari GDP. Selain itu, menurut Logistic Performance Index yang dikeluarkan Bank Dunia setiap dua tahun sekali, Indonesia berada pada peringkat ke-46 dari 160 negara pada 2018 atau meningkat dibandingkan tahun 2016 yang berada di peringkat ke-63.

Kasan berharap, FKK 2019 mampu menjadi salah satu cara dan langkah awal sinergi antarlembaga kelitbangan di kementerian/lembaga (K/L), pelaku usaha, hingga akademisi dalam memetakan permasalahan nasional serta berbagi peran menyelesaikan tantangan tersebut.

"Kebijakan yang diambil oleh masing-masing K/L dapat saling mengisi dan tepat sasaran untuk meningkatkan efisiensi sistem logistik nasional sehingga daya saing nasional dapat meningkat," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Kementerian Perdagangan (Kemendag), Logistik, sistem logistik nasional (sislognas)

Penulis/Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.16 3,740.37
British Pound GBP 1.00 18,193.76 18,011.32
China Yuan CNY 1.00 2,017.76 1,996.83
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,168.49 14,027.51
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.16 9,535.90
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.58 1,791.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,395.08 10,288.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,586.76 15,430.26
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.34 3,370.38
Yen Jepang JPY 100.00 13,034.49 12,901.23

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6098.950 -43.551 661
2 Agriculture 1397.743 -4.240 20
3 Mining 1452.243 -21.357 49
4 Basic Industry and Chemicals 939.059 -8.969 76
5 Miscellanous Industry 1183.985 -19.385 50
6 Consumer Goods 2073.209 -0.509 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.847 0.113 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1136.127 -19.892 75
9 Finance 1250.810 -5.434 90
10 Trade & Service 793.642 -8.727 165
No Code Prev Close Change %
1 ESIP 163 276 113 69.33
2 MPOW 135 182 47 34.81
3 ARMY 67 90 23 34.33
4 BOSS 179 240 61 34.08
5 RIMO 50 67 17 34.00
6 ARTO 2,160 2,700 540 25.00
7 SINI 382 476 94 24.61
8 MYRX 50 61 11 22.00
9 NICK 230 276 46 20.00
10 BRAM 9,775 11,725 1,950 19.95
No Code Prev Close Change %
1 VINS 182 138 -44 -24.18
2 DEAL 1,465 1,150 -315 -21.50
3 TGRA 314 250 -64 -20.38
4 MLPT 690 575 -115 -16.67
5 IRRA 705 590 -115 -16.31
6 TIRA 248 208 -40 -16.13
7 IBST 9,800 8,300 -1,500 -15.31
8 ANDI 238 204 -34 -14.29
9 DFAM 466 402 -64 -13.73
10 ECII 1,090 955 -135 -12.39
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 240 242 2 0.83
2 MYRX 50 61 11 22.00
3 BBRI 3,960 3,940 -20 -0.51
4 MNCN 1,440 1,405 -35 -2.43
5 BHIT 71 70 -1 -1.41
6 TLKM 4,150 4,050 -100 -2.41
7 RIMO 50 67 17 34.00
8 SCMA 1,310 1,320 10 0.76
9 BMRI 6,875 6,875 0 0.00
10 ADRO 1,335 1,300 -35 -2.62